Sambaran Petir Lukai Belasan Remaja pada Pertandingan Sepak Bola di Swiss
Elshinta
Rabu, 23 September 2020 - 12:29 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sambaran Petir Lukai Belasan Remaja pada Pertandingan Sepak Bola di Swiss
DW.com - Sambaran Petir Lukai Belasan Remaja pada Pertandingan Sepak Bola di Swiss

Empat belas remaja di Swiss dibawa ke rumah sakit Selasa (22/9) malam, setelah petir menyambar ke lapangan sepak bola saat mereka tengah bertanding, kata kantor berita Swiss SDA.

Petir awalnya menyambar tiang lampu lalu menyebar ke lapangan sepak bola yang terletak di desa Abtwil, sekitar 80 kilometer di timur Zurich, kata SDA mengutip laporan polisi.

"Empat belas anak muda berusia 15 hingga 16 tahun telah terluka. Mereka dibawa ke beberapa rumah sakit dan tetap di sana untuk pemantauan," kata juru bicara polisi Hanspeter Krüsi kepada harian lokal "Tagblatt".

Seorang remaja berusia 16 tahun yang tidak sadarkan diri diterbangkan ke rumah sakit dengan helikopter, kata SDA.

Sambaran petir sebabkan kebakaran

Tagblatt memberitakan, polisi dan kantor kejaksaan kini bekerja sama menyelidiki, apakah pertandingan seharusnya dibatalkan oleh penyelenggara karena kondisi cuaca buruk. Tidak ada penonton yang cedera selama insiden itu.

Sambaran petir Selasa malam juga menyebabkan kebakaran rumah, yang ditangani dengan cepat oleh petugas pemadam kebakaran di Abtwil, kata Tagblatt. Tidak ada korban luka pada kebakaran itu.

Sambaran petir bisa mematikan. Bulan Juni lalu, lebih 100 orang diberitakan tewas di negara bagian Bihar dan Uttar Pradesh di India karena sambaran petir selama cuaca buruk dan hujan lebat.

hp/pkp (dpa)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Apa yang Kita Pelajari dari Tikus Lucu Arktik ini?
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Benua Arktik di Kutub Utara terus mencair dan membawa perubahan muram pada ekosistem Bumi. Perkemban...
Meretas Tubuh dan Otak Sebagai bentuk Optimalisasi Melalui Biohacking dan Brainhacking
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
"Kami ingin menantang tubuh kami sehingga jadi lebih kuat.” Itulah yang diucapkan oleh Ma...
Laser: Juga Bisa untuk Pertanian
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Sinar laser memiliki banyak fungsi yang digunakan diberbagai bidang. Salah satunya industri perkapal...
Sistem Peringatan Dini Sokong Warga dan Lestarikan Gajah
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Sejak awal tahun 1970 kawasan di sebuah kota di India semakin padat penduduknya, akibatnya gajah ser...
Menemukan Perspektif Yang Belum Pernah Terlihat Sebelumnya
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Julian Charrière saat ini menjadi salah satu seniman paling sukses di Eropa. Karena dia seniman ist...
Serangan Teror di Paris Picu Diskusi Soal Islam di Prancis
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Pernyataan kecaman itu dibacakan saat Syeikh al-Tayeb berpidato di hadapan pemuka agama Kristen, Yah...
Akui Hak Berkeluarga Pasangan LGBT, Paus Fransiskus Imbau Dibuat UU Ikatan Sipil
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Paus Fransiskus mengeluarkan pernyataan dukungan paling eksplisit kepada pasangan homoseksual sejak ...
Pergulatan Prancis Melawan Islamisme  
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Akhir September lalu Prancis dikejutkan oleh serangan senjata tajam terhadap pejalan kaki di depan b...
Rasa Keadilan di Balik Sikap Paus Fransiskus Soal Ikatan Homoseksual
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Paus Fransiskus kembali membuat geger usai menyatakan dukungan atas ikatan sipil sebagai kerangka hu...
Ancaman Kepunahan Bahasa-bahasa Daerah di Indonesia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:27 WIB
Bahasa adalah jati diri bangsa. Itu slogan lama yang sering didengungkan oleh para pamong praja atau...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV