Top
Begin typing your search above and press return to search.

Maduro dibawa ke AS, situasi Venezuela tidak jelas

Maduro dibawa ke AS, situasi Venezuela tidak jelas
X

Pada tanggal 3 Januari waktu setempat, Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi bahwa AS telah melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Venezuela dan menangkap Presiden Venezuela, Maduro dan istrinya. Selain mengungkapkan detail-detail operasinya, Trump juga menyatakan tidak menutup kemungkinan akan melancarkan serangan militer kedua terhadap Venezuela.

Pada hari yang sama, sebuah pesawat yang membawa Maduro tiba di New York, AS. Jaksa Agung AS menyatakan bahwa Maduro dan istrinya akan segera diadili di pengadilan AS.

Pemerintah AS selalu menolak untuk mengakui legitimasi pemerintahan Maduro dengan alasan "ilegalitas" hasil pemilihan presiden Venezuela tahun 2024. Dalam konferensi pers tanggal 3 Januari kemarin, Trump menyatakan bahwa AS akan menunjuk seseorang untuk mengelola Venezuela sampai negara itu "kembali ke jalur yang benar." Trump menyatakan bahwa Rodriguez dipilih oleh Maduro. Trump juga mengatakan bahwa tidak ada seorang pun di Venezuela yang dapat mengambil alih pemerintahan, pemimpin oposisi Machado pun tidak memiliki otoritas di Venezuela.

Menurut informasi yang diperoleh China Media Group (CMG), Dewan Keamanan PBB akan mengadakan rapat darurat pada tanggal 5 Januari pukul 10:00 pagi waktu setempat mengenai aksi militer AS terhadap Venezuela. Sejumlah pemerintah negara, tokoh politik dan organisasi regional berturut-turut mengecam aksi militer AS terhadap Venezuela dan mengimbau untuk menaati Piagam PBB. Beberapa anggota Kongres AS pun menentang dan mempertanyakan serangan militer Trump terhadap Venezuela. Dalam postingannya di media sosial, Senator Demokrat, Brian Schatz dari Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS mengatakan bahwa AS "tidak memiliki kepentingan nasional yang signifikan" yang dapat dijadikan dalih untuk melancarkan perang di Venezuela. "Kita seharusnya sudah sejak lama belajar untuk tidak mengambil risiko bodoh seperti ini."

Sumber : Radio Elshinta

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire