Protes Merebak di Belarus Setelah Lukashenko Dilantik Secara Diam-Diam
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Protes Merebak di Belarus Setelah Lukashenko Dilantik Secara Diam-Diam
VOA Indonesia - Protes Merebak di Belarus Setelah Lukashenko Dilantik Secara Diam-Diam
Ribuan warga Belarus menggelar demonstrasi massal, Rabu malam (23/9) untuk mengecam pelantikan Presiden Alexander Lukashenko yang dilakukan secara diam-diam. Pasukan keamanan di ibu kota Minsk menembakkan meriam air ke arah pengunjuk rasa dan menyeret puluhan di antaranya setelah kantor berita Belarus, Belta, melaporkan bahwa Lukashenko, 66 tahun, dilantik untuk masa jabatan keenam, menentang demonstrasi massal yang menuntut diakhirinya pemerintahan Lukashenko selama 26 tahun setelah pemilu yang kontroversial bulan lalu. Lukashenko bersikeras ia memenangkan pemilu 9 Agustus dengan telak yaitu mendapat 80 persen suara, terlepas dari klaim yang beredar luas di dalam dan di luar negeri bahwa pemungutan suara itu sangat dicurangi agar ia tetap berkuasa. “Kita tidak sekadar memilih seorang presiden. Kita mempertahankan nilai-nilai kita, kehidupan damai kita, kedaulatan kita dan kemandirian kita,” kata Lukashenko dalam pidatonya kepada ratusan pejabat yang hadir dalam pelantikan dan terlihat murung. “Saya tidak dapat, saya tidak punya hak untuk mengabaikan rakyat Belarus”, katanya. Meskipun Lukashenko bersikeras mengenai mandatnya itu, sedikit saja tanda-tanda merayakannya.  Pihak berwenang menutup ibu kota Minsk bagi iring-iringan kendaraan Lukashenko sebelum acara pelantikan, yang tidak disiarkan melalui televisi pemerintah.  Pelantikan itu tidak dihadiri pejabat asing termasuk perwakilan dari Rusia, sekutu terdekat Lukashenko. Dalam wawancaranya bersama VOA, Senator Amerika, Jack Reed, seorang anggota komite Angkatan Bersenjata Senat mengatakan, pelantikan secara diam-diam merupakan indikasi bahwa Lukashenko telah kehilangan dukungan dari rakyat Belarus. [lj/uh
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Belarus dan Rusia Dikabarkan akan Menanggapi Ancaman Eksternal Bersama
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan kepada Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo lewat ...
Infeksi Covid-19 di Eropa, AS Bertambah
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Infeksi virus corona terus merangkak di banyak bagian AS dan Eropa, sementara korban tewas di seluru...
Bentrokan Demonstran dan Pasukan Irak, Sedikitnya 39 Luka
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Sedikitnya 39 orang luka-luka ketika pasukan keamanan Irak bentrok dengan demonstran anti-pemerintah...
Zelenskiy dan Poroshenko Berikan Suara di TPS
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Warga Ukraina, Minggu (25/10), memberikan suara untuk pemilu lokal, yang dipandang sebagai uji coba ...
Redam Lonjakan Pandemi, Spanyol Berlakukan Jam Malam Nasional
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, Minggu (25/10), mengumumkan status darurat kedua dan memberla...
Paus Umumkan 13 Kardinal Baru
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Paus Fransiskus, Minggu (25/10). mengumumkan 13 kardinal baru, termasuk Uskup Agung Washington DC Wi...
Atasi Pengaruh China, India Beri Kapal Selam untuk Myanmar
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
India telah memberikan kapal selam kepada Myanmar sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengaruh mi...
Jelang Sidang Khusus Parlemen, Demonstran Kembali Padati Pusat Kota
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ribuan demonstran berkumpul di pusat perbelanjaan di Bangkok, Thailand, Minggu (25/10), setelah Perd...
Singapura Tangguhkan Dua Vaksin Flu Setelah Kematian di Korsel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Singapura telah menghentikan sementara penggunaan dua vaksin influenza sebagai tindakan kewaspadaan....
Warga Taiwan Pawai, Tuntut Pembebasan 12 Demonstran Hong Kong
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:26 WIB
Ratusan orang berpawai di Taipei, Ibu Kota Taiwan, Minggu (25/10). Mereka menuntut pembebasan 12 dem...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV