Negara-negara Berkembang: Menentang Intervensi Urusan Dalam Tiongkok dengan Isu Hong Kong dan Xinjiang
Elshinta
Senin, 28 September 2020 - 10:50 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Negara-negara Berkembang: Menentang Intervensi Urusan Dalam Tiongkok dengan Isu Hong Kong dan Xinjiang
CRI - Negara-negara Berkembang: Menentang Intervensi Urusan Dalam Tiongkok dengan Isu Hong Kong dan Xinjiang

Dalam pemandangan umum di depan sidang ke-45 Dewan Pengurus Hak Asasi Manusia (HAM) PBB pada Hari Jumat lalu, wakil berbagai negara beramai-ramai menyatakan dukungan kepada Tiongkok terkait isu Hong Kong dan Xinjiang.

Wakil dari Venezuela menyatakan dengan tegas menentang negara lain menuding Tiongkok tanpa alasan terkait masalah Xinjiang.

Wakil Kamboja menyatakan perdamaian dan keamanan merupakan syarat penting bagi kepemilikan HAM.

Wakil Kamboja mendesak negara-negara tertentu harus menghormati kenyataan mendasar seputar masalah Xinjiang dan berhenti mengintervensi urusan dalam negeri Tiongkok.

    Wakil Myanmar mendesak semua negara jangan menyalahgunakan Dewan Pengurus HAM PBB dengan tujuan politik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kekuatan Baru Olahraga Musim Dingin Tiongkok Bertumbuh
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
 Waktu menawar diri sebagai tuan rumah Olimpiade Musim Dingin tahun 2022, pemerintah Tio...
Barang Pameran CIIE Ke-3 Senilai US$ 8,7 Juta Telah Lewati Bea Cukai
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekspo Impor Internasional Tiongkok (CIIE) ketiga akan diadakan di Shanghai pada awal bulan November ...
“Gencatan Senjata” Kekal di Libia Beri Sinyal Positif
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Hari Jum`at lalu (23/10) PBB mengumumkan, kedua belah pihak yang terlibat dalam bentrokan Libia mena...
Trump Berikan Suara kepada Diri Sendiri
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Tanggal 24 yakni 10 hari menjelang pemilihan presiden AS yang dijadwalkan pada 3 November 2020 menda...
Rakyat Korut Tidak Akan Lupakan Bantuan Tentara Sukarelawan Rakyat Tiongkok
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Pada saat genap 70 tahun Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea yang dilakukan oleh Tentara Suk...
Xi Jinping Nyatakan Simpati Kepada Presiden Polandia
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Xinhua, Presiden Xi Jinping kemarin (25/10) mengirim surat ucapan simpati kepada Presiden Polandia? ...
Sudan Resmi Hidupkan Pertukaran Ekonomi dan Perdagangan dengan Israel
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Kementerian Luar Negeri Sudan pada Minggu lalu (25/10) mengumumkan bahwa Sudan secara resmi menghidu...
Karya Publikasi Seputar Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea Diluncurkan di Beijing
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Serial karya publikasi seputar Peringatan Perang  Perang Melawan Agresi AS dan Membantu Korea k...
Spanyol Kembali Masuki Kondisi Darurat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez kemarin (25/10) mengumumkan Spanyol sekali lagi memberlakukan ...
Integrasi Ekonomi Malam dan Ekonomi Digital Tiongkok Kian Meningkat
Senin, 26 Oktober 2020 - 11:28 WIB
Ekonomi malam dan ekonomi digital Tiongkok sedang mempercepat proses integrasi, dan terus memperluas...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV