Uni Eropa Serukan Langkah untuk Cegah Lonjakan Virus Corona
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Uni Eropa Serukan Langkah untuk Cegah Lonjakan Virus Corona
VOA Indonesia - Uni Eropa Serukan Langkah untuk Cegah Lonjakan Virus Corona
Pejabat kesehatan Uni Eropa, Kamis (24/9) mendesak negara-negara anggota untuk "bertindak tegas" memberlakukan dan memanfaatkan langkah-langkah untuk menghentikan penyebaran virus corona. Para pejabat itu juga mengimbau agar dilakukan langkah-langkah mengatasi potensi lonjakan kasus seperti yang terjadi awal tahun ini yang mendorong penutupan wilayah secara luas. “Kita berada pada momen yang menentukan. Semua negara anggota harus siap melakukan langkah-langkah pengendalian, segera dan pada waktu yang tepat, ketika ada tanda-tanda pertama potensi wabah baru,” kata Stella Kyriakides, komisaris kesehatan dan keamanan pangan Uni Eropa. Ia menambahkan, "Ini mungkin kesempatan terakhir kita untuk mencegah terulangnya apa yang terjadi musim semi lalu." Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa, lebih dari 3 juta kasus telah dilaporkan di seluruh Uni Eropa dan Inggris sejak awal pandemi dimulai. Kyriakides mencatat beberapa negara Uni Eropa mengalami jumlah infeksi baru yang lebih tinggi daripada yang dialami pada bulan Maret ketika puncak wabah melanda wilayah tersebut, dengan mengatakan, “Sangat jelas krisis ini belum akan berlalu.” Kementerian kesehatan Perancis, Kamis melaporkan jumlah orang yang dirawat di unit perawatan intensif karena virus corona untuk pertama kalinya sejak awal Juni melampaui 1.000. Di Belanda, pejabat kesehatan, Kamis mengatakan jumlah infeksi baru naik menjadi 2.544, rekor tertinggi untuk satu hari. Kementerian kesehatan Polandia juga melaporkan rekor kenaikan kasus setiap hari dan mengaitkan tren tersebut dengan orang yang melakukan lebih banyak kontak dengan orang lain setelah pembatasan dicabut. Swedia, yang memilih untuk tidak memberlakukan banyak tindakan penutupkan wilayah yang lebih ketat untuk virus corona sebagaimana di tempat lain di Eropa, menurut Perdana Menteri Stefan Lofven menghadapi situasi mengkhawatirkan. [my/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Belarus dan Rusia Dikabarkan akan Menanggapi Ancaman Eksternal Bersama
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo lewat ...
Infeksi Covid-19 di Eropa, AS Bertambah
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Infeksi virus corona terus merangkak di banyak bagian AS dan Eropa, sementara korban tewas di seluru...
Bentrokan Demonstran dan Pasukan Irak, Sedikitnya 39 Luka
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Sedikitnya 39 orang luka-luka ketika pasukan keamanan Irak bentrok dengan demonstran anti-pemerintah...
Zelenskiy dan Poroshenko Berikan Suara di TPS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Warga Ukraina, Minggu (25/10), memberikan suara untuk pemilu lokal, yang dipandang sebagai uji coba ...
Redam Lonjakan Pandemi, Spanyol Berlakukan Jam Malam Nasional
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Minggu (25/10), mengumumkan status darurat kedua dan memberla...
Paus Umumkan 13 Kardinal Baru
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Paus Fransiskus, Minggu (25/10). mengumumkan 13 kardinal baru, termasuk Uskup Agung Washington DC Wi...
Atasi Pengaruh China, India Beri Kapal Selam untuk Myanmar
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
India telah memberikan kapal selam kepada Myanmar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengaruh mi...
Jelang Sidang Khusus Parlemen, Demonstran Kembali Padati Pusat Kota
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ribuan demonstran berkumpul di pusat perbelanjaan di Bangkok, Thailand, Minggu (25/10), setelah Perd...
Singapura Tangguhkan Dua Vaksin Flu Setelah Kematian di Korsel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Singapura telah menghentikan sementara penggunaan dua vaksin influenza sebagai tindakan kewaspadaan....
Warga Taiwan Pawai, Tuntut Pembebasan 12 Demonstran Hong Kong
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ratusan orang berpawai di Taipei, Ibu Kota Taiwan, Minggu (25/10). Mereka menuntut pembebasan 12 dem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV