Perusahaan Australia Liburkan Karyawan Setengah Hari untuk divaksinasi
Elshinta
Jumat, 23 Juli 2021 - 09:28 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Perusahaan Australia Liburkan Karyawan Setengah Hari untuk divaksinasi
ABC.net.au - Perusahaan Australia Liburkan Karyawan Setengah Hari untuk divaksinasi

Beberapa perusahaan di Australia meliburkan pegawai selama setengah hari agar bisa divaksinasi, tanpa harus mengambil jatah cuti sakit atau tahunan.

Saat ini, lebih dari 11 juta warga di seluruh Australia sedang menjalani 'lockdown' akibat menyebarnya varian Delta, terutama di dua negara bagian dengan penduduk terbanyak, yaitu New South Wales (Sydney) dan Victoria (Melbourne).

Beberapa perusahaan menawarkan kepada pegawai permanen untuk tetap digaji tanpa harus bekerja, bila mereka pergi menjalani vaksinasi dua kali.

Yang melakukannya antara lain adalah Domain, Prosper, Zip dan Athena Home Loans.

Perusahaan tersebut sudah bergabung dengan beberapa bank terbesar di Australia yang menjanjikan akan membayar pekerja lepasan ketika mereka divaksinasi.

Sejauh ini sudah ada sekitar 13 persen warga Australia yang divaksinasi.

Sekitar 1 juta dosis vaksin Pfizer tiba di Australia semalam sebagai bagian dari upaya mempercepat vaksinasi COVID-19.

Sarah Macartney adalah direktur komunikasi Domain, perusahaan yang bergerak di bidang portal penjualan properti di Australia.

Dia menggunakan setengah hari tidak bekerja minggu lalu untuk mendapatkan vaksin AstraZeneca.

Setelah divaksinasi, Sarah merasa tangannya sakit, merasa demam, berkeringat dan lelah sehingga bersyukur karena tidak harus bekerja selama beberapa jam.

"Saya merasa bahwa seluruh proses vaksinasi ini sudah dipolitisasi, dan banyak keributan politik," kata Sarah yang merasa "tenang" setelah mendapatkan dosis pertama.

Analis senior bidang bisnis di Lendi, sebuah perusahaan pemberi pinjaman KPR, Jacky Chen mengatakan dirinya mendapatkan vaksin dosis pertama hari Selasa minggu lalu (13/07) sebelum perusahaannya mengumumkan adanya kebijakan baru.

Pria berusia 29 tahun tersebut mengatakan tidak merasakan efek samping apapun, selain sedikit pegal di lengannya.

Ia namun senang dengan adanya kebijakan baru di mana dia bisa beristirahat selama beberapa jam di rumah setelah vaksinasi.

"Kebijakan untuk tidak harus ke kantor lagi setelah vaksinasi menghilangkan stress," katanya.

"Jadi setengah hari di luar jam kerja uhtuk mendapatkan vaksinasi."

Vaksinasi yang lebih gencar bisa mengakhiri 'lockdown'

Direktur eksekutif yang juga salah satu pendiri Lendi Group David Hyman mengatakan 'lockdown' yang diberlakukan untuk Sydney dan Melbourne saat ini untuk menghentikan penyebaran virus menunjukkan pentingnya semua orang segera divaksinasi.

"Pandemi ini merupakan salah satu masalah sosial terbesar yang dialami oleh generasi kita," katanya.

"Kita bisa meihat dari apa yang terjadi seluruh negeri sekarang bahwa mendapatkan vaksinasi penting untuk melindungi warga Australia dan membangun kehidupan normal baru dengan COVID bagi kita semua," tambahnya.

"Kami tidak sedang mengkampanyekan apakah warga harus mendapatkan vaksinasi atau tidak, namun kami ingin memberi sumbangan dengan mempermudah siapa saja yang mau mendapatkan vaksinasi."

Lendi Group akan memberikan waktu untuk menjalankan vaksinasi kepada 650 karyawannya.

Namun Hyman tidak memaksa siapapun untuk melakukannya.

"Dengan adanya keluarga, keharusan bekerja, dan daftar tunggu vaksin, sulit sekali untuk mendapatkan jadwal vaksinasi di luar jam kerja biasa," katanya.

"Itulah sebabnya kami memudahkan bagi siapa saja yang sudah mendapat giliran dan mau melakukannya untuk menggunakan kesempatan ini."

Perusahaan lain yang bergerak di bidang keuangan, Athena, juga melakukan hal yang sama.

CEO dan juga pendiri Athena, Nathan Walsh ingin 'lockdown' segera berakhir dan agar perusahaan mendorong semua pegawainya untuk mendapatkan vaksinasi.

"'Lockdown' berulang kali ini hanya akan berhenti ketika Australia tidak lagi mengejar negara-negara lain dalam tingkat vaksinasi," kata Walsh.

Dua bank terbesar di Australia, Westpac dan ANZ, termasuk perusahaan besar yang memberikan cuti khusus bagi pegawai untuk mendapatkan vaksinasi.

Bank-bank besar dan grup perusahaan ritel terbesar di Australia Wesfarmers yang membawahi Bunnings dan Officeworks, juga menawarkan fasilitas mereka untuk dijadikan hub vaksinasi.

Janji ini diutarakan perusahaan setelah bertemu dengan Bendahara Utama Australia Josh Frydenberg minggu lalu untuk mendiskusikan bagaimana bisnis bisa memainkan peran lebih besar dalam program vaksinasi.

Beberapa perusahaan besar juga memberikan insentif sehingga pelanggan mau melakukan vaksinasi.

Maskapai penerbangan terbesar Australia Qantas sudah mengumumkan akan memberikan point bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksin sebagai hadiah untuk penerbangan berikutnya.

Mereka juga berencana menawarkan 10 hadiah bagi perjalanan dan akomodasi gratis selama satu tahun.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perusahaan di Australia Ini Terima Bantuan Finansial, Tapi Labanya Dilaporkan Naik
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Dua jaringan toko kacamata terkenal di Australia yang dimiliki oleh perusahaan asing meraih laba ber...
Warga Distrik Aifat Papua Barat Masih Mengungsi, Bahan Makanan Jadi Kebutuhan Mendesak
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Sekitar 2.000 warga Distrik Aifat, Kabupaten Maybrat, Papua Barat, mengungsi ke hutan dan ke kampun...
Mahasiswa Asing di Australia Tak Lagi Dibatasi Jam Kerjanya di Sektor Rawan COVID-19
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Pemerintah Australia telah mencabut batasan jam kerja untuk mahasiswa asing di sektor esensial selam...
Presiden Indonesia Dinyatakan Bersalah Soal Pencemaran Udara, Ini Hukumannya
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo dan pejabat lainnya di Indonesia dinyatakan bersalah atas kelalaian m...
China Semakin Perkuat Militernya, Seberapa Kuat Negara Barat?
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Saat Australia memilih kekuatan nuklir sebagai bagian pertahanan dan garis pertempuran sedang ditari...
Indonesia Mencermati dengan Penuh Kehati-hatian Soal Kapal Selam Nuklir Australia
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Kementerian Luar Negeri Indonesia mencermati secara hati-hati rencana Pemerintah Australia untuk mem...
Ada Sejumlah Pria Tak Mau Divaksinasi Karena Takut Buah Zakar Membengkak
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Selasa kemain, penyanyi ternama Nicki Minaj mengajukan pertanyaan yang mungkin belum ada dalam piki...
Dua Buronan Kasus Terorisme Tewas Ditembak Pasukan Gabungan TNI-Polri
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Ali Kalora, militan ekstremis yang masuk daftar pencarian orang (DPO) kasus terorisme yang paling di...
Saya Petarung: Manny Pacquiao Mencalonkan Diri Menjadi Presiden Filipina 2022
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Ikon tinju dan senator Filipina Manny Pacquiao mengatakan dia akan mencalonkan diri sebagai presiden...
Priya Dipaksa Menyaksikan Pacarnya Dibakar Hidup-hidup. Itu Salah Satu Alasannya Tak Bisa Pulang ke Sri Lanka
Selasa, 21 September 2021 - 07:30 WIB
Image: The Tamil family has been granted three more months but beyond that is anyone's guess. A...
Live Streaming Radio Network