Gerak cepat, semua koordinator SPPG di Kudus akan diapelkan di Lapangan Kodim 0722
Pemerintah Kabupaten Kudus bersama jajaran terkait akan mengelar apel bersama koordinator SPPG yang ada di Kabupaten Kudus di Lapangan Kodim 0722 pada, Jumat (30/1).

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Pemerintah Kabupaten Kudus bersama jajaran terkait akan mengelar apel bersama koordinator SPPG yang ada di Kabupaten Kudus di Lapangan Kodim 0722 pada, Jumat (30/1). Hal ini disampaikan Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menanggapi kasus dugaan keracunan Makan bergizi gratis (MBG) yang terjadi di SMA Negeri 2 Kudus pada Kamis (29/1).
Menurutnya apel ini dilakukan sebagai bentuk koordinasi agar kedepan tidak ada lagi kejadian seperti hari ini di kabupaten Kudus. "Sebenarnya sudah lama kita rencanakan tapi belum kesampaian malah ada kejadian ini. Jadi besuk semua koordinator SPPG akan kita minta untuk apel koordinasi agar kedepan dalam memberikan pelayanan makan bergizi akan lebih terjamin kualitasnya sehingga tidak akan ada lagi kejadian seperti hari ini", ujarnya.
Data hingga bulan Desember 2025, tercatat ada 106 SPPG di kabupaten Kudus dengan 47 diantaranya sudah mengantongi izin SLHS.
Letkol Arh Yuusufa Allan Andriasie, Komandan Kodim 0722 Kudus mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap para koordinator SPPG agar kejadian ini tidak terulang kembali. "Meski, sebenarnya selama ini sudah sering dilakukan evaluasi namun khusus untuk besuk akan dilakukan briefing agar pelayanan lebih baik dan berkualitas," kata Yuusufa seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (29/1).
Sementara itu, terkait dugaan keracunan MBG, Pemkab Kudus sudah langsung gerak cepat untuk melakukan penanganan dan kejadian ini sudah dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa sehingga semua pembiayaan gratis.




