Sekjen PBB: Afghanistan Hadapi Mimpi Buruk Seiring Datangnya Musim Dingin
Elshinta
Jumat, 14 Januari 2022 - 12:07 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Sekjen PBB: Afghanistan Hadapi Mimpi Buruk Seiring Datangnya Musim Dingin
VOA Indonesia - Sekjen PBB: Afghanistan Hadapi Mimpi Buruk Seiring Datangnya Musim Dingin
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres, pada Kamis (13/1), mengatakan mimpi buruk sedang dialami Afghanistan, dan menekankan bahwa “suhu beku akibat musim dingin yang melanda dan pembekuan aset negara adalah kombinasi yang mematikan” bagi rakyat Afghanistan. Berbicara kepada wartawan di New York, Guterres mengatakan dua hari setelah meluncurkan permohonan bantuan kemanusiaan terbesar yang pernah diajukan bagi sebuah negara, dunia kini bertarung melawan waktu untuk membantu rakyat Afghanistan. Ia menjelaskan bahwa lebih dari separuh penduduk Afghanistan kini tergantung pada bantuan kemanusiaan, dan bahwa tanpa upaya yang lebih terkoordinir dari masyarakat internasional, maka setiap laki-laki, perempuan dan anak-anak di Afghanistan akan menghadapi kemiskinan akut di tengah merebaknya pandemi COVID-19. Guterres lebih jauh mengatakan operasi bantuan yang didanai dengan baik di Afghanistan memiliki kapasitas untuk mencapai hasil yang luar biasa, dengan menjangkau sekitar 18 juta orang di seluruh negara itu pada tahun lalu. "Aturan dan ketentuan yang mencegah digunakannya uang untuk menyelamatkan nyawa dan perekonomian, harus dihentikan dalam situasi darurat ini. Pendanaan internasional harus diizinkan untuk membayar gaji pekerja di sektor publik, dan untuk membantu lembaga-lembaga Afghanistan memberikan layanan kesehatan, pendidikan dan layanan vital lainnya," ujar Guterres. Ia mengatakan dukungan bagi fungsi esensial pemerintah itu akan memberi harapan pada rakyat Afghanistan bagi masa depan mereka, dan alasan untuk tetap tinggal di negara mereka dan menyambut adopsi Dewan Keamanan PBB atas pengecualian kemanusiaan terhadap sanksi-sanksi PBB bagi rezim di Afghanistan. Lebih lanjut, PBB telah mengambil langkah-langkah untuk menyuntikkan uang tunai ke dalam perekonomian Afghanistan lewat pengaturan resmi yang kreatif, tetapi hal ini bagai setetes air di ember. Guterres menyoroti perlunya memulai sistem perbankan di Afghanistan untuk mencegah ambruknya perekonomian dan memungkinkan dilakukannya operasi kemanusiaan. [em/jm]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
AS Desak Mantan Sandera di Iran Batalkan Mogok Makan
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pemerintah Biden mendesak seorang warga Amerika mantan sandera di Iran yang berusia 77 tahun untuk m...
PBB: Terdapat “Upaya Nyata” untuk Perdamaian di Ethiopia
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Sekjen PBB Antonio Guterres mengatakan ia senang mendengar bahwa “kini terdapat upaya nyata untuk ...
Biden: Terlalu Dini Buat Komitmen Untuk Naikan Tarif AS atas Barang-Barang China
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Presiden Amerika Joe Biden pada Rabu (19/1) mengatakan terlalu dini untuk membuat komitmen menaikkan...
China Peringatkan Kapal Perang AS di Laut China Selatan
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pasukan China mengikuti dan memperingatkan agar tidak mendekat sebuah kapal perang AS yang memasuki ...
Menlu AS Peringatkan Tindakan Terhadap Rusia Jika Moskow Serang Ukraina
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berada di Berlin untuk berkonsultasi dengan sekutu-sekutu pent...
Pengadilan Pakistan Hukum Mati Seorang Perempuan Karena Penistaan Agama
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Pengadilan Pakistan menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang perempuan Muslim setelah dinyatakan be...
CIA: ‘Sindrom Havana’ Bukan Kampanye Kekuatan Asing
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Badan Intelijen Pusat  AS (CIA) telah menyimpulkan bahwa para diplomat AS yang menderita mual dan s...
Polisi Inggris Tangkap 2 Pria Terkait Penyanderaan di Sinagoge Texas
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Polisi Inggris mengatakan mereka telah menangkap dua orang sehubungan dengan penyanderaan di sebuah ...
Laporan Pelecehan Seksual di Keuskupan Utama Jerman akan Dirilis
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Sebuah laporan yang telah lama ditunggu-tunggu tentang penanganan Gereja Katolik atas kasus-kasus pe...
Israel Berharap PBB dengan Suara Bulat Kutuk Penyangkalan Holokos
Jumat, 21 Januari 2022 - 09:58 WIB
Israel berharap Majelis Umum PBB dengan suara bulat akan mengadopsi resolusi yang menolak dan mengut...
InfodariAnda (IdA)