Top
Begin typing your search above and press return to search.

Polres Tegal tangani penemuan jenazah di aliran Sungai Gung wilayah Lebaksiu

Kepolisian Resor Tegal melalui Polsek Lebaksiu bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal menangani peristiwa penemuan jenazah di aliran Sungai Gung, tepatnya di Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Polres Tegal tangani penemuan jenazah di aliran Sungai Gung wilayah Lebaksiu
X

Sumber foto: Hari Nurdiansyah/elshinta.com.

Kepolisian Resor Tegal melalui Polsek Lebaksiu bersama Satuan Reserse Kriminal Polres Tegal menangani peristiwa penemuan jenazah di aliran Sungai Gung, tepatnya di Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Kamis (5/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Korban diketahui bernama Ajun Arman Permadi bin Wahrudin, lahir di Tegal pada 29 Juni 2008, berstatus pelajar, dan beralamat di Desa Kreman RT 06 RW 01, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah adanya laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah di aliran sungai dan selanjutnya dilaporkan ke Polsek Lebaksiu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Lebaksiu yang dipimpin Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmojo segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tegal yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Krisnandhita Marissing bersama Unit Identifikasi serta BPBD Kabupaten Tegal untuk proses evakuasi.

Jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Tegal ke RSUD Dr. Soesilo Slawi untuk dilakukan pemeriksaan medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban dinyatakan meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang mengarah pada tindak pidana.

Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasetyo menegaskan bahwa kejadian tersebut murni musibah.

“Dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan unsur kekerasan. Peristiwa ini merupakan kecelakaan. Kami turut berduka cita kepada keluarga korban dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat debit air meningkat,” ujar Kapolres.

Sementara itu, Kapolsek Lebaksiu AKP Eko Darmojo menyampaikan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan warga.

“Begitu mendapat informasi, personel langsung menuju lokasi bersama tim terkait untuk mengamankan TKP dan membantu proses evakuasi. Kami juga berkoordinasi dengan keluarga korban dalam penanganan selanjutnya,” jelasnya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Hari Nurdiansyah, Jumat (6/2).

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Polres Tegal kembali mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai dan saluran air, terutama pada kondisi cuaca ekstrem.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire