Tiket pesawat mudik lebaran dari Papua ke Jawa habis, pemudik antri di Bandara Sentani
Ratusan warga pemudik Lebaran 2026, yang menggunakan transportasi udara dari berbagai daerah di Papua mulai memadati Bandara Sentani, sejak Jumat (13/3) . Pemudik lebih banyak memilih moda transportasi udara pilihan pertama bagi warga dari Papua untuk mudik ke wilayah Jawa dengan waktu yang cepat.

Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.
Sumber foto: Aman Hasibuan/elshinta.com.
Ratusan warga pemudik Lebaran 2026, yang menggunakan transportasi udara dari berbagai daerah di Papua mulai memadati Bandara Sentani, sejak Jumat (13/3) . Pemudik lebih banyak memilih moda transportasi udara pilihan pertama bagi warga dari Papua untuk mudik ke wilayah Jawa dengan waktu yang cepat.
Kapolsek Kawasan Bandara Internasional Sentani, Iptu Wajedi mengatakan, bahwa arus mudik penumpang pesawat terlihat ramai sejak H-10, dan pada H-5 ada terjadi peningkatan penumpang sekitar 30 persen.
“Penumpang hari ini di Bandara Sentani membludak dari hari biasanya, ada kenaikan penumpang pada H-5 Hari Raya Idul Fitri sekitar 30 persen. Pada hari biasa normalnya penumpang itu hanya 5000 penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan, tetapi hari ini mencapai 8000 penumpang," ujar Iptu Wajedi, Senin (16/3/2026).
Ia mengatakan, banyak terlihat penumpang yang hendak mudik ke kampung halamannya mengantre di Bandara Sentani, sejak pagi. “Banyak antrean penumpang yang mudik ke kampung halamannya, tetapi sudah tidak mendapatkan tiket pesawat. Kami pun sudah lakukan pengecekan disistem aplikasi Online untuk pembelian tiket keluar dari Papua sudah habis baik ke rute Makassar, Jakarta dan daerah lainnya, ”kata Wajedi.
Ia menjelaskan, banyak masyarakat yang datang ke Bandara Sentani untuk mengantre mencari tiket, dan jika ada penumpang yang melakukan pembatalan tiket. Meskipun banyak yang mengantre tike, ujar Kapolsek Iptu Wajedi, situasi keamanan di wilayah Bandara Sentani relatif kondusif dan aman, tidak ada terjadi keributan.
“Sampai saat ini situasi keamanan di Bandara Sentani kondusif dan aman, aktivitas masyarakat di bandara berjalan normal. Kita kerahkan anggota polsek sebanyak 26 personel ditambah dengan BKO Polri 54 personel, Kopasgat, TNI, Basarnas, Dishub, dan instansi lainnya yang bergabung dalam satu posko,” bebernya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan, Senin (16/3).
Wajedi menyampaikan, hingga saat ini tidak ada kendala yang dihadapi di Bandara Sentani, namun ada mendapatkan masyarakat tidak mendapatkan tiket untuk keluar Jayapura karena sudah tiket sudah habis.




