Irak Hadapi "Pertempuran Nasional" Melawan Korupsi
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Irak Hadapi
VOA Indonesia - Irak Hadapi "Pertempuran Nasional" Melawan Korupsi
Presiden Irak Barham Salih pada Kamis (23/9) mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "pertempuran nasional" melawan korupsi dan tidak dapat bergerak maju sampai masalah tersebut diberantas. Berpidato dalam Sidang Umum PBB di New York, Salih mengatakan, banyak hal yang bergantung pada negaranya dalam melawan korupsi dan terorisme. “Secara keseluruhan, korupsi adalah fenomena lain yang mengancam keamanan dan stabilitas dunia. Korupsi terjaid di negara kami karena luka berbahaya yang disebabkan oleh perang dan konflik yang menghabiskan sumber daya yang kami punya." "Hal itu telah mencegah warga Irak untuk menimati sumber daya yang dimiliki oleh negaranya sendiri. Situasi di Irak tidak akan membaik sampai korupsi berhasil dibasmi," papar Salih. Irak, tambahnya, akan menghadapi titik balik dalam beberapa minggu mendatang, ketika rakyat menuju tempat-tempat pemungutan suara dalam pemilu awal sebagai tanggapan atas protes yang meluas. Pemungutan suara bulan depan dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober, satu tahun sebelum pemilihan yang sudah dijadwalkan, sejalan dengan janji Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, ketika ia menjabat tahun 2020. Ia berusaha menenangkan pengunjuk rasa anti-pemerintah yang beraksi pada Oktober 2019 di Baghdad dan Irak selatan. Puluhan ribu pemuda Irak turun ke jalan-jalan untuk mengecam korupsi yang merajalela, pelayanan yang buruk, dan pengangguran yang meningkat. (ps/ka)
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi: Perlu Segera Dibangun Sistem Ketahanan Kesehatan Global yang Baru 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Joko Widodo mendesak perlunya penataan ulang sistem ketahanan kesehatan global yang baru pa...
Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Italia, Kamis (23/9) mengatakan pihaknya telah meminta Pakistan untuk mengekstradisi orang tua dari ...
Phil Grabsky, Shoaib Sharifi Rekam Peristiwa 20 Tahun di Afghanistan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
My Childhood My Country: 20 Years in Afghanistan (“Masa Kecilku, Negeraku: 20 Tahun di Afghanistan...
Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Chad Mahamat Idriss Deby dan Presiden Uganda Yower...
Penyelidik PBB: Junta Militer Myanmar Mungkin Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Seorang penyelidik PBB di Myanmar telah menuduh junta militer negara itu melakukan serangan sistemat...
Blinken Serukan DK PBB Bantu Atasi Perubahan Iklim
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Amerikan Antony Blinken hari Kamis (23/9) menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB u...
Kecam Deportasi Tak Manusiawi Migran Haiti, Utusan Khusus AS Mundur
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Utusan Khusus Amerika untuk Haiti Daniel Foote Kamis siang (23/9) mengundurkan diri dan mengecam ker...
Pemimpin AS, Australia, Jepang dan India akan Bahas Kerja Sama Indo-Pasifik
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Pemimpin Amerika, Australia, Jepang dan India dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan di Washington...
Irak Hadapi
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Irak Barham Salih pada Kamis (23/9) mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "pertempur...
Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan ia memahami ketidaksepakatan utusan khusus Amerika unt...
Live Streaming Radio Network