Xi Jinping: Kita Harus Mempertimbangkan Kesejahteraan Rakyat dan Menjunjung Tinggi Konsep Komunitas Senasib Sepenanggungan
Elshinta
Kamis, 19 November 2020 - 10:30 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Xi Jinping: Kita Harus Mempertimbangkan Kesejahteraan Rakyat dan Menjunjung Tinggi Konsep Komunitas Senasib Sepenanggungan
CRI - Xi Jinping: Kita Harus Mempertimbangkan Kesejahteraan Rakyat dan Menjunjung Tinggi Konsep Komunitas Senasib Sepenanggungan

Pertemuan pemimpin negara-negara BRICS Ke-12 diadakan secara virtual pada malam hari Selasa lalu (17/11). Presiden Tiongkok Xi Jinping menghadiri pertemuan tersebut dan menyampaikan pidato penting.

Xi Jinping menekankan bahwa kini dunia terpapar pandemi dan perubahan drastis yang tak pernah terlihat dalam satu abad secara bertumpang tindih, susunan internasional sedang berubah secara mendalam, masyarakat manusia sedang mengalami pandemi terparah dalam satu abad, dan ekonomi dunia sedang mengalami resesi terburuk sejak Depresi Besar pada tahun 1930-an. Namun, kita sangat yakin bahwa masa yang bertemakan perdamaian dan pembangunan tidak akan berubah, multi polarisasi dunia dan globalisasi ekonomi tidak mungkin terbalikkan. Kita harus bertolak dari kesejahteraan rakyat, menjunjung tinggi konsep komunitas senasib sepenanggungan, dan dengan tindakan riil memberikan berkontribusi kita pada pembangunan dunia yang lebih baik.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemenlu Tiongkok Bantah Tuduhan AS Soal Senjata Nuklir
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Jubir Kemenlu Tiongkok Hua Chunying dalam jumpa pers mengatakan, komunitas internasional bisa member...
Kemenlu Tiongkok Tanggapi NYSE Cabut “Delist” Perusahaan Tiongkok
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
New York Stok Exchange (NYSE) menyatakan tidak lagi menuntut “delist” tiga perusahaan Ti...
Mengapa NYSE Cabut Keputusan “Delist” Perusahaan Tiongkok
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
New York Stock Exchange (NYSE) dalam pernyataannya yang diluncurkan hari Senin lalu (4/1) mengatakan...
MIIT Tiongkok: Memperluas Kapasitas Produksi untuk Menjamin Penyuplaian Vaksin Virus Corona
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) Tiongkok hari Selasa mengumumkan, pihaknya ...
Iran Tidak Akan Merundingkan Kemampuan Pertahanannya
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Kantor Berita Xinhua: Menurut kantor berita Republik Islam Iran (IRNA), juru bicara Kementerian Luar...
Bank Dunia Prediksi Ekonomi Dunia 2021 Tumbuh 4%
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Menurut laporan “World Economic Outlook” terbaru dari Bank Dunia kemarin (5/1), Bank Dun...
Kuliner Guoguo yang Bawa Kemakmuran
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB

Tata Tertib di Beijing Normal Seperti Sebelumnya
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB

Kongres AS Menjadi Kacau Balau, Bagaimana Pandangan Netizen Mancanegara
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Kekacauan terjadi di Gedung Capitol, Washington DC. antara massa pendukung Presiden Donald Trump den...
AS Yang Retak Kemungkinan Bakal Menjadi Resiko Yang Terbesar bagi Dunia
Sabtu, 09 Januari 2021 - 12:01 WIB
Grup Eurasia, perusahaan konsultasi politik terkenal belakangan ini mengumumkan laporan Sepuluh Resi...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV