Arab Saudi: Ibadah Haji Tahun Ini Hanya Untuk 60 Ribu Jemaah Domestik
Elshinta
Minggu, 13 Juni 2021 - 02:07 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Arab Saudi: Ibadah Haji Tahun Ini Hanya Untuk 60 Ribu Jemaah Domestik
VOA Indonesia - Arab Saudi: Ibadah Haji Tahun Ini Hanya Untuk 60 Ribu Jemaah Domestik
Arab Saudi, Sabtu (12/6), mengumumkan akan mengizinkan penduduk kerajaan yang telah divaksinasi untuk melakukan ibadah haji. AFP mengutip Saudi Press Agency melaporkan Kementerian Haji mengatakan ibadah haji tahun ini hanya akan "terbuka untuk warga negara dan penduduk kerajaan, terbatas pada 60 ribu jemaah.” Ibadah haji, yang pelaksanaanya jatuh pada akhir Juli, akan dibatasi untuk mereka yang telah divaksinasi dan berusia di bawah 65 tahun tanpa penyakit kronis. Ini akan menjadi tahun kedua berturut-turut bagi Saudi dalam menerapkan kebijakan ibadah haji yang diperkecil di tengah perebakan pandemi virus corona. Jemaah haji yang melaksanakan ibadah haji pada tahun lalu maksimal hanya seebsar 10 ribu orang, jauh dari jumlah jemaah 2019 yang mencapai 2,5 juta. Dalam relaksasi pembatasan virus corona pada Oktober lalu, Arab Saudi membuka Masjidil Haram untuk pertama kalinya setelah ditutup selama tujuh bulan. Selain itu kegiatan umrah juga mulai dibuka secara parsial Jemaah umrah dibatasi hanya 20 ribu sehari, dengan total 60 ribu jemaah diizinkan untuk melakukan salat lima waktu di masjid. "Mengingat apa yang disaksikan seluruh dunia terkait pandemi virus corona dan munculnya varian baru, otoritas terkait terus memantau situasi kesehatan dunia," kata Kementerian Haji, Sabtu (12/6). “Mengingat kerumunan besar ketika melakukan ibadah haji, menghabiskan waktu lama di banyak tempat dan tempat-tempat tertentu… memerlukan tingkat pencegahan kesehatan tertinggi,” tambahnya dalam pernyataan. Ibadah haji dan umrah menghasilkan sekitar $12 miliar per tahun. Arab Saudi sejauh ini telah mencatat lebih dari 460 ribu infeksi virus corona, termasuk 7.536 kematian. [ah]    
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Banjir di Bangladesh, Ribuan Orang di Kamp Rohingya Kehilangan Tempat Tinggal
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Hujan lebat berhari-hari mengguyur kamp-kamp pengungsi Rohingya di Bangladesh Selatan, menghancurkan...
Raja Malaysia Kecam Pemerintah karena Sesatkan Parlemen
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Raja Malaysia, Kamis (29/7), menegur pemerintah Perdana Menteri Muhyiddin Yassin karena menyesatkan ...
Menlu AS Kunjung Kuwait untuk Perkokoh Hubungan
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Diplomat tinggi Amerika Serikat, Kamis (29/7), memulai kunjungan ke Kuwait, di mana ia melangsungkan...
Boneka “Amal Kecil” Mulai Misinya, Bangkitkan Kesadaran Nasib Pengungsi 
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Boneka raksasa bocah perempuan Suriah telah memulai perjalanan lintas benuanya. yang diharapkan akan...
Perawatan di ICU Bisa Sadarkan Warga Yang Belum Divaksinasi
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Satu pasangan suami istri di Arkansas menunda-nunda untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Mereka akh...
Tambahkan 33 Lokasi Warisan Dunia Baru
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Badan kebudayaan PBB (UNESCO) menambahkan 33 lokasi warisan baru ke dalam daftar. Lanskap Slate di b...
Dirjen WHO: China Harus Berikan Data Mentah tentang Asal-Usul Pandemi
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus hari Kamis (29/7) mengatakan bahwa penyelidikan asa...
Tokyo Alami Rekor Lonjakan Infeksi COVID-19 selama Olimpiade
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Para pejabat Tokyo melaporkan jumlah kasus virus corona tertinggi pada Kamis (29/7) untuk hari ketig...
Menlu AS di Kuwait, Bahas Isu Afghanistan dan Iran
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Menteri Luar Negeri AS Kamis (29/7) mengatakan bahwa AS sedang bernegosiasi dengan Kuwait dan negara...
Pakar: Vaksin Selamatkan 50 Juta Nyawa, Tapi COVID Ancam Kemajuan pada Masa Depan
Jumat, 30 Juli 2021 - 08:45 WIB
Program vaksinasi terhadap beberapa penyakit paling mematikan di dunia telah menyelamatkan puluhan j...
Live Streaming Radio Network