Peringatkan Bahaya Kelaparan, PBB Keluarkan $100 Juta untuk 7 Negara
Elshinta
Kamis, 19 November 2020 - 10:28 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Peringatkan Bahaya Kelaparan, PBB Keluarkan $100 Juta untuk 7 Negara
VOA Indonesia - Peringatkan Bahaya Kelaparan, PBB Keluarkan $100 Juta untuk 7 Negara
Kantor Urusan Bantuan Kemanusiaan PBB mengeluarkan dana bantuan darurat sebesar 100 juta dolar ke tujuh negara yang berisiko menghadapi kelaparan di Afrika dan Timur Tengah di tengah konflik dan pandemi COVID-19.  Sebuah pernyataan yang dikeluarkan kantor itu, Selasa malam (17/11), menyebutkan 80 juta dolar dari dana itu akan diserahkan ke Afghanistan, Burkina Faso, Kongo, Nigeria, Sudan Selatan dan Yaman. Sekitar 20 juta dolar sisanya disisihkan untuk “tindakan antisipatif dalam memerangi kelaparan di Ethiopia, menyusul meletusnya pertempuran di wilayah Tigray Utara bulan ini. “Tanpa tindakan segera, kelaparan bisa menjadi kenyataan dalam beberapa bulan mendatang di beberapa wilayah Burkina Faso, di wilayah timurlaut Nigeria, di Sudan Selatan, dan di Yaman. Ini akan menjadi pertama kalinya kelaparan diumumkan terjadi sejak 2017 di beberapa bagian Sudan Selatan, kata pernyataan itu. “Kembali ke masa kelaparan bukanlah sesuatu yang bisa dibenarkan di dunia di mana ada lebih dari cukup makanan tersedia untuk semua orang, kata Kepala Urusan Bantuan Kemanusiaan PBB Mark Lowcock. PBB mengatakan dana itu akan digunakan untuk membantu kelompok-kelompok yang paling rentan, terutama perempuan, anak perempuan dan penyandang disabilitas. Dana tersebut akan dialokasikan sebagai berikut: 15 juta dolar ke Afghanistan, 6 juta dolar ke Burkina, 7 juta dolar ke Kongo, 15 juta dolar ke Nigeria Timur, 7 juta dolar ke Sudan Selatan, dan 30 juta dolar ke Yaman. Negara-negara itu berada dalam keadaan yang tidak stabil akibat konflik atau serangan ekstremis. (ab/uh)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Beijing: Washington Harus ‘Bayar Mahal’ Jika Dubes AS untuk PBB ke Taiwan
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
China pada hari Kamis (7/1) mengancam bahwa Amerika Serikat akan “membayar mahal” jika duta bes...
Australia Kurangi Setengah Jumlah Pelancong Internasional Lewat Udara
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Pemerintah Australia. Jumat (8/1), mengatakan akan segera mengurangi hampir separuh jumlah pelancong...
Perempuan Tewas Akibat Serangan Hiu di Selandia Baru
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Seorang perempuan tewas akibat serangan hiu di Selandia Baru. Pihak berwenang setempat mengatakan, ...
PM Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin COVID-19 di Singapura
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menerima dosis pertama vaksin COVID-19, Jumat (8/1), sewak...
Gelombang Dingin Selimuti Banyak Wilayah China
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Gelombang udara dingin masih menyelimuti banyak wilayah di China, Jumat (8/1). Beberapa kawasan mel...
Pemimpin Agung Iran Larang Vaksin dari AS, Inggris
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei, Jumat (8/1), melarang Iran mengimpor vaksin COVID-19 bu...
AS, Keluarga Korban Pesawat Ukraina Inginkan Pemimpin Iran Hadapi Pengadilan Internasional
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Keluarga korban yang tewas setelah Iran menembak jatuh pesawat penumpang Ukraina Januari tahun lalu ...
Uni Eropa Lipat Gandakan Pembelian Dosis Vaksin COVID-10 Buatan Pfizer-BioNTech
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Uni Eropa telah mencapai kesepakatan dengan Pfizer-BioNTech untuk mendapatkan tambahan 300 juta dosi...
Lubang Besar Menganga di Halaman Parkir di Rumah Sakit Napoli
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Para pejabat di Napoli, Italia, hari Jumat melaporkan lubang besar seluas 2.000 meter persegi terbuk...
WHO: Negara-negara Miskin Tak Mendapatkan Vaksin COVID-19 
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan negara-negara kaya telah membeli sebagian besar pasokan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV