40 siswa SMA 2 Kudus yang diduga keracunan MBG masih dirawat di rumah sakit
Hingga saat ini masih ada 40 siswa dugaan keracunan Makan Siang Bergizi (MBG) yang dirawat di sejumlah Rumah sakit yang ada di kabupaten Kudus.

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Hingga saat ini masih ada 40 siswa dugaan keracunan Makan Siang Bergizi (MBG) yang dirawat di sejumlah Rumah sakit yang ada di kabupaten Kudus. Mereka dirawat dari Kamis (29/1) usai mengalami gejala mual, pusing, muntah dan diare usai mengkonsumsi menu MBG soto ayam.
PLT kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Jawa Tengah, dr. Mustiko Wibowo mengatakan jika pantauan yang dilakukan dari semalam sampai pagi ini masih terdapat 40 siswa yang masih dirawat namun kemungkinan setelah diobservasi oleh dokter yang menanggani akan diizinkan pulang.
"Total yang dirawat itu ada 131 pasien namun tadi malam sudah ada yang pulang dan pagi ini tinggal 40 pasien", katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Jumat (30/1).
Dokter Mustiko menjelaskan kalau berdasarkan pendataan di sekolah dari 1178 siswa di SMA 2 Kudus ada 500an anak yang mengalami gejala keracunan namun dalam kondisi yang ringan sehingga tidak harus menjalani perawatan. Untuk yang menjalani perawatan itu ada 131 siswa. Pihaknya juga sudah mengambil sampel berupa sisa makanan, muntahan untuk dibawa ke laboratorium di Semarang sedangkan pihak rumah sakit juga ada yang mengambil sampel feses.
Sementara itu, sebagai bentuk antisipasi agar kejadian tersebut tidak terulang akan dilakukan pemantauan secara berkala di semua SPPG.




