Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Elshinta
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
VOA Indonesia - Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Chad Mahamat Idriss Deby dan Presiden Uganda Yoweri Museveni dijadwalkan berpidato di Majelis Umum PBB, Kamis (23/9). Akses ke vaksin COVID-19 telah menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan tahunan di New York dan kemungkinan besar kembali menjadi yang paling banyak dibahas pada hari Kamis, sewaktu pemimpin dari negara-negara Afrika akan menjadisebagian besar dari mereka yang dijadwalkan berpidato hari ini. Sementara beberapa negara seperti AS telah memiliki dosis vaksin yang tersedia luas bagi populasi mereka selama berbulan-bulan, negara-negara lain harus bersusah payah untuk mendapat akses ke suplai vaksin COVID-19.  Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Afrika melaporkan baru 4 persen populasinya yang telah divaksinasi lengkap. Ramaphosa termasuk di antara sekelompok pemimpin yang berpartisipasi dalam pertemuan puncak virtual hari Rabu yang diselenggarakan Presiden AS Joe Biden untuk membahas upaya-upaya vaksinasi masyarakat di seluruh dunia. Biden mengumumkan AS akan membeli 500 juta dosis vaksin COVID-19 buatan Pfizer lagi untuk didistribusikan ke negara-negara lain. “Dari sekitar 6 miliar dosis vaksin yang diberikan di seluruh dunia, hanya 2 persen yang diberikan di Afrika, benua berpenduduk lebih dari 1,2 miliar orang,” kata Ramaphosa. “Ini tidak adil dan tidak bermoral.” Pembicara lainnya pada hari Kamis (23/9) akan mencakup Presiden Irak Barham Salih, Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel Bermúdez, Presiden El Salvador Nayib Bukele dan PM Italia Mario Draghi.  Pandemi virus corona telah menyebabkan sejumlah pemimpin dunia untuk merekam terlebih dulu pidato mereka dan bukannya berangkat ke New York untuk berpidato langsung. Sekitar setengah pidato hari Kamis telah direkam sebelumnya. [uh/lt] 
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Jokowi: Perlu Segera Dibangun Sistem Ketahanan Kesehatan Global yang Baru 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Joko Widodo mendesak perlunya penataan ulang sistem ketahanan kesehatan global yang baru pa...
Italia Minta Pakistan Ekstradisi Orang Tua Remaja yang Hilang
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Italia, Kamis (23/9) mengatakan pihaknya telah meminta Pakistan untuk mengekstradisi orang tua dari ...
Phil Grabsky, Shoaib Sharifi Rekam Peristiwa 20 Tahun di Afghanistan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
My Childhood My Country: 20 Years in Afghanistan (“Masa Kecilku, Negeraku: 20 Tahun di Afghanistan...
Ketimpangan dalam Vaksin Virus Corona Jadi Fokus di Majelis Umum PBB 
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Chad Mahamat Idriss Deby dan Presiden Uganda Yower...
Penyelidik PBB: Junta Militer Myanmar Mungkin Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Seorang penyelidik PBB di Myanmar telah menuduh junta militer negara itu melakukan serangan sistemat...
Blinken Serukan DK PBB Bantu Atasi Perubahan Iklim
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Amerikan Antony Blinken hari Kamis (23/9) menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB u...
Kecam Deportasi Tak Manusiawi Migran Haiti, Utusan Khusus AS Mundur
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Utusan Khusus Amerika untuk Haiti Daniel Foote Kamis siang (23/9) mengundurkan diri dan mengecam ker...
Pemimpin AS, Australia, Jepang dan India akan Bahas Kerja Sama Indo-Pasifik
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Pemimpin Amerika, Australia, Jepang dan India dijadwalkan akan melangsungkan pertemuan di Washington...
Irak Hadapi
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Presiden Irak Barham Salih pada Kamis (23/9) mengatakan bahwa negaranya sedang menghadapi "pertempur...
Blinken Pahami Pengunduran Diri Utusan AS untuk Haiti
Jumat, 24 September 2021 - 10:42 WIB
Menteri Luar Negeri Antony Blinken mengatakan ia memahami ketidaksepakatan utusan khusus Amerika unt...
Live Streaming Radio Network