PM Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin COVID-19 di Singapura
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
PM Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin COVID-19 di Singapura
VOA Indonesia - PM Jadi Orang Pertama yang Disuntik Vaksin COVID-19 di Singapura
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong menerima dosis pertama vaksin COVID-19, Jumat (8/1), sewaktu negara kota itu mulai menggelar program vaksinasi untuk pekerja medis dan pekerja garis depan. Lee Hsien Loong menerima vaksin Pfizer-BioNTech di Rumah Sakit Umum Singapura. "Ini tidak menimbulkan rasa sakit. Ini efektif. Dan ini penting. Saya berharap warga Singapura akan menerimanya saat kami menggelar program vaksinasi. Kita memiliki jumlah vaksin yang memadai," kata perdana menteri berusia 68 tahun itu kepada wartawan. Lee mengatakan akan ada cukup vaksin untuk semua orang di Singapura, termasuk non warga negara yang tinggal di sana, paling lambat pada kuartal ketiga 2021 atau akhir tahun. Singapura sejauh ini memiliki 58.836 kasus virus corona, dengan 29 kematian. Varian baru virus corona yang lebih mudah menular dan pertama kali ditemukan di Inggris telah terdeteksi di negara kecil itu. Kementerian Kesehatan, akhir Desember lalu, menyatakan dua orang di Singapura yang kembali dari Inggris terdeteksi telah tertular varian baru itu. Salah satunya adalah pilot Singapore Airlines yang melakukan perjalanan ke Inggris untuk bekerja dari 19 hingga 22 Desember. Tes pada 23 Desember menunjukkan hasil negatif, namun ia menderita demam tiga hari kemudian. Pada 29 Desember, tes menunjukkan, ia telah tertular varian baru virus corona. Kasus kedua adalah seorang asing pemegang izin kerja yang tiba dari Inggris pada 7 Desember. Dia mengakhiri karantina 14 hari pada 21 Desember setelah dites negatif pada 17 Desember. Namun kemudian ia menderita nyeri tubuh dan dinyatakan positif terkena varian baru virus itu pada 29 Desember. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perancis Suntik Vaksin AstraZeneca untuk Lansia Usia 65 Tahun
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Perancis kini akan memvaksinasi warga berusia 65 tahun ke atas dengan vaksin COVID-19 yang dikembang...
Finlandia Kembali Berlakukan Keadaan Darurat karena Lonjakan Infeksi COVID-19
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Pemerintah Finlandia kembali memberlakukan keadaan darurat, yang berdampak pada penutupan sejumlah r...
Ahli Epidemiologi Duga Varian Baru Virus Corona Sudah Banyak Tersebar di Indonesia
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Pemerintah telah mendeteksi dua kasus varian baru virus corona B117 yang berasal dari Inggris. Namun...
Kawanan Pria Bersenjata Bunuh 3 Pekerja Media Perempuan Afghanistan
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Sejumlah pejabat di Afghanistan, Selasa (2/3) menyatakan sekelompok pria bersenjata tak dikenal tela...
AS Umumkan Sejumlah Sanksi atas Peran Rusia dalam Serangan terhadap Navalny
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Pemerintahan Biden, Selasa (2/3) mengumumkan sejumlah sanksi terhadap beberapa warga Rusia terkait p...
Nigeria Terima 4 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Melalui COVAX
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Nigeria, Selasa (3/2) menerima hampir empat juta dosis vaksin COVID-19, gelombang pertama negara itu...
RSF Gugat Putra Mahkota Saudi terkait Pembunuhan Jurnalis Khashoggi
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Kelompok pemantau media “Reporters Without Borders” hari Selasa (2/3) mengatakan mereka telah me...
Perancis dan Sekutu akan Ajukan Protes Aktivitas Nuklir Iran ke IAEA
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Perancis dan negara-negara Barat mitranya berencana melanjutkan protes dalam beberapa hari mendatang...
Dubes AS untuk PBB Tuntut Informasi soal Tahanan Suriah
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Duta Besar AS untuk PBB, Selasa (2/3) menuntut Suriah untuk mengumumkan status para tahanan dan meng...
Perusahaan Merck Bersedia Bantu Produksi Vaksin Johnson & Johnson
Rabu, 03 Maret 2021 - 08:28 WIB
Raksasa perusahaan farmasi AS, Merck bersedia membantu pesaingnya Johnson & Johnson dalam pembuatan ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV