Top
Begin typing your search above and press return to search.

Kapal meledak di Pelabuhan Paotere Makassar delapan korban terluka

Sebuah kapal nelayan, KM Risnawati Indah, meledak hingga melukai delapan orang awaknya di area tanggul saat hendak berlabuh di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapal meledak di Pelabuhan Paotere Makassar delapan korban terluka
X

Sumber foto: Antara/elshinta.com.

Sebuah kapal nelayan, KM Risnawati Indah, meledak hingga melukai delapan orang awaknya di area tanggul saat hendak berlabuh di Pelabuhan Paotere, Makassar, Sulawesi Selatan.

"Benar, terjadi kecelakaan, ada ledakan. Hingga saat ini penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan," ujar Kasubsipenmas Polres Pelabuhan Makassar, Aipda Adil, di Makassar, Selasa.

Kejadian tersebut pada Selasa (3/1) subuh hari sekitar pukul 04.30 WITA. Kapal diketahui hendak memasuki kawasan pelabuhan Paotere untuk membongkar hasil tangkapan ikan sebelum didistribusikan ke Tempat Pelelangan Ikan Paotere.

Dari keterangan awal dikumpulkan, kejadian bermula saat salah satu anak buah kapal (ABK) bernama Sija alias Bayong menyalakan mesin kapal yang digunakan untuk penerangan.

Di saat bersamaan, terlihat cahaya atau kilatan dari bagian depan kapal kemudian menjalar hingga ke area mesin. Tidak lama berselang, terjadi ledakan yang mengakibatkan seluruh awak kapal meloncat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Akibat peristiwa tersebut, nakhoda kapal beserta sejumlah ABK mengalami luka-luka dengan tingkat yang berbeda-beda. Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Data korban terluka masing-masing, Daeng Ewa (juragan) terluka, Daeng lantik mengalami patah kaki kiri, Aldi luka pada bagian wajah, Daeng Nggitung alami luka pada wajah, Rahmat (buruh angkut) alami luka pada kaki kiri.

Selanjutnya, Daeng Rani mengalami luka pada bagian wajah dan pergelangan tangan kanan, Putra alami luka bakar pada bagian punggung, Daeng Tangga alami luka pada lengan kiri dan kaki kanan. Sedangkan Sija alias Baygong dan Sampara Jarung Daeng Tujuh tidak mengalami luka.

Usai kejadian tersebut, tim Inafis Polres Pelabuhan bersama Ditpolairud Polda Sulsel telah turun ke lokasi kejadian untuk melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta melakukan penyelidikan mendalam.

"Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti terjadinya ledakan, sekaligus mengamankan barang bukti dan mengumpulkan keterangan para saksi," kata Iptu Adil.

Atas kejadian itu, pihak kepolisian mengimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna jasa pelabuhan agar tetap mengutamakan keselamatan kerja, khususnya dalam penggunaan mesin dan peralatan kapal. Penyebab kejadian, menunggu hasil resmi penyelidikan sebelum disimpulkan.

Sumber : Antara

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire