Indonesia Melaporkan Lebih Banyak Kasus Harian COVID dari India
Elshinta
Kamis, 22 Juli 2021 - 09:10 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Indonesia Melaporkan Lebih Banyak Kasus Harian COVID dari India
ABC.net.au - Indonesia Melaporkan Lebih Banyak Kasus Harian COVID dari India

Indonesia sudah melaporkan lebih dari 50.000 kasus COVID dalam sehari untuk pertama kalinya, melewati India yang pernah menjadi sebagai episentrum COVID-19 di Asia.

Sistem kesehatan Indonesia tengah menghadapi tantangan besar, ada kekhwatiran kekurangan tenaga kesehatan sehingga mereka yang baru lulus dari sarjana kedokteran pun harus diterjunkan untuk menangani COVID-19.

Tingkat kematian COVID di luar rumah sakit juga telah menjadi ketakutan warga, di saat mereka juga putus asa untuk mencari tangki oksigen.

Rabu kemarin (15/07), Kementerian Kesehatan Indonesia mencatat angka harian tertinggi, yakni 54.517 kasus baru dan 991 kematian dalam 24 jam.

Tapi Pemerintah Indonesia mengatakan jika situasi saat ini "sangat terkendali".

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, membantah tuduhan yang mengatakan pandemi Covid-19 di Indonesia tak terkendali.

"Jadi kalau ada yang berbicara bahwa tidak terkendali keadaannya, sangat-sangat terkendali," katanya dalam konferensi pers Senin kemarin.

"Jadi yang bicara tidak terkendali itu bisa datang ke saya. Nanti saya tunjukkan ke mukanya bahwa kita terkendali."

India, yang pernah menjadi episentrum COVID di Asia, kini melaporkan rata-rata sekitar 44.000 kasus harian dan 1.028 kematian.

Tingkat kematian harian di Indonesia sudah 10 kali lipat dari angka yang tercatat di awal Juni.

Tetapi data resmi yang diumumkan oleh Pemerintah Indonesia diduga jauh  lebih kecil dari angka sebenarnya, karena jumlah tes di Indonesia rendah, ditambah pelacakan kontak yang buruk.

“Indonesia bisa menjadi episentrum pandemi, tetapi mungkin sebenarnya sudah menjadi episentrum Asia,” kata Dicky Budiman, ahli epidemiologi Indonesia di Griffith University Australia.

Dicky mengingatkan jumlah kasus COVID di Indonesia bisa jadi sebenarnya sudah mencapai 100.000 per hari dengan 2.000 kematian.

Tetapi populasi India hampir lima kali lipat dari hampir 270 juta orang di Indonesia. 

Indonesia memiliki sekitar 141 kasus per juta orang dibandingkan dengan sekitar 29 kasus per juta di India, menurut Our World in Data.

Secara kumulatif, India telah mencatat lebih dari 30 juta penularan dan lebih dari 400.000 kematian.

Sementara Indonesia, menurut data resmi, sudah mencatat lebih dari 2,6 juta kasus penularan dan 69.210 kematian.

Kekhawatiran menjelang perayaan Idul Adha

Indonesia sedang memberlakukan pembatasan yang lebih ketat, termasuk menutup pusat perbelanjaan, restoran, dan perkantoran di Jakarta, di seluruh Pulau Jawa dan Bali.

Namun pembatasan aktivitas warga juga sudah diadaptasi oleh wilayah lain mulai dari Sumatra hingga Papua.

Tetapi sekarang ada kekhawatiran varian Delta yang sangat menular akan menyerang daerah yang lebih terpencil di mana fasilitas kesehatan tidak akan mampu menangani wabah besar.

"Ini harus kita pantau dengan ketat, karena kalau terjadi apa-apa [di wilayah itu] fasilitas kesehatan mereka jelas di bawah Jakarta atau Jawa," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Perayaan Idul Adha minggu depan juga telah menjadi kekhawatiran dapat memicu ledakan wabah penularan baru.

"Setiap pertemuan massal hanya akan mempercepat infeksi," kata Dr Dicky Budiman.

"Bom waktu ada di mana-mana."

Artikel ini diproduksi oleh Hellena Souisa dari artikel ABC News dalam Bahasa Inggris.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perusahaan di Australia Ini Terima Bantuan Finansial, Tapi Labanya Dilaporkan Naik
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Dua jaringan toko kacamata terkenal di Australia yang dimiliki oleh perusahaan asing meraih laba ber...
Warga Distrik Aifat Papua Barat Masih Mengungsi, Bahan Makanan Jadi Kebutuhan Mendesak
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Sekitar 2.000 warga Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, mengungsi ke hutan dan ke kampun...
Mahasiswa Asing di Australia Tak Lagi Dibatasi Jam Kerjanya di Sektor Rawan COVID-19
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Pemerintah Australia telah mencabut batasan jam kerja untuk mahasiswa asing di sektor esensial selam...
Presiden Indonesia Dinyatakan Bersalah Soal Pencemaran Udara, Ini Hukumannya
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo dan pejabat lainnya di Indonesia dinyatakan bersalah atas kelalaian m...
China Semakin Perkuat Militernya, Seberapa Kuat Negara Barat?
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Saat Australia memilih kekuatan nuklir sebagai bagian pertahanan dan garis pertempuran sedang ditari...
Indonesia Mencermati dengan Penuh Kehati-hatian Soal Kapal Selam Nuklir Australia
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Kementerian Luar Negeri Indonesia mencermati secara hati-hati rencana Pemerintah Australia untuk mem...
Ada Sejumlah Pria Tak Mau Divaksinasi Karena Takut Buah Zakar Membengkak
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Selasa kemain, penyanyi ternama Nicki Minaj mengajukan pertanyaan yang mungkin belum ada dalam piki...
Dua Buronan Kasus Terorisme Tewas Ditembak Pasukan Gabungan TNI-Polri
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Ali Kalora, militan ekstremis yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme yang paling di...
Saya Petarung: Manny Pacquiao Mencalonkan Diri Menjadi Presiden Filipina 2022
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Ikon tinju dan senator Filipina Manny Pacquiao mengatakan dia akan mencalonkan diri sebagai presiden...
Priya Dipaksa Menyaksikan Pacarnya Dibakar Hidup-hidup. Itu Salah Satu Alasannya Tak Bisa Pulang ke Sri Lanka
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Image: The Tamil family has been granted three more months but beyond that is anyone's guess. A...
Live Streaming Radio Network