Xi Jinping lakukan pertemuan dengan Presiden Korsel
Pada sore hari ini (5/1) Presiden Tiongkok Xi Jinping melakukan pertemuan dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae-myung yang sedang mengadakan kunjungan kenegaraan di Beijing.
Xi Jinping menyampaikan ucapan selamat tahun baru yang tulus kepada rakyat Korsel. Xi Jinping menegaskan bahwa dirinya dan Presiden Lee Jae-myung telah bertemu dua kali dan saling berkunjung, yang mencerminkan perhatian kedua pihak terhadap hubungan Tiongkok-Korsel. Tiongkok selalu menempatkan hubungan Tiongkok-
Korsel pada posisi penting dalam diplomasi regional, dengan kebijakan terhadap Korsel yang tetap konsisten dan stabil. Tiongkok siap bersama Korsel untuk berpegang teguh pada arah kerjasama yang bersahabat, memegang teguh prinsip saling menguntungkan dan menang bersama, mendorong kemitraan strategis Tiongkok-Korsel bergerak maju di jalur yang sehat, secara nyata meningkatkan kesejahteraan rakyat kedua negara, serta memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dan pembangunan regional bahkan global.
Xi Jinping menekankan bahwa Tiongkok dan Korsel telah lama memegang prinsip "keharmonian adalah yang paling berharga" dan "keharmonian dalam perbedaan," melampaui perbedaan sistem sosial dan ideologi, saling melengkapi, dan berkembang bersama.
Kedua pihak harus melanjutkan tradisi baik ini, terus meningkatkan saling percaya, menghormati pilihan jalur pembangunan masing-masing, memperhatikan kepentingan inti dan kepentingan besar satu sama lain, serta berkomitmen untuk menyelesaikan perbedaan secara tepat melalui dialog dan konsultasi.
Ekonomi Tiongkok dan Korsel terkait erat, rantai industri dan rantai pasokannya saling terkait secara mendalam, dan kerjasamanya saling menguntungkan. Kedua pihak perlu memperkuat koneksi strategi pembangunan dan koordinasi kebijakan, serta menciptakan lebih banyak hasil kerja sama di bidang-bidang baru seperti kecerdasan buatan, industri hijau, dan ekonomi perak.
Kedua pihak juga harus meningkatkan pertukaran antar warganya, termasuk dalam hal pemuda, media, olahraga, think tank, dan hubungan antar daerah.
Xi Jinping menegaskan bahwa saat ini perubahan besar dunia yang terjadi dalam seratus tahun terakhir semakin cepat berkembang, situasi internasional semakin kompleks dan penuh gejolak.
Tiongkok dan Korsel memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga perdamaian regional dan mempromosikan pembangunan global, serta memiliki banyak kepentingan yang sama.
Kedua pihak harus berdiri teguh di sisi sejarah yang benar dan membuat pilihan strategis yang tepat. Lebih dari 80 tahun yang lalu, Tiongkok dan Korsel telah memberikan pengorbanan besar untuk memperoleh kemenangan melawan militerisme Jepang.
Hari ini, Tiongkok dan Korsel harus bersama-sama mempertahankan hasil kemenangan Perang Dunia II dan menjaga perdamaian serta stabilitas di Asia Timur Laut.
Sebagai penerima manfaat globalisasi ekonomi, Tiongkok dan Korsel harus bersama-sama menentang proteksionisme, mempraktikkan multilateralisme sejati, serta berkontribusi dalam mempromosikan multipolarisasi dunia yang setara dan teratur, serta globalisasi ekonomi yang inklusif dan memberikan manfaat bagi semua.
Lee Jae-myung menyampaikan ucapan selamat tahun baru yang hangat kepada rakyat Tiongkok. Lee Jae-myung menyatakan bahwa Korea dan Tiongkok adalah tetangga dekat, hubungan kedua negara telah terjalin lama.
Korsel sangat menghargai hubungan dengan Tiongkok dan berharap, dengan momentum diplomasi tingkat kepala negara pertama di tahun baru ini, dapat mengonsolidasikan momentum pemulihan dan perkembangan menyeluruh hubungan Korsel-Tiongkok, mencari kesamaan sambil mengesampingkan perbedaan, memperdalam kemitraan strategis Korsel-Tiongkok, dan bersama-sama membuka babak baru dalam perkembangan hubungan kedua negara.
Korsel menghormati kepentingan inti dan kepentingan besar Tiongkok, serta berpegang teguh pada prinsip Satu Tiongkok. Kerja sama ekonomi dan perdagangan Korsel-Tiongkok telah memainkan peran aktif dalam pembangunan ekonomi dan sosial masing-masing negara.
Korsel berharap dapat memanfaatkan peluang yang dibawa oleh Rencana Lima Tahun ke-15 Tiongkok, mendorong kerja sama praktis kedua negara untuk mencapai lebih banyak hasil.
Kedua negara harus mempromosikan pertukaran rakyatnya untuk meningkatkan pemahaman dan saling percaya. Korsel siap memperkuat koordinasi multilateral dengan Tiongkok dan memberikan kontribusi bagi kemakmuran serta pembangunan dunia. Korsel juga mengucapkan selamat atas kesuksesan Tiongkok sebagai tuan rumah Pertemuan Informal Pemimpin APEC tahun ini.





