Top
Begin typing your search above and press return to search.

Pencari ikan ditemukan meninggal di Danau Rawa Pening

Seorang laki-laki bernama Natan Sutrisno (24), warga Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia di area branjang ikan Danau Rawa Pening, Kecamatan Tuntang, Rabu (4/2/2026) dini hari.

Pencari ikan ditemukan meninggal di Danau Rawa Pening
X

Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.

Seorang laki-laki bernama Natan Sutrisno (24), warga Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia di area branjang ikan Danau Rawa Pening, Kecamatan Tuntang, Rabu (4/2/2026) dini hari.

Kapolsek Tuntang AKP Pri Handayani menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, pada Selasa 3 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 WIB korban bersama dua rekannya berangkat dari rumah korban menuju lokasi branjang ikan di wilayah Rowosari.

"Korban dan 2 rekannya sama- sama warga Kecamatan Getasan, sekitar pukul 21.00 WIB mereka sempat singgah di warung pemilik perahu, dan minta diantar menuju lokasi branjang ikan milik saudara Dedet dengan jarak sekitar 150 meter dari daratan," jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Kamis (5/2).

"Setelah tiba di lokasi, korban bersama dua rekannya melakukan aktivitas mencari ikan menggunakan branjang/jala yang bisa dikatrol penggerak untuk menangkap ikan, sementara pengantar perahu kembali ke lokasi lain. Sekitar pukul 23.00 WIB, dua rekan korban tertidur, sedangkan korban masih dalam keadaan terjaga. Saat di branjang ketiganya mencari ikan dengan minum minuman keras jenis tuak, namun 2 rekan korban tertidur sedangkan korban masih terjaga di tepi branjang," imbuh Handayani.

Selanjutnya, pada Rabu dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, kedua saksi terbangun dan tidak menemukan korban di sekitar lokasi. Saat melakukan pengecekan dengan menarik branjang ikan, saksi menemukan bagian kaki manusia. Setelah diangkat, diketahui bahwa korban telah meninggal dunia.

"Mengetahui rekannya meninggal, sekitar pukul 07.00 WIB rekan korban meminta bantuan nelayan yang melintas di branjang yang mereka tempati, untuk membawa korban ke tepi rawa dan melaporkan ke Polsek Tuntang. Polsek Tuntang yang berkoordinasi dengan pihak Puskesmas Tuntang menyampaikan, berdasarkan hasil pemeriksaan medis luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan benda tajam maupun tumpul. Dan setelah menghubungi pihak keluarga korban, pihak keluarga korban menerima kejadian dan menolak dilakukan visum dengan membuat surat pernyataan resmi. Selanjutnya korban diserahkan pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkas Handayani.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire