Pejabat AS Prihatin atas Penempatan Militer Rusia di Krimea
Elshinta
Kamis, 15 April 2021 - 12:26 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pejabat AS Prihatin atas Penempatan Militer Rusia di Krimea
VOA Indonesia - Pejabat AS Prihatin atas Penempatan Militer Rusia di Krimea
Pengerahan besar-besaran pasukan militer Rusia ke Krimea memprihatinkan Amerika. Direktur Badan Intelijen Pusat Amerika (CIA) menjawab pertanyaan komisi intelijen Senat mengenai pengerahan itu dan kemungkinan imbasnya. Penempatan militer Rusia dalam jumlah besar di Krimea bisa memfasilitasi kemungkinan serangan militer terbatas, ujar Direktur CIA William Burns dalam sidang Komisi Intelijen Senat, Rabu (14/4). "Menurut saya, jelas penempatan pasukan militer Rusia di Krimea dan di perbatasan Donbass sangat memprihatinkan. Itu, menurut saya, memberi sinyal Rusia hendak mencoba mengintimidasi kepemimpinan Ukraina, sinyal ke Amerika. Jumlah militer di sana telah mencapai titik di mana, itu juga bisa menjadi dasar akan serangan militer terbatas," kata Burns. Direktur Badan Intelijen Pertahanan, Letnan Jenderal Scott Berrier menyuarakan keprihatinan serupa. Hadir dalam sidang yang sama, ia mengatakan bahwa Rusia dalam posisi siap "setiap saat" untuk melancarkan "serangan dengan sasaran terbatas." Berrier mengatakan, "Bekerja sama dengan mitra kita di Staf Gabungan J2, Komando Eropa, NATO, dan lima mitra utama kita, Rusia telah memposisikan diri untuk memberi pilihan kepada diri mereka sendiri. Jadi, walaupun kita telah menyaksikan pengerahan besar pasukan militer di sana, mereka bisa jadi sebenarnya melakukan serangkaian latihan yang akan dimulai kapan saja. Atau, mereka bisa saja, jika mau, mungkin melakukan serangan dengan sasaran terbatas. Mereka mungkin akan mengambil pilihan itu. Sekarang ini kami tidak tahu apa rencana mereka. Saya setuju dengan Direktur Burns dan penilaiannya tentang situasi di sana. Kita bisa membahasnya lebih detail dalam sidang tertutup.” Dalam beberapa pekan terakhir ini, negara-negara Barat telah menyatakan keprihatinan atas penempatan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina timur dan di Krimea, yang dianeksasi Rusia dari Ukraina pada 2014. “Jadi, tidak hanya Amerika Serikat tetapi juga sekutu kita harus menganggap pengerahann pasukan militer itu sangat serius. Dan, saya tahu Direktur Haynes dan saya serta yang lainnya telah terlibat, demikian pula sejumlah pengarahan dan percakapan dengan sekutu kita, sehingga kita berbagi informasi dan, menurut saya, mereka juga mempunyai keprihatinan yang sama dengan kita. Dan itulah antara lain tujuan presiden menelepon Presiden Putin kemarin, untuk menyampaikan dengan sangat jelas betapa serius keprihatinan kami," tambah William Burns. Rusia mengatakan pihaknya mengerahkan pasukannya ke mana saja sesuai keinginannya, termasuk untuk tujuan pertahanan.[ka/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Program Restorasi Sepeda Bantu Anak-Anak Bermasalah di Australia
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah program restorasi sepeda, The Bike Collective, di Tasmania, tidak saja memperbaiki sepeda-sep...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Alya Lawindo, Remaja Minang yang Jadi Guru Ngaji di AS
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Lahir dan besar di AS tidak membuat sebagian diaspora Indonesia generasi kedua terlepas dari nilai-n...
Hadapi Jam Malam di Amman, Musisi Tampil Online Selama Ramadan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Sebuah kelompok musik Suriah di Yordania tampil online untuk menghibur penggemar mereka selama Ramad...
Australia Tawarkan ‘Tempat Berlindung’ Bagi Warga Negara Myanmar
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Australia menawarkan tempat berlindung yang aman bagi warga negara Myanmar yang saat ini berada di n...
Pfizer, BioNTech akan Sumbang Vaksin COVID-19 untuk Olimpiade
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Pfizer dan BioNTech akan menyumbangkan vaksin COVID-19 produksi mereka untuk atlet-atlet yang sedang...
Maroko Tuduh Jerman Lakukan Tindakan Bermusuhan
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Maroko, Kamis (6/5), menarik duta besarnya di Jerman untuk konsultasi. Kerajaan di Afrika Utara itu ...
Muslim di Berlin Ikuti Tes COVID Sebelum Salat Jumat
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Di luar masjid "House of Wisdom" di Berlin, satu tim medis yang terdiri dari warga asal Libya, Suria...
Uni Eropa akan Izinkan AS, Kanada, Norwegia dalam Proyek Militer
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:32 WIB
Uni Eropa hari Kamis, (6/5) mengumumkan rencana akan mengizinkan Amerika, Kanada dan Norwegia untuk ...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV