Pelonggaran Lockdown di Pedalaman Victoria Bisa Untungkan Pelajar Internasional
Elshinta
Senin, 21 September 2020 - 13:20 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pelonggaran Lockdown di Pedalaman Victoria Bisa Untungkan Pelajar Internasional
ABC.net.au - Pelonggaran Lockdown di Pedalaman Victoria Bisa Untungkan Pelajar Internasional

Pembukaan kembali kawasan pedalaman Victoria di luar metropolitan Melbourne akan dirasakan manfaatnya bagi mahasiswa internasional.

Alasannya karena sektor perhotelan adalah salah satu sumber pendapatan terbesar bagi mahasiswa internasional yang bekerja paruh waktu.

Namun, sejak pandemi COVID-19, mahasiswa internasional yang tidak memenuhi syarat untuk mendapat tunjangan uang JobKeeper dan JobSeeker tidak dapat lagi bekerja di sektor itu.

Survei terbaru menemukan 70 persen dari 6.000 partisipan yang terdiri dari mahasiswa internasional dan pekerja migran, kehilangan pekerjaan mereka di tengah pandemi.

Lebih dari setengah jumlah partisipan survei mengaku masalah keuangan mereka akan memburuk di akhir tahun ini.

Ribuan mahasiswa internasional menyesalkan kebijakan Pemerintah Australia yang tidak memasukkan mereka dalam penyediaan paket bantuan dana di tengah pandemi.

Kami hanya butuh pekerjaan

Federation University, yang memiliki kampus di Ballarat, Berwick, dan Gippsland, memiliki lebih dari 1.600 mahasiswa internasional yang terdaftar di semester kedua.

Juru bicara universitas tersebut mengatakan banyak di antaranya mengakses bantuan yang mereka sediakan untuk akomodasi, makanan, dan layanan konseling.

Salah satu mahasiswa yang mengaksesnya adalah Rushmitha Konreddy, mahasiswi internasional di Federation University di Ballarat.

Sejak beberapa bulan yang lalu, mendapat bantuan dari dapur komunitas yang memberikan makanan gratis di universitasnya.

"[Layanan] itu sangat membantu kami, namun kami juga masih harus mencari pekerjaan; saya sedang berusaha mencarinya saat ini," kata dia.

Rushmita sudah tinggal di Australia sejak Juli tahun lalu, dan sempat bekerja di restoran sebagai pelayan dan pembuat minuman, namun kehilangan jam kerja sejak pandemi.

"Waktu itu saya takut sekali kehilangan pekerjaan saya. Ini masih enimbulkan stress mental bagi saya sampai sekarang," ungkap Rushmita.

"Stress mental ini mengganggu saya ketika mengerjakan tugas."

Besar harapannya pelonggaran aturan pandemi ini akan membuka peluang bekerja di dunia perhotelan seperti dulu kala.

"Saya berusaha keras, melamar setiap pekerjaan yang membuka lowongan online dan harapannya saya akan menemukannya," kata dia.

"Harapannya, semua orang akan mendapatkan kembali pekerjaan mereka dan semua orang segera bahagia."

Bisnis optimis dapat menambah tenaga kerja

Hotel dan pusat penyelenggara acara Mercure di Ballarat saat ini mempekerjakan 30 karyawan yang dibantu oleh skema JobKeeper.

Simon Monk, Manager Umum hotel tersebut mengatakan skema ini telah menolong mereka agar tetap aktif selama beberapa bulan terakhir.

"Semua karyawan yang memenuhi syarat untuk mengakses JobKeeper dijaga agar tetap sibuk," kata Simon.

Meski para karyawan sempat kekurangan aktivitas di awal pandemi, mereka sudah semakin sibuk sekarang.

"Kami sudah mengecat setiap kamar akomodasi, dan melakukan banyak kegiatan di taman seperti bersih-bersih dan hal lainnya."

Sayangnya, mahasiswa internasional dan pekerja migran yang bekerja di sana sebelum pandemi COVID-19, tidak tertolong karena tidak dapat mengakses tunjangan uang JobKeeper.

"Dan banyak dari mereka [hanya bekerja] sementara, sehingga belum bekerja cukup lama untuk memenuhi syarat."

Walau demikian, Simon berharap penambahan jam operasi hotel dapat membuka ruang bekerja lagi untuk mereka.

"Dengan [pelonggaran aturan], kami akan membuka hotel lebih lama dan semoga dapat menarik kembali karyawan lama yang belum bisa mengakses JobKeeper, atau orang lain di Ballarat yang mencari pekerjaan," ucapnya.

"Waktu tidak ada yang tahu, tapi kami optimis akan sampai ke tahap itu."

Diproduksi oleh Natasya Salim dari artikel bahasa Inggris yang dapat dibaca di sini.

Ikuti berita seputar pandemi COVID-19 di Australia lainnya di ABC Indonesia.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kunjungan PM Jepang ke Indonesia: China Anggap Sebagai Ancaman
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga telah bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo dan keduan...
Warga Asal Meksiko Mendapat Diskriminasi Saat Hendak Sewa Rumah di Australia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Viry, seorang warga asal Meksiko yang tinggal di Canberra, mulai ragu apakah dia harus mengungkapkan...
Dorothy, Perempuan Australia Berusia 107 Tahun yang Tak Khawatir Virus Corona
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perempuan berusia 107 tahun dan ibu dari 11 anak yang selamat dari perang dunia, flu Spanyol, dan De...
Mengapa Ada Orang yang Secara Sukarela Mau Terinfeksi Virus Corona?
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Robert Hatfield menawarkan diri kepada ilmuwan untuk menularkan COVID-19 kepadanya demi membantu pen...
John Chardon, Terpidana Kematian Istri Asal Surabaya Meninggal di Penjara Brisbane
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
John William Chardon (73), terpidana kasus kematian wanita asal Indonesia Novy Chardon, meninggal da...
Menikmati Kerja: Warga Indonesia di Australia yang Belum Pensiun di Usia 70 Tahun
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Sepuluh hari lagi, Sjahrir Laonggo akan meniup lilin ulang tahunnya ke-70, namun pria Indonesia yang...
Petani Australia Putus Asa, Mendesak Agar Backpacker Segera Didatangkan
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Kalangan petani dan pelaku usaha pariwisata Australia mendesak pemerintah untuk memperbolehkan peker...
Seruan Agar Australia Melindungi Perempuan Korban KDRT Pemegang Visa Sementara
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ketika Elly, bukan nama sebenarnya, meninggalkan rumah di pinggiran kota Melbourne tempatnya berlind...
Ketika Sebagian Kita Harus Pensiun, Pensiun Dini, di-PHK di Tengah Pandemi
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Pandemi COVID-19 sudah menjungkirbalikkan keadaan dunia selama beberapa bulan terakhir, termasuk di ...
Pertama Kali Dalam Empat Bulan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19 di Melbourne
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:25 WIB
Negara bagian Victoria, Australia, hari Senin (26/10) melaporkan tidak ada kasus baru dan kematian a...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV