Top
Begin typing your search above and press return to search.

SBY bernostalgia di Magelang, nikmati kupat tahu dan puisi

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bernostalgia di Kota Magelang pada Rabu (10/2/2026).

SBY bernostalgia di Magelang, nikmati kupat tahu dan puisi
X

Sumber foto: Kurniawati/elshinta.com.

Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), bernostalgia di Kota Magelang pada Rabu (10/2/2026). Selain menikmati kuliner kupat tahu kesukaaannya, SBY menghadiri acara pembacaan puisi karyanya yang berlangsung di Mall The Aloon-Aloon, Kota Magelang. Selain itu, SBY juga menemui komunitas lukis di Wonolelo Sawangan lereng Merapi.

SBY bersama rombongan tiba di warung Kupat tahu Pojok di Jalan Sutopo Cacaban Kota Magelang pada pukul 12.00. Nampak dalam rombongan Andi Mallarangeng.

SBY bukan pertamakalinya datang ke warung langganannya Tahu Pojok. Saat menjadi taruna Akmil, ia juga pernah. Kemudian waktu menjadi Danrem 072 Pamungkas Jogja, juga setelah menjadi Presiden.

"Ini memang kuliner kesukaan saya dan keluarga. Setiap ke Magelang pasti, menyempatkan makan kupat tahu," katanya seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Kurniawati, Kamis (12/2).

Selain kupat tahu, ia juga senang dengan makanan khas Magelang lainnya yakni getuk lindri, getuk Trio dan getuk yang bentuknya seperti sabun batangan. "Dulu kalau latihan di Akmil kan berat, kalau makan getuk sabun rasanya kenyang. Yang penting kenyang meski rasanya lebih enak getuk lindri," Katanya mengenang.

SBY mengaku selalu menyempatkan makan kuliner yang menjadi ciri khas daerah yang didatangi. Di Pacitan tempat asalnya juga ada kupat tahu. Tapi rasanya beda dengan yang di Magelang. "Bukan tidak enak, tapi rasa yang disini lebih cocok dengan lidah," ucapnya.

Kuntari (68), pemilik warung Kupat Tahu Pojok mengatakan, kedatangan SBY sudah yang ke sembilan kalinya. Sebel.jadi Presiden 3 kali dan 6 kali setelah jadi presiden.


Selama jadi presiden, kalau berkunjung ke Magelang atau ke Akmil, maka kupat tahunya yang dibawa kesana.

Beberapa waktu lalu saat berkunjung ke museum OHD, juga dipesankan kupat tahu untuk dinikmati di sana. "Alhamdullilah,pak SBY menjadi pelanggan kami.Tadi beliau bawa sound sendiri dan memutar lagu-lagu lagu yang dinyanyikan beliau. Suasananya menjadi meriah," ujar Kuntari yang mengatakan warung kupat Pojok sudah berdiri sejak tahun 1942. Ia bersama adik- adik yang mengelola merupakan generasi ketiga.

Sementara itu, di mall The Aloon- Aloon, SBY didampingi Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono menyimak pembacaan puisi karya berjudul " Garis Waktu Tak Bertepi". Deretan anak- anak muda berbakat tampil penuh percaya diri.

​Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, mengaku bangga atas kehadiran tokoh besar yang ia sebut sebagai teladan bagi generasi muda.

Saat ini, SBY sudah mendedikasikan diri untuk mengabdi kepada masyarakat melalui kesenian dan olah raga.

Puisi-puisi karya SBY, kata Damar, adalah karya indah yang tidak sekadar mengekspresikan hatinya tapi juga berisi pesan-pesan moral untuk bangsa.

"Kami tentunya merasa terhormat, bisa menyambut, mendampingi Bapak SBY. Beliau adalah seniman sekaligus tokoh hebat yang dimiliki republik ini. Saya sendiri juga suka dengan puisi, juga melukis. tadi saya ikut menikmati, juga bangga dengan anak-anak Kota Magelang yang membaca puisi karya Bapak SBY," ujar Damar.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire