Cina Kecam G7, Tegaskan Taiwan Adalah "Urusan Dalam Negeri"
Elshinta
Jumat, 07 Mei 2021 - 16:17 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Cina Kecam G7, Tegaskan Taiwan Adalah
DW.com - Cina Kecam G7, Tegaskan Taiwan Adalah "Urusan Dalam Negeri"

Cina pada hari Kamis (06/05) mengutuk pernyataan bersama para menteri luar negeri anggota G7 yang menyatakan dukungan mereka terhadap Taiwan dan menyebut Beijing sebagai pengganggu. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin mengatakan bahwa hal tersebut adalah intervensi besar dalam urusan internal negaranya.

"Hong Kong, Tibet, dan Xinjiang ... semuanya adalah urusan internal Cina," kata Wenbin kepada wartawan.

Menteri luar negeri dari negara-negara anggota G7 setelah pertemuan di London mengkritik pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan Cina terhadap kaum minoritas Uighur di Xinjiang sekaligus sikap keras mereka terhadap Hong Kong.

Selain itu, G7 mengatakan bahwa mereka mendukung Taiwan untuk bergabung sebagai anggota Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan Majelis Kesehatan Dunia (WHA). G7 juga menyatakan keprihatinan mereka atas "tindakan sepihak apapun yang dapat meningkatkan ketegangan" di Selat Taiwan.

Wenbin pun menyebut pernyataan tersebut sebagai "tuduhan tidak berdasar."

"Ini adalah perusakan tak beralasan dari norma-norma hubungan internasional," ujarnya.

Wenbin menyarankan G7 seharusnya memberi perhatian lebih terhadap pemulihan ekonomi global dan membantu negara-negara berkembang alih-alih "mengobarkan konflik internasional".

"Mereka seharusnya tidak mengkritik dan mencampuri urusan negara lain dengan sikap sombong dan berkuasa, merusak prioritas utama kerja sama antipandemi internasional saat ini," katanya.

Taiwan menyambut dan "akan terus bekerja sama"

Selama ini Cina menganggap Taiwan sebagai wilayahnya sendiri dan menentang keras pengakuan atau pembukaan kedutaan besar Taiwan di tingkat internasional, termasuk di Indonesia. Cina baru-baru ini juga telah meningkatkan aktivitas militer di perairan dekat Taiwan sebagai upaya untuk untuk menegaskan klaim kedaulatannya.

Berbeda dengan Cina, pernyataan G7 disambut hangat oleh Taipei dan mengucapkan terima kasih atas dukungan tersebut.

"Taiwan akan terus memperdalam kemitraan kerja sama dengan negara-negara anggota G7, dan terus memberikan kontribusi positif terbesar untuk kesehatan global dan kesejahteraan masyarakat, juga perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik," kata juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Xavier Chang.

rap/hp (dpa, Reuters)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Dikirimi Balon Api, Israel Luncurkan Serangan Udara ke Jalur Gaza
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Serangan udara Israel ke Jalur Gaza pada Rabu (16/06), menjadi aksi balasan pertama di bawah pemerin...
Gelombang Pembatalan Hantui Proyek Batu Bara Cina di Luar Negeri
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Satu per satu proyek pembangunan pembangkit listrik batu bara yang dibiayai Cina di luar negeri berg...
Kim Jong Un Akui Korea Utara Sedang Hadapi Ancaman Wabah Kelaparan
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, dalam sebuah sidang Komite Sentral Partai Buruh Korut, mengimbau p...
Usai Pertemuan di Jenewa, Biden dan Putin Akan Gelar Konferensi Pers Terpisah
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Presiden AS Joe Biden dan Presiden Rusia Vladimir Putin, keduanya disertai delegasi tingkat tinggi, ...
Uni Eropa Cabut Larangan Masuk Untuk Warga AS dan 7 Negara Lain
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Negara-negara anggota Uni Eropa telah sepakat untuk mencabut pembatasan perjalanan terkait pandemi c...
Kapan Vaksin Covid-19 Akan Tersedia?
Kamis, 17 Juni 2021 - 09:11 WIB
Di seluruh dunia saat ini tercatat ada 160 kandidat vaksin. 50 diantaranya sudah melakukan uji klini...
Jens Stoltenberg: NATO Harus Berdiri Melawan Rezim Otoriter Cina dan Rusia
Rabu, 16 Juni 2021 - 10:30 WIB
"Di era persaingan global, Eropa dan Amerika Utara harus melawan rezim otoriter seperti Rusia d...
Korean Wave: Dari Investasi Ekonomi Pemerintah Korea Selatan Jadi Gerakan Sosial Dunia
Rabu, 16 Juni 2021 - 10:28 WIB
Foto dan video ribuan ojek online (ojol) memadati gerai restoran McDonald's untuk membeli menu e...
Duterte Tolak Bekerja Sama dalam Penyelidikan ICC soal Perang Melawan Narkoba Filipina
Rabu, 16 Juni 2021 - 10:28 WIB
Jaksa Utama Mahkamah Pengadilan Internasional (ICC), Fatou Bensouda pada Senin (14/06) meminta dilak...
Ketegangan Memuncak Jelang Parade Yahudi Ekstrem Kanan di Yerusalem
Rabu, 16 Juni 2021 - 10:28 WIB
Demonstrasi kelompok ultranasionalis Yahudi siap digelar pada Selasa (15/6) sore waktu setempat. Aks...
Live Streaming Radio Network