Top
Begin typing your search above and press return to search.

Repelita Ke-15: Apa yang akan dilakukan Tiongkok dalam lima tahun ke depan?

X

Apa yang akan dilakukan Tiongkok dalam lima tahun ke depan? Memahami Rencana Lima Tahun Ke-15 untuk Pembangunan Ekonomi dan Sosial Nasional (Repelita Ke-15), berarti memahami cetak biru pembangunan Tiongkok untuk lima tahun mendatang.

Pertama, apa itu Repelita ke-15? Tiongkok berpendapat, pembangunan negara seperti berlari marathon, tidak hanya melihat keuntungan di satu atau dua tahun, tetapi harus memiliki tujuan jangka panjang. Sejak Tahun 1953, Tiongkok memulai repelita pertamanya. Pada akhir tahun 2025, Tiongkok telah menyelesaikan 14 periode repelita, dan tahun 2026 adalah tahun pembukaan Repelita Ke-15.

Apa tujuannya yang ingin dicapai oleh Repelita Ke-15? Mari kita menbentuk suatu kerangka koordinat Repelita Ke-15. Pada tahun 2021, Tiongkok membuat kombinasi "rencana jangka menengah" + "target jangka panjang". Pada tahun 2035, Tiongkok akan mencapai target yang pada dasarnya mewujudkan modernisasi sosialis. Jika Repelita ke-14 adalah awal dari lari, dan Repelita Ke-16 adalah sprint terakhir, jadi Repelita Ke-15 adalah periode krusial yang menghubungkan masa lalu dan masa depan, serta periode kritis untuk mengatasi kesulitan.

Secara sederhana, inti dari Repelita Ke-15 dapat diringkas menjadi: pembangunan yang lebih berkualitas, lebih berkelanjutan, dan lebih adil.

Pertama, pertumbuhan yang "berkualitas tinggi". Kata kunci ekonomi Tiongkok bukan lagi "seberapa cepat", tetapi "seberapa baik". Fokusnya akan beralih ke pengembangan manufaktur maju, jasa modern, dan sepenuhnya meningkatkan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan, energi baru, bioteknologi, untuk menciptakan mesin pertumbuhan baru.

Kedua, pembangunan yang "lebih hijau". Selama periode Repelita Ke-15 Tiongkok akan terus dengan teguh menempuh jalur pembangunan yang hijau dan rendah karbon. Tiongkok akan terus mengembangkan energi bersih seperti tenaga bayu dan tenaga surya, mendorong penghematan energi dan pengurangan emisi di berbagai sektor industri, serta membangun sosial harmonis antara manusia dan alam. Ini tidak hanya bertujuan menjamin air jernih dan gunung hijau Tiongkok, tetapi juga merupakan kontribusi nyata terhadap upaya global dalam mengantisipasi perubahan iklim.

Ketiga, hasil pembangunan yang "lebih adil". Rencana ini sangat mementingkan kehidupan rakyat dan kemakmuran bersama. Tujuannya adalah menciptakan lebih banyak lapangan kerja berkualitas tinggi, menyempurnakan sistem layanan publik di bidang pendidikan, kesehatan, dan perawatan lansia, serta berupaya mengurangi kesenjangan antar kota dan desa serta antar kawasan, sehingga dividen pengembangan dapat dibagikan secara lebih adil kepada setiap orang.

Keempat, kerja sama yang "lebih terbuka". Rencana dengan jelas berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bisnis yang berbasis pasar, berdasarkan hukum, dan bertaraf internasional, memperluas pengaksesan pasar, khususnya berupaya memperdalam koordinasai di bidang perdagangan dan investasi dengan negara-negara Selatan Global, berbagi peluang pembangunan dengan dunia.

Singkatnya, dalam lima tahun ke depan, Tiongkok akan berupaya mewujudkan: inovasi sebagai penggerak, transformasi hijau, inklusivitas dan pemerataan manfaat, serta keterbukaan dan kerja sama. Ini bukan hanya urusan dalam negeri Tiongkok, tetapi juga mengandung peluang baru bagi seluruh dunia.

Sumber : Sumber Lain

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire