Anwar Ibrahim Beberkan Rencana "Jatuhkan Muhyiddin Yasin" dan Bentuk Pemerintahan Baru
Elshinta
Jumat, 25 September 2020 - 12:49 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Anwar Ibrahim Beberkan Rencana
DW.com - Anwar Ibrahim Beberkan Rencana "Jatuhkan Muhyiddin Yasin" dan Bentuk Pemerintahan Baru

"Secara meyakinkan, kami memiliki mayoritas yang kuat dan hebat. Saya tidak berbicara tentang empat, lima atau enam ... tapi lebih dari itu," kata Anwar Ibrahim hari Rabu (23/9). "Dengan dukungan yang jelas dan tak terbantahkan serta mayoritas di belakang saya, pemerintah yang dipimpin oleh ... Muhyiddin Yassin telah jatuh," kata pimpinan oposisi Malaysia itu.

Dia menjelaskan bahwa dirinya telah diizinkan untuk bertemu dengan raja pada Selasa (22/9), tetapi kemudian ditunda karena raja berada di rumah sakit untuk perawatan. Dia mengatakan dia tidak akan mengungkapkan detail rencananya sampai bisa bertemu raja.

Belum ada tanggapan segera dari PM Muhyiddin Yassin, yang renacananya akan memberikan pidato di televisi Rabu malam (23/9) waktu setempat. Muhyddin Yassin telah berjuang untuk mempertahankan dukungan di tengah pertikaian dalam koalisinya yang hanya punya mayoritas dengan kelebihan dua kursi.

Anwar Ibrahim berjanji pulihkan aliansi 2018

Menteri Sains dan Teknologi Khairy Jamaluddin membantah klaim Anwar Ibrahim soal pemerintahan yang sedang guncang. Dia mengirim posting di Twitter dengan gambar rapat Kabinet dan menulis: "Rapat kabinet baru saja berakhir. Tidak ada yang roboh atau jatuh."

Anwar Ibrahim mengatakan, dia akan memulihkan aliansinya yang terpilih pada 2018 tetapi runtuh setelah Muhyiddin Yassin menarik partainya dari koalisi dan membentuk koalisi baru dengan partai-partai yang tercemar korupsi untuk membentuk pemerintahan Maret lalu.

Jika berhasil, Anwar Ibrahim akan menandai langkah sensasional baru untuk kembali ke panggung politik Malaysia setelah menempuh jalan berliku sejak kembali ke politik pada 1990-an.

Politisi kawakan jatuh bangun lewat jalan berliku

Anwar Ibrahim pernah menjadi petinggi Malaysia di era Mahathir Mohammad, namun kemudian dijatuhkan sendiri oleh Mahathir dengan tuduhan homoseksual dan korupsi pada tahun 1998. Tahun 2014 dia dipenjara untuk kedua kalinya karena tuduhan sodomi.

Anwar Ibrahim dan pendukungnya telah lama membantah tuduhan sodomi tersebut dan menyebut tuduhan itu sebagai jurus politik untuk membungkam mereka. Namun alih-alih menyerah, Anwar Ibrahim kemudian mengakhiri perseteruannya dengan Mahathir Mohammad dari sel penjara. Keduanya lalu membentuk aliansi baru dan secara sensasionak menang besar dalam pemilu Mei 2018.

Mahathir Mohammad kemudian menjadi perdana menteri untuk kedua kalinya, dengan janji bahwa pada paruh kedua masa legislasi dia akan menyerahkan kekuasaan kepada Anwar Ibrahim, yang beberapa hari setelah pemilu dibebaskan dari penjara berdasarkan pengampunan kerajaan. Namun kemdian, aliansi Mahathir Mohammad berantakan dan Anwar Ibrahim juga gagal menjadi Perdana Menteri.

hp/as (ap, rtr)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kenali Penyakit Hepatitis dari A Sampai E
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Berkat kerja keras Harvey J. Alter (AS), Michael Houghton (Inggris) dan Charles M. Rice (AS) yang me...
Dua Ilmuwan Perempuan Penemu Gunting Genetika Dianugerahi Nobel Kimia 2020
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Emmanuelle Charpentier dari Perancis dan Jennifer Doudna dari AS dianugerahi Nobel Kimia 2020 untuk ...
Bagaimana Pulau Samsø Ingin Menyelamatkan Dunia
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Orang yang ingin tinggal di pulau Samsø di Laut Baltik, harus menyenangi alam. Juga ketenangan dan ...
Kerusakan Lingkungan Akibat Produksi Narkoba dan Obat Rekreasi
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Produksi kokain mencapai tingkat rekor tinggi, konsumsi opium juga meningkat dalam dekade terakhir. ...
Apa yang Kita Pelajari dari Tikus Lucu Arktik ini?
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Benua Arktik di Kutub Utara terus mencair dan membawa perubahan muram pada ekosistem Bumi. Perkemban...
Kembang Kempis Aplikasi Layanan Kencan Online di Pakistan  
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Tiga tahun berlalu dan Muhammad Ali Shah belum juga menemukan jodohnya di situs layanan kencan onlin...
Perlahan dan Pasti, Generasi Muda Afrika Sambut Mata Uang Kripto
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Afrika sedang mengalami revolusi ekonomi yang disokong teknologi digital. Dalam setahun belakangan i...
Phillis Wheatley Merdeka dari Perbudakan Berkat Kepiawaian Berpuisi
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Anak perempuan berkulit hitam itu usianya diperkirakan baru sekitar tujuh atau delapan tahun ketika ...
Cuci Tangan Sebagai Ritual Keagamaan
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Dalam masa pandemi Covid-19, mencuci tangan secara teratur dan menyeluruh merupakan salah satu langk...
Pergulatan Prancis Melawan Islamisme  
Jumat, 23 Oktober 2020 - 10:33 WIB
Akhir September lalu Prancis dikejutkan oleh serangan senjata tajam terhadap pejalan kaki di depan b...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV