Dubes Tiongkok untuk AS Qin Gang: Tiongkok Tak Pernah Katakan Bahwa Sistem Tiongkok Adalah Terbaik di Dunia
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Dubes Tiongkok untuk AS Qin Gang: Tiongkok Tak Pernah Katakan Bahwa Sistem Tiongkok Adalah Terbaik di Dunia
CRI - Dubes Tiongkok untuk AS Qin Gang: Tiongkok Tak Pernah Katakan Bahwa Sistem Tiongkok Adalah Terbaik di Dunia

Menurut situs web Kedubes Tiongkok di AS hari Rabu kemarin, kemarin sore waktu setempat (22/9), Dubes Tiongkok untuk AS Qin Gang dalam pidatonya di depan dialog yang diadakan bersama Pusat Carter dan Yayasan Hubungan AS-Tiongkok George Bush menunjukkan, kesalah-pahaman sejumlah orang AS terhadap Tiongkok kinidiperdalam, dan salahsatu yang paling fundamentaral ialah mengidentifikasikan hubungan AS-Tiongkok sebagai perlawanan demokrasi dan ototarisme dan menghasut perlawanan ideologi. Inilah kunci hubungan Tiongkok-AS mengalami kekandasan sekarang.

Apa demokrasi? Sebagai semacam sistem politik. Kata demokrasi berasal dari Yunani kuno dan artinya ialah pemerintahan rakyat dan kekuasaan dimiliki rakyat. Dapat diketahui, standar penilaian paling  politik mengenai demokrasi ialah apakah rakyat memiliki hak untuk berpartisipasi secara luas dalam pengelolaana negara dan tuntutan rakyat apakah ditanggapi dan dpenuhi. Apakah rakyat mendapat  rasa perolehan keuntungan dan rasa bahagia. Rakyat adalah inti demokrasi.

100 tahun yang lalu, Partai Komunis Tiongkok PKT didirikan sebagai partai orang miskin. Cita-cita semula dan misinya ialah mengupayakan kesejahteraan rakyat. Slogan PKT ialah anti-diktator, anti-otokrasi dan anti-penindasan, rakyat menjadi tuan negara. Setelah mendapat dukungan rakyat dan merebut kekuasaan, cita-cita semula tak berubah, dan PKT selalu mengutamakan kepentingan rakyat dan dengan sepenuh hati mengabdi kepada rakyat.

Demokrasi rakyat Tiongkok hari ini adalah demokrasi sepenuhnya. Menurut UUD Tiongkok, segala kekuasaan dimiliki rakyat. Rakyat memiliki hak memilih dan juga berhak berpartisipasi secara luas dalam pemerintahan negara. Di Tiongkok badan pelaksanaan kekuasaan negara adalah KRN dan kongres rakyat semua tingkat daerah dan ini sama dengan kongres dan parlemen daerah AS.

Tiongkok sejak zaman dahulu mementingkan tenaga yang cerdik pandai. Jauh pada 1400 tahun yang lalu, di Tiongkok sudah ada sistem ujian untuk memilih pejabat. Melalui ujian, semua orang biar umurnya, kaya atau miskin, dapat diseleksi untuk menjadi pejabat, dan mulai dari jabatan basis, dan kemudian diangkat atau disisih menurut kinerjanya. Sistem ujian Tiongkok merupakan nenek moyang sistem pegawai negeri Barat.

Di dunia ada sistem yang berbeda. Apakah suatu sistem demokratis, harus melihat apakah ia dapat mewakili kepentingan keseluruhan rakyat dan apakah rakyat merasa puas. Demokrasi bukan dekorasi. Menurut angket pol yang dilakukan Institut Kennedy Universitas Harvard di Tiongkok berturut-turut 10 tahun, tingkat kepuasan rakyat  Tiongkok terhadap pemerintahan PKT terus 90 persen ke atas tiap tahun.

Sudah barang tentu, Tiongkok tidak sempurna. Di proses maju masih ada banyak kesulitan dan tantangan. Misalnya bagaimana dipecahkan masalah ketidak-seimbangan dan ketidak-adilan sosial dalam pengembangan ekonomi pasar. Akan tetapi, Tiongkok terus memperdalam reformasi dan membangun politik demokrasi sosialis, merealisasi sistem pemerintahan negara dan modernisasi kapasitas pengelolaan, dan dengan lebih baik memenuhi kebutuhan rakyat untuk mendambakan kehidupan yang indah dan memberikan kontribusi lebih besar kepada kemajuan segenap manusia.

Sejarah, kebudayaan dan sistem Tiongkok dan AS berbeda. Justru seperti apa yang dikatakan Presiden Carter, rakyat kedua negara menginginkan perdamaian dan kemakmuran. Pemimpin kedua negara berharap menciptakan lingkungan damai dan stabil kepada rakyatnya untuk mengejar kebahagiaan. Ini adalah kesamaan antara Tiongkok dan AS. Tiongkok tak pernah mengatakan kepada negara lain bahwa sistem Tiongkok adalah terbaik. Karena kami thu bahwa yang cocok barulah yang terbaik. Apakah baik harus lihat efeknya bukan iklannya. Tiongkok dan AS seharusnya tidak dan juga tidak bisa mengubah pihak lawannya melainkan memecahkan pagar ideologi, membuang logika zero sum game, , saling menghormati hidup berdampingan bersama secara damai. Presiden Xi Jinping mengatkan, Tiongkok dan AS hendaknya memperlihatkan konfigurasi besar dan mengemban kewajiban besar, terus melihat ke depan dan maju ke depan, mendorong hubungan Tiongkok-AS secepatnya kembali ke rel tepat perkembangan stabil, dengan lebih baik menyejahterakan rakyat kedua negara dan rakyat dunia. Marilah kedua pihak mengambil keberanian strategis dan politik untuk membuka masa depan baru hubungan Tiongkok-AS.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Kemlu Tiongkok Desak AS Segera Betulkan Kesalahannya
Jumat, 24 September 2021 - 09:56 WIB
Menanggapi isu AS menahan produk perusahaan Tiongkok dengan alasan adanya kerja paksa di Xinjiang, j...
Tiongkok Uraikan Ide dan Prestasi HAM dalam Sidang Dewan HAM PBB
Jumat, 24 September 2021 - 09:56 WIB
Dalam Sidang Dewan HAM PBB ke-48 hari Rabu kemarin (22/9), Wakil Tetap Tiongkok untuk PBB di Jenewa,...
Menyambut Festival Panen Raya Petani Tiongkok
Jumat, 24 September 2021 - 09:56 WIB
Menanam di musim semi, panen di musim gugur. Tanggal 23 September adalah Festival Panen Raya Petani ...
Presiden Xi Jinping Kemukakan Prakarsa Pembangunan Global
Jumat, 24 September 2021 - 09:55 WIB
Tepatnya pada malam Festival Bulan Purnama 2020, Presiden Tiongkok Xi Jinping pernah menyampaikan pi...
Hasil Penelitian Menunjukkan, COVID-19 Kemungkinan Besar Terjadi di AS Sekitar Bulan September 2019
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB
ChinaXiv Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok hari Rabu kemarin (22/9) mengumumkan sebuah hasil penelit...
Pertemun dengan Xi Jinping, Kebijaksanaan dalam Matanya
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB

Wang Yi: Berbagai Pihak Hendaknya Bantu Afghanistan Hadapi ‘Empat Tantangan’
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB
Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menghadiri Pertemuan Menlu Anggota ...
Wang Yi Hadiri Pertemuan Virtual Menlu G20 mengenai Masalah Afghanistan
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB
Anggota Dewan Negara selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi menghadiri Pertemuan Virtual Menlu ...
Dubes Tiongkok untuk AS Qin Gang: Tiongkok Tak Pernah Katakan Bahwa Sistem Tiongkok Adalah Terbaik di Dunia
Jumat, 24 September 2021 - 09:54 WIB
Menurut situs web Kedubes Tiongkok di AS hari Rabu kemarin, kemarin sore waktu setempat (22/9), Dube...
Tanaman Musim Gugur di Tiongkok Tumbuh dengan Baik
Jumat, 24 September 2021 - 09:53 WIB
 Kini, tanaman bahan pangan musim gugur di seluruh Tiongkok sedang mulai matang. Produks...