Pemimpin Hong Kong Tepis Kekhawatiran Soal Perubahan Sistem Pemilu
Elshinta
Rabu, 31 Maret 2021 - 16:11 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pemimpin Hong Kong Tepis Kekhawatiran Soal Perubahan Sistem Pemilu
VOA Indonesia - Pemimpin Hong Kong Tepis Kekhawatiran Soal Perubahan Sistem Pemilu
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam menepis kekhawatiran bahwa perubahan pada sistem pemilu akan mempengaruhi rencana kota untuk mencapai hak pilih universal dan memungkinkan penduduk kota dapat memilih pemimpin mereka. “Saya juga, dengan sangat tegas menyatakan pemerintah pusat sangat tulus memberikan rakyat Hong Kong cara yang lebih demokratis, yaitu hak pilih universal,” kata Lam, Selasa (30/3). Pernyataan itu datang ketika China, secara drastis mengurangi jumlah kursi yang dipilih langsung di badan legislatif Hong Kong. Itu dinilai sebagai suatu kemunduran bagi gerakan demokrasi di wilayah tersebut. Perubahan itu diumumkan setelah pertemuan dua hari dari badan legislatif tertinggi China. Lam menyalahkan anggota parlemen pro-demokrasi tahun 2014 atas penolakan proposal yang dapat memungkinkan penduduk untuk memilih kepala eksekutif mereka, dengan syarat Beijing dapat melakukan pengujian terhadap para kandidat. "Pada tiga kesempatan sejak 1997, Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional mengeluarkan keputusan atau interpretasi yang memungkinkan kita bergerak maju. Namun siapa yang telah mengancam beberapa perbaikan itu? Saya yakin Anda punya jawaban," kata Lam. Lam juga mengemukakan hari Selasa bahwa komite baru untuk proses penyaringan kandidat itu akan terdiri dari beberapa pejabat pemerintah utama yang juga dipercaya oleh pemerintah pusat. Oposisi politik di Hong Kong - yang lebih menginginkan demokrasi, melihat beberapa perubahan itu sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk menghambat mereka menduduki jabatan politik. Ketua Partai Demokrat Lo Kin-hei menyampaikan sebagian besar warga Hong Kong tidak akan senang dengan perubahan tersebut. Lo menambahkan sejumlah anggota Partai Demokrat masih membahas apakah mereka berencana untuk mencalonkan diri dalam pemilihan. [mg/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Hadapi Jam Malam di Amman, Musisi Tampil Online Selama Ramadan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah kelompok musik Suriah di Yordania tampil online untuk menghibur penggemar mereka selama Ramad...
Australia Tawarkan ‘Tempat Berlindung’ Bagi Warga Negara Myanmar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Australia menawarkan tempat berlindung yang aman bagi warga negara Myanmar yang saat ini berada di n...
Pfizer, BioNTech akan Sumbang Vaksin COVID-19 untuk Olimpiade
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin COVID-19 produksi mereka untuk atlet-atlet yang sedang...
Maroko Tuduh Jerman Lakukan Tindakan Bermusuhan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Maroko, Kamis (6/5), menarik duta besarnya di Jerman untuk konsultasi. Kerajaan di Afrika Utara itu ...
Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Di luar masjid "House of Wisdom" di Berlin, satu tim medis yang terdiri dari warga asal Libya, Suria...
Uni Eropa akan Izinkan AS, Kanada, Norwegia dalam Proyek Militer
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Uni Eropa hari Kamis, (6/5) mengumumkan rencana akan mengizinkan Amerika, Kanada dan Norwegia untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV