Gedung Putih: Lebih dari 110 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Dikirim ke Lebih dari 60 Negara
Elshinta
Rabu, 04 Agustus 2021 - 10:24 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Gedung Putih: Lebih dari 110 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Dikirim ke Lebih dari 60 Negara
VOA Indonesia - Gedung Putih: Lebih dari 110 Juta Dosis Vaksin COVID-19 Dikirim ke Lebih dari 60 Negara
Gedung Putih, Selasa (3/8) mengumumkan AS telah mengirimkan lebih dari 110 juta dosis vaksin COVID-19 buatan AS ke lebih dari 60 negara. Dalam sebuah pernyataan, Gedung Putih menyatakan sebagian besar vaksin dikirim melalui program COVAX yang dikelola Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga melalui kemitraan regional, seperti Uni Afrika dan Komunitas Karibia (CARICOM). Gedung Putih menjelaskan sumbangan itu mencerminkan pemenuhan janji Presiden Joe Biden untuk memberikan sedikitnya 80 juta dosis vaksin ke negara-negara lain di seluruh dunia. Pemberian dosis awal itu termasuk “ratusan juta dosis yang akan dikirimkan dalam beberapa minggu mendatang.” Pernyataan itu menyebutkan pemerintahan Biden akan mulai mengirimkan setengah miliar dosis vaksin Pfizer-BioNTech ke 100 negara berpenghasilan rendah di dunia. Biden diperkirakan akan membahas sejumlah sumbangan ini dan sekaligus upaya lainnya pada Selasa sore. Pengumuman Presiden Biden itu akan disampaikan di tengah peningkatan infeksi di AS dan seluruh dunia, yang didorong oleh varian delta virus corona yang sangat menular. (mg/jm)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
PBB Didesak Selidiki Pelanggaran HAM oleh Taliban di Afghanistan
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Para peserta sidang khusus tentang situasi hak asasi manusia di Afghanistan telah mendesak Dewan Hak...
AS Tingkatkan Evakuasi dari Kabul
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Militer Amerika telah melakukan penerbangan evakuasi terbesar di Afghanistan sejak operasi itu dimul...
Aljazair Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Maroko
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Menteri Luar Negeri Aljazair Ramtane Lamamra, Selasa (24/8), mengatakan negaranya memutuskan hubunga...
Sejumlah Perempuan Afghanistan Laporkan Pelecehan Taliban
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Sejumlah guru dan staf perempuan lain yang dipekerjakan oleh sekolah-sekolah di dua provinsi di Afgh...
Biden: “Lebih Cepat Kita Selesaikan Evakuasi, Lebih Baik”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Presiden Amerika Serikat Joe Biden, Selasa (24/8), mengatakan ia akan tetap memenuhi tenggat untuk m...
Pemimpin Faksi Republik di DPR: Taliban Seharusnya Tidak Mendikte AS
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pemimpin faksi Republik di DPR, Selasa (24/8), menyerukan pemerintah Biden untuk tetap tinggal di Af...
Isu Iran Diperkirakan Jadi Fokus Pertemuan Biden-Bennett
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Israel Naftali Bennett diperkirakan akan mendorong Presiden Amerika Joe Biden untuk ...
Polandia Tuduh Belarus Dorong Migran Menuju Polandia
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Perdana Menteri Polandia mengatakan, Selasa (24/8), Belarus dengan sengaja mendorong para migran dar...
Serangan Drone Turki di Suriah Timbulkan Kekhawatiran Kurdi
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Pasukan Kurdi yang didukung AS di Suriah mengatakan mereka semakin khawatir dengan gelombang seranga...
Taliban: Upaya Apapun Untuk Evakuasi Setelah 31 Agustus “Ilegal”
Rabu, 25 Agustus 2021 - 13:26 WIB
Terlepas dari tekanan domestik dan internasional untuk memperpanjang tenggat penarikan pasukan Ameri...
Live Streaming Radio Network