Australia Kurangi Setengah Jumlah Pelancong Internasional Lewat Udara
Elshinta
Sabtu, 09 Januari 2021 - 11:56 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Australia Kurangi Setengah Jumlah Pelancong Internasional Lewat Udara
VOA Indonesia - Australia Kurangi Setengah Jumlah Pelancong Internasional Lewat Udara
Pemerintah Australia. Jumat (8/1), mengatakan akan segera mengurangi hampir separuh jumlah pelancong internasional yang datang dengan pesawat. Tindakan tersebut diambil dalam upaya mencegah penyebaran varian baru virus corona yang sangat menular dan pertama kali diidentifikasi di Inggris. Petugas kebersihan di hotel karantina Brisbane yang didiagnosis positif tertular Covid-19, Rabu (6/1), merupakan orang pertama yang diketahui terinfeksi varian baru itu di Australia. Sejumlah kasus lain yang terdeteksi berasal dari para pelancong yang saat ini sedang menjalani karantina wajib di hotel. Perdana Menteri Scott Morrison mengatakan para pemimpin negara bagian telah menyetujui bahwa kedatangan internasional ke bandara negara bagian New South Wales, Queensland dan Australia Barat akan dikurangi setengahnya hingga 15 Februari. Jumlah pelancong ke negara bagian Victoria tidak akan diubah mengingat angkanya yang sudah relatif rendah. Pihak berwenang di Brisbane mengunci kota terpadat ketiga di Australia itu selama tiga hari mulai Jumat (8/1) malam untuk mencegah kemungkinan terjadinya penyebaran. Penasihat kesehatan utama pemerintah Australia Paul Kelly mengatakan siapa pun yang pernah berada di Brisbane sejak 2 Januari juga harus diisolasi. "Masalah utama kami adalah untuk menjaga keamanan warga Australia dan untuk benar-benar memastikan bahwa varian baru ini tidak  beredar di Australia. Alasannya karena akan jauh lebih sulit dikendalikan," kata Kelly. Penggunaan masker juga diwajibkan untuk pertama kalinya di Brisbane dan beberapa kota sekitarnya, kata pemerintah negara bagian Queensland. [ab/uh]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turki Tuduh Jet Yunani Ganggu Kapal Turki
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Turki, Selasa (23/2) menuduh jet-jet tempur Yunani "mengganggu" kapal Turki di Laut Aegea akibat ket...
Protes Antikudeta Myanmar Berlangsung Lagi Setelah Pemogokan Umum
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Para pengunjuk rasa di Myanmar ambil bagian dalam demonstrasi menentang junta militer negara itu, Se...
Capai Kesepakatan, Facebook akan Cabut Blokade Terhadap Konten Berita Australia
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Raksasa media global, Facebook memulihkan konten berita ke penggunanya di Australia setelah menyeles...
Pemimpin Inggris Optimis Pembatasan COVID-19 Dapat Berakhir 21 Juni
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Perdana Menteri Boris Johnson, Selasa (23/2) menyatakan sangat optimis bahwa semua pembatasan COVID-...
Biden, Trudeau Bahas COVID dan Ancaman Perubahan Iklim
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Presiden AS Joe Biden bertemu secara virtual, Selasa (23/2) dengan Perdana Menteri Justin Trudeau, m...
Israel Vaksinasi Separuh Penduduknya dengan Vaksin Pfizer
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Hampir separuh dari penduduk Israel telah divaksinasi dengan setidaknya satu dosis vaksin Pfizer-Bio...
Pfizer dan Moderna Janjikan Peningkatan Besar Pasokan Vaksin
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Setelah produksi awal yang lambat dan mengecewakan, beberapa eksekutif perusahaan farmasi Selasa men...
Menlu RI akan Kunjungi Myanmar di Tengah Tekanan terhadap Para Jenderal
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Menteri luar negeri Indonesia berencana terbang ke Myanmar hari Kamis (25/2) mendatang dalam kunjung...
PBB: Korban Sipil Afghanistan Melonjak Setelah Pembicaraan Damai Dimulai
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Perserikatan Bangsa-Bangsa, Selasa (23/2) menyatakan kematian dan jumlah warga sipil yang cedera di ...
Bank Dunia Ancam Hentikan Bantuan Vaksin Lebanon
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:27 WIB
Bank Dunia, Selasa (23/2) mengancam akan menangguhkan pembiayaan multi-jutaan dolar untuk vaksinasi ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV