Ajudan Navalny Klaim Rusia Bekukan Asset Navalny Setelah Diracun 
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Ajudan Navalny Klaim Rusia Bekukan Asset Navalny Setelah Diracun 
VOA Indonesia - Ajudan Navalny Klaim Rusia Bekukan Asset Navalny Setelah Diracun 
Juru bicara Navalny, Kamis (24/9) mengatakan Pengadilan Rusia membekukan aset pemimpin oposisi Alexei Navalny ketika ia masih koma di rumah sakit Jerman.  Politisi dan juru bicara kampanye antikorupsi Kira Yarmysh dalam sebuah pernyataan video 27 Agustus mengatakan "juru sita mengumumkan larangan" atas transaksi yang melibatkan porsi miliknya pada sebuah flat di pinggiran kota Moskow. "Pada saat yang sama, akun Alexei dibekukan," katanya.  Langkah hukum terhadap Navalny itu berarti apartemen keluarganya di blok bertingkat di Moskow tidak bisa dijual, dihibahkan atau digunakan untuk mengambil hipotek, kata Yarmysh. Ia mengatakan kepada kantor berita AFP langkah itu tidak menghalangi Navalny untuk tinggal di sana.  Navalny jatuh sakit pada 20 Agustus di pesawat dan dibawa ke rumah sakit, ia mengalami koma di Siberia selama dua hari sebelum diterbangkan ke Berlin, di mana tes menemukan ia diracun dengan agen saraf Novichok. Rumah sakit Jerman mengumumkan ia sudah pulih dari koma pada 7 September.  Sekutu Navalny dan pejabat internasional mengatakan Rusia bertanggung jawab untuk membuktikan keracunan itu tidak diperintahkan oleh negara dan mengadakan penyelidikan yang tepat, sementara Rusia berpendapat perlu bukti dari tes di Jerman dan negara lain untuk melakukannya.  Dokter di rumah sakit Charite Berlin hari Rabu mengatakan Navalny sudah pulang dari RS. Ia untuk saat ini akan tinggal di Jerman untuk melanjutkan rawat jalan. Kremlin hari Rabu mengatakan Navalny bebas untuk kembali ke Rusia.  Yarmysh sebelumnya mengatakan kepada AFP politisi itu bermaksud untuk kembali ke negara asalnya, di mana ia dan sekutunya menjadi sasaran dalam kasus pengadilan dan penggeledahan rumah dan telah menjalani hukuman singkat di balik jeruji besi. [my/lt]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Belarus dan Rusia Dikabarkan akan Menanggapi Ancaman Eksternal Bersama
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo lewat ...
Infeksi Covid-19 di Eropa, AS Bertambah
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Infeksi virus corona terus merangkak di banyak bagian AS dan Eropa, sementara korban tewas di seluru...
Bentrokan Demonstran dan Pasukan Irak, Sedikitnya 39 Luka
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Sedikitnya 39 orang luka-luka ketika pasukan keamanan Irak bentrok dengan demonstran anti-pemerintah...
Zelenskiy dan Poroshenko Berikan Suara di TPS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Warga Ukraina, Minggu (25/10), memberikan suara untuk pemilu lokal, yang dipandang sebagai uji coba ...
Redam Lonjakan Pandemi, Spanyol Berlakukan Jam Malam Nasional
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Minggu (25/10), mengumumkan status darurat kedua dan memberla...
Paus Umumkan 13 Kardinal Baru
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Paus Fransiskus, Minggu (25/10). mengumumkan 13 kardinal baru, termasuk Uskup Agung Washington DC Wi...
Atasi Pengaruh China, India Beri Kapal Selam untuk Myanmar
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
India telah memberikan kapal selam kepada Myanmar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengaruh mi...
Jelang Sidang Khusus Parlemen, Demonstran Kembali Padati Pusat Kota
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ribuan demonstran berkumpul di pusat perbelanjaan di Bangkok, Thailand, Minggu (25/10), setelah Perd...
Singapura Tangguhkan Dua Vaksin Flu Setelah Kematian di Korsel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Singapura telah menghentikan sementara penggunaan dua vaksin influenza sebagai tindakan kewaspadaan....
Warga Taiwan Pawai, Tuntut Pembebasan 12 Demonstran Hong Kong
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ratusan orang berpawai di Taipei, Ibu Kota Taiwan, Minggu (25/10). Mereka menuntut pembebasan 12 dem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV