Konflik Meluas, Negara Bagian Amhara Galang Pemuda Lawan Pemberontak Tigray
Elshinta
Senin, 26 Juli 2021 - 08:47 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Konflik Meluas, Negara Bagian Amhara Galang Pemuda Lawan Pemberontak Tigray
VOA Indonesia - Konflik Meluas, Negara Bagian Amhara Galang Pemuda Lawan Pemberontak Tigray
Negara bagian Amhara di Ethiopia hari Minggu (25/7) menyerukan “semua anak muda” untuk mengangkat senjata melawat pemberontak Tigray yang memerangi militer pemerintah federal dan pasukan dari sembilan wilayah lain di Ethiopia. Seruan mobilisasi massa melawan pemberontak Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) – yang menurut militer Amhara kini menyerang negara – memperluas perang dan ketidakstabilan politik di negara Tanduk Afrika itu, yang sudah berlangsung selama delapan bulan. “Saya menyerukan kepada semua anak muda, milisi, non-milisi, yang dipersenjatai dengan senjata pemerintah, atau senjata pribadi, bergabung dalam misi perang anti-TPLF mulai Senin (26/7,” ujar Agegnehu Teshager, presiden pemerintah daerah Amhara sebagaimana disampaikan media pemerintah di kawasan itu. Upaya Reuters untuk mendapatkan tanggapan dari juru bicara TPLF Getachew Reda belum membuahkan hasil. November lalu perang meletus diantara militer Ethiopia dan TPLF – yang menguasai wilayah paling utara di negara itu. Tiga minggu kemudian pemerintah menyatakan kemenangan ketika berhasil menguasai ibu kota Mekelle di Tigray, tetapi TPLF tetap melanjutkan pertempuran. Pada akhir Juni, TPLF merebut kembali Mekelle dan sebagian besar wilayah Tigray ketika tentara pemerintah ditarik mundur. TPLF minggu ini melancarkan ofensif ke Afar, negara bagian di bagian timur di mana mereka mengatakan berencana menarget tentara dari Amhara yang bersama militer pemerintah federal di negara bagian itu memerangi TPLF. Afar adalah suatu kawasan strategis di Ethiopia yang terkepung daratan, karena jalan-jalan utama dan jalur kereta api di kawasan itu menghubungkan ibu kota Addis Ababa dengan kota pelabuhan Djibouti. [em/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB Didesak Selidiki Pelanggaran HAM oleh Taliban di Afghanistan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Para peserta sidang khusus tentang situasi hak asasi manusia di Afghanistan telah mendesak Dewan Hak...
AS Tingkatkan Evakuasi dari Kabul
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Militer Amerika telah melakukan penerbangan evakuasi terbesar di Afghanistan sejak operasi itu dimul...
Aljazair Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Maroko
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Menteri Luar Negeri Aljazair Ramtane Lamamra, Selasa (24/8), mengatakan negaranya memutuskan hubunga...
Sejumlah Perempuan Afghanistan Laporkan Pelecehan Taliban
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Sejumlah guru dan staf perempuan lain yang dipekerjakan oleh sekolah-sekolah di dua provinsi di Afgh...
Biden: “Lebih Cepat Kita Selesaikan Evakuasi, Lebih Baik”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Selasa (24/8), mengatakan ia akan tetap memenuhi tenggat untuk m...
Pemimpin Faksi Republik di DPR: Taliban Seharusnya Tidak Mendikte AS
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pemimpin faksi Republik di DPR, Selasa (24/8), menyerukan pemerintah Biden untuk tetap tinggal di Af...
Isu Iran Diperkirakan Jadi Fokus Pertemuan Biden-Bennett
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett diperkirakan akan mendorong Presiden Amerika Joe Biden untuk ...
Polandia Tuduh Belarus Dorong Migran Menuju Polandia
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Polandia mengatakan, Selasa (24/8), Belarus dengan sengaja mendorong para migran dar...
Serangan Drone Turki di Suriah Timbulkan Kekhawatiran Kurdi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah mengatakan mereka semakin khawatir dengan gelombang seranga...
Taliban: Upaya Apapun Untuk Evakuasi Setelah 31 Agustus “Ilegal”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Terlepas dari tekanan domestik dan internasional untuk memperpanjang tenggat penarikan pasukan Ameri...
Live Streaming Radio Network