Hari kedua pencarian, korban terseret arus di Pantai Larangan ditemukan
Memasuki hari kedua pencarian, petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terseret arus laut di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal.

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.
Memasuki hari kedua pencarian, petugas gabungan akhirnya berhasil menemukan korban terseret arus laut di Pantai Larangan, Kabupaten Tegal. Seorang pemuda berusia 24 tahun bernama Faqih Abdusalam Raihan, warga Desa Dermasandi RT 08 RW 02, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal, ditemukan pada Minggu (18/1) sekitar pukul 09.15 WIB.
Kasatpolairud Polres Tegal, Iptu Hendra, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada jarak sekitar 2,7 kilometer dari lokasi awal kejadian. “Korban berhasil ditemukan tim SAR gabungan pada pukul 09.15 WIB, berjarak kurang lebih 2,7 kilometer dari titik awal korban dilaporkan hilang,” ujar Iptu Hendra.
Ia menjelaskan, proses pencarian melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BPBD, serta relawan dengan melakukan penyisiran laut menggunakan perahu dan pemantauan dari darat. Kondisi arus laut yang cukup kuat menjadi tantangan dalam proses pencarian korban.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Sabtu, 17 Januari, saat mandi di bibir pantai bersama dua orang rekannya. Namun, arus laut yang deras secara tiba-tiba menyeret korban ke tengah laut.
“Rekan korban sempat berusaha menolong, namun tidak berhasil karena kuatnya arus dan korban diduga sudah kelelahan,” jelas Iptu Hendra seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Minggu (18/1).
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi ke darat untuk penanganan lebih lanjut. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Iptu Hendra juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak berenang di pantai saat kondisi cuaca dan arus laut tidak bersahabat, demi keselamatan bersama.




