Israel Punya Banyak Vaksin Pfizer Lebih Dari yang Dibutuhkan
Elshinta
Kamis, 08 Juli 2021 - 09:36 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Israel Punya Banyak Vaksin Pfizer Lebih Dari yang Dibutuhkan
ABC.net.au - Israel Punya Banyak Vaksin Pfizer Lebih Dari yang Dibutuhkan

Israel menghadapi masalah vaksin yang berbeda dengan lain. Pemerintah Israel sedang berpacu dengan waktu untuk memberikan vaksin Pfizer tak terpakai ke negara lain. 

Di Israel, kebanyakan penduduk sudah divaksinasi.

Menurut laporan, selama beberapa pekan terakhir, Israel sedang berusaha menukar 1 juta dosis Pfizer dengan pengiriman baru yang dijadwalkan beberapa bulan ke depan.

Satu juta vaksin Pfzier yang dimiliki Israel akan berakhir masa berlakunya atau 'expiry date' pada akhir bulan Juli.

Awalnya, Israel menawarkan dosis tersebut kepada warga Palestina, namun ditolak karena terlalu dekat dengan 'expiry date'.

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett mengkonfirmasi jika ia telah berbicara dengan direktur eksekutif Pfizer, Albert Bourla tentang kemungkinan kesepakatan pertukaran vaksin.

Dia tidak menyebutkan negara mana yang dipertimbangkan, tetapi setiap hari kesepakatan tidak tercapai dan memperburuk tantangan logistik untuk bisa melakukannya tepat waktu.

Dalam sebuah wawancara dengan Radio 103 FM, Hezi levi, direktur jenderal Kementerian Kesehatan Israel, mengatakan masa berlaku dosis akan berakhir pada 31 Juli.

Selain itu, ia mengatakan kesepakatan apa pun harus mendapat ijin dari Pfizer juga.

Dia tidak mengatakan berapa banyak dosis yang ingin ditukar Israel, tetapi surat kabar Haaretz menyebutkan jumlahnya sekitar 1 juta.

"Kami sedang bernegosiasi dengan negara lain ... kami mengurusi hal ini siang dan malam," kata Hezi.

Dia membenarkan kesepakatan seperti itu pernah didiskusikan dengan Inggris pekan lalu, tetapimenurutnya kesepakatan belum terwujud dan mungkin "sudah berlalu".

Australia tidak akan mengomentari negosiasi vaksin

Seorang juru bicara Pfizer mengatakan perusahaan "senang mendiskusikan potensi permintaan donasi vaksin COVID Pfizer/BioNTech antar pemerintah negara-negara berdasarkan kasus per kasus, terutama jika akan membantu memastikan vaksin digunakan untuk melindungi orang dari penyakit COVID".

Secara keseluruhan, Israel telah memvaksinasi hampir 90 persen penduduk di atas usia 50 tahun, kelompok yang dianggap berisiko paling tinggi.

Sekitar seperlima dari semua warga Israel yang memenuhi syarat belum divaksinasi, menurut data dari Kementerian Kesehatan.

Seorang juru bicara Menteri Kesehatan Australia mengatakan Pemerintah Federal Australia tidak mengomentari negosiasi internasional tertentu.

"Itu berarti tambahan 400.000 dosis tiba pada bulan Juli lebih cepat dari jadwal.

"Mengingat lingkungan internasional yang sangat kompetitif, kami tidak mengidentifikasi atau mendahului negosiasi internasional tertentu."

Artikel ini diproduksi oleh Mariah Papadopoulos dari laporannya dalam Bahasa Inggris

ABC/Reuters

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Bulan Depan Australia Mulai Bagikan Visa Kerja Sektor Pertanian untuk Orang Asing
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Sebuah visa baru di Australia yang bisa memberi jalan untuk mendapatkan status penduduk tetap akan m...
Australia Tolak Berikan Visa Kepada Mantan Satpam Kedutaannya di Afghanistan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Australia telah mengevakuasi lebih dari 800 orang termasuk warga Afghanistan yang pernah membantu pa...
PM Morrison Desak Australia Hentikan Lockdown Jika Vaksinasi Sudah Cukup
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan supaya para menteri utama negara bagian untuk t...
Terbukti Korupsi Bansos, Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara Divonis 12 Tahun Penjara
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara dijatuhi hukuman pidana penjara selama 12 tahun dengan den...
Sebentar Lagi Musim Panen Gandum, Australia Butuh Ribuan Pekerja
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Setiap musim semi di Australia berarti masa panen raya gandum, dan pada tahun 2021 dibutuhkan ribuan...
Lockdown Semakin Memperjelas Adanya Kesenjangan Hidup di Sydney
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Elena Bermeister, seorang 'single mother' baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-40. ...
Kematian di Bawah 1.000 Orang, Indonesia Longgarkan PPKM di Beberapa Wilayah
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Indonesia mulai mengizinkan berbagai sarana publik seperti rumah ibadah dibuka kembali di beberapa k...
Sekelompok Murid Berupaya Memulihkan Nama Perempuan yang Dituduh Penyihir
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Senator Amerika Serikat, Diana DiZoglio, telah memperkenalkan undang-undang untuk membersihkan nama ...
Akan Lebih Banyak Orang yang Meninggal di Rumah: Relawan COVID-19 di Thailand Khawatir Pandemi Akan Terus Memburuk
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Meningkatnya kasus COVID-19 akibat varian Delta di Thailand membuat sistem layanan kesehatan negeri ...
Daripada Tidak Terlindungi Sama Sekali: Warga Australia Ini Akhirnya Mau Divaksinasi AstraZeneca
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Di tengah persediaan Pfizer yang terbatas di Australia, banyak yang memilih untuk divaksinasi dengan...
Live Streaming Radio Network