Perang sarung di Salatiga, 1 orang luka akibat ledakan petasan
Perang sarung antar remaja terjadi di Salatiga, Jawa Tengah. Warga RT 01 RW III, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga mengaku sempat mendengar suara petasan sebelum akhirnya terjadi perang sarung di wilayah mereka, Kamis (26/2/2026) dini hari.

Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.
Sumber foto: Pranoto/elshinta.com.
Perang sarung antar remaja terjadi di Salatiga, Jawa Tengah. Warga RT 01 RW III, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga mengaku sempat mendengar suara petasan sebelum akhirnya terjadi perang sarung di wilayah mereka, Kamis (26/2/2026) dini hari.
Ketua RT 01- RW III, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga Kukuh mengaku, terdapat tiga remaja yang diamankan warganya, salah satunya dalam kondisi terkapar di jalan dengan kondisi cukup parah yang Sebelumnya terdengar suara petasan keras.
"Saya mendengar suara petasan pukul 01.00 WIB dini hari dari rumah terus saya keluar rumah bersama warga sudah ada korban yang mengalami luka-luka terkapar," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Pranoto, Jumat (27/2).
Diketahui remaja yang terkapar adalah HIL (17), warga Bulu, Kelurahan Tegalrejo, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.
Sementara itu Kapolsek Argomulyo AKP Azis Ma’arif menjelaskan, kejadian bermula ketika terdengar suara letusan kembang api. Saat warga keluar rumah, mendapati korban sedang dikeroyok oleh sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Para pelaku diduga melakukan pemukulan menggunakan sarung, helm, serta menyalakan kembang api.
"Setelah warga berteriak untuk melerai, kelompok tersebut langsung melarikan diri dari lokasi," jelasnya.




