Panen jagung, warga Jurang Kudus ditemukan hanyut di Sungai Gelis
Seorang warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bernama Sumantri (53) yang diduga hanyut di Sungai Gelis, saat memanen jagung di ladangnya yang berada di tepi sungai akhirnya ditemukan oleh tim relawan gabungan yang melakukan pencarian sejak Rabu (18/2) malam.

Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Sumber foto: Sutini/elshinta.com.
Seorang warga Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah bernama Sumantri (53) yang diduga hanyut di Sungai Gelis, saat memanen jagung di ladangnya yang berada di tepi sungai akhirnya ditemukan oleh tim relawan gabungan yang melakukan pencarian sejak Rabu (18/2) malam.
Menurut Ketua Destana Rahtawu, Kecamatan Gebog, Freddy Arifin, mereka mendapatkan informasi adanya warga yang hilang dan diduga tenggelam pada Rabu petang (18/2). Saat itu ada warga bernama Joko yang merupakan tetangga korban menemukan sepeda motor korban bernopol K 4369 RT terparkir di tepi tebing sungai saat menjelang magrib. Saksi berusaha mencari keberadaan korban namun tidak menemukan. Kemudian ia melaporkan kejadian tersebut ke pihak desa.
Kepala BPBD kabupaten Kudus melalui Kasi Kedaruratan Ahmad Munaji menyampaikan jika pihaknya mendapatkan laporan adanya warga yang hilang kemudian langsung mengerahkan tim relawan ke lokasi kejadian.
"Pencarian oleh warga sekitar, pada Rabu malam pukul 21.00 WIB mendapati karung jagung diduga milik korban berada di aliran Sungai Gelis tak jauh dari ditemukannya motor korban. Sehingga diindikasi korban dinyatakan tenggelam di aliran Sungai Gelis", katanya, Kamis (20/2).
Tim relawan gabungan melakukan pencarian pada hari Kamis (20/2) menyusuri sepanjang aliran Sungai Gelis, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. "Setelah dievakuasi kemudian dilakukan visum oleh petugas kesehatan dari Puskesmas Gebog," imbuhnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Sutini, Kamis (19/2).
Sementara itu, informasi yang diperoleh dari pihak desa, saat kejadian istri korban sedang menunggui anak di rumah sakit sehingga korban seorang diri saat mengambil jagung. Istri korban bernama Lis Suryani menyebut saat mendengar informasi korban belum pulang, ia sudah menghubungi saudara korban untuk mengetahui posisi korban ternyata juga tidak berada di rumah saudaranya. Menurut istrinya, korban mempunyai riwayat penyakit lambung.




