Top
Begin typing your search above and press return to search.

Dialog global "Tiongkok di musim semi: Peluang pembangunan Tiongkok bagi dunia" digelar di New York, AS

Pada tanggal 13 Maret waktu setempat, kegiatan khusus AS dari Dialog Global "Tiongkok di Musim Semi: Pembangunan Tiongkok, Peluang bagi Dunia" digelar China Media Group (CMG) di New York. Wakil Kepala Departemen Publistas Komite Sentral PKT selaku presiden CMG Shen Haixiong, Duta Besar Tiongkok untuk AS Xie Feng, Presiden Komisi Perdagangan AS-Tiongkok Sean Stein, dan Jeffrey Sachs, Profesor dari Universitas Columbia, menyampaikan sambutan virtual. Hampir seratus tokoh dari kalangan bisnis, akademisi, dan media Tiongkok-AS menghadiri kegiatan tersebut. Rangkaian acara Dialog Global "Tiongkok di Musim Semi: Pembangunan Tiongkok, Peluang bagi Dunia" resmi dimulai.

Shen Haixiong menyatakan bahwa Dua Sesi tahunan Tiongkok kembali menjadi fokus dunia. Dalam sesi tahun ini, dokumen-dokumen penting seperti Garis Besar Repelita ke-15 telah diterima. Cetak biru pembangunan berkualitas tinggi Tiongkok juga memberikan "daftar peluang" baru pada dunia. CMG bersedia memanfaatkan keunggulan sumber daya sebagai media kelas satu di dunia, melakukan lebih banyak pertukaran budaya yang menyatukan rakyat, hangat dan bersahaja , serta dengan sahabat seluruh dunia bersama-sama melukiskan gambar baru peradaban manusia yang indah.

Xie Feng mengatakan bahwa hasil terpenting dari Dua Sesi tahun ini adalah pembahasan dan pengesahan Repelita ke-15, yang membuka perjalanan baru modernisasi ala Tiongkok. Angin segar dari Repelita ke-15 Tiongkok juga menciptakan ruang yang lebih besar bagi kerja sama Tiongkok-AS yang saling menguntungkan. Tahun ini adalah "tahun besar" bagi hubungan Tiongkok-AS, di mana kedua pihak akan menyambut serangkaian pertukaran tingkat tinggi, Tiongkok dan AS masing-masing akan menjadi tuan rumah Pertemuan Pemimpin Informal Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) dan KTT G20.

Di bawah kepemimpinan strategis kedua kepala negara, asalkan kedua pihak berpegang teguh pada prinsip saling menghormati, hidup berdampingan secara damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan, Tiongkok dan AS pasti dapat menemukan cara pertukaran tepat di era baru, mendorong hubungan Tiongkok-AS berkembang dengan stabil, sehat, dan berkelanjutan, untuk menyejahterakan kedua negara bahkan dunia.

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire