Thailand akan Lanjutkan "Bebas Karantina" untuk Turis Asing
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Thailand akan Lanjutkan
DW.com - Thailand akan Lanjutkan "Bebas Karantina" untuk Turis Asing

Skema pembebasan karantina bagi wisatawan asing yang mengunjungi Thailand sebelumnya sempat ditangguhkan sebulan yang lalu, selama tujuh minggu. Langkah ini diambil menimbang penyebaran varian Omicron yang melonjak dan ketidakpastian tentang efektivitas vaksin terhadapnya.

Kebijakan tersebut mengharuskan pelancong untuk melakukan tes COVID-19 pada saat kedatangan dan lima hari setelahnya, kata juru bicara Taweesin Wisanuyothin dalam sebuah pengarahan.

Pihak berwenang juga memperpanjang jam restoran yang diizinkan untuk menyajikan alkohol hingga pukul 11 malam. dari sebelumnya jam 9 malam. Namun, bar dan klub malam akan tetap tutup.

Langkah tersebut bertujuan untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata yang telah hancur akibat pandemi, dengan jumlah pengunjung yang dibatasi dan persyaratan karantina yang ketat di Thailand.

Wisatawan yang berkunjung tahun lalu ke Thailand jumlahnya hanya sekitar 0,5% dari angka pra-pandemi, yang mencapai rekor hampir 40 juta pada 2019.

Bebas karantina untuk destinasi wisata pantai

Gugus tugas COVID-19 Thailand juga setuju untuk memperluas program bebas karantina serupa lainnya atau dikenal dengan sebutan "Kotak Pasir" untuk memasukkan tujuan wisata pantai timur yang populer, seperti Pattaya dan Koh Chang.

Skema bebas karantina di mana turis yang telah divaksinasi harus setuju untuk tinggal di satu lokasi selama seminggu, saat ini beroperasi di Phuket dan Koh Samui.

Hingga saat ini, Thailand telah melaporkan 2,3 juta kasus infeksi dan hampir 22.000 kematian terkait virus corona secara keseluruhan. Sekitar dua pertiga penduduk telah divaksinasi dan 15% di antaranya sudah menerima booster.

ha/yf (Reuters)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Wilayah Uighur di Xinjiang Catatkan Tingkat Pemenjaraan Tertinggi di Dunia
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:12 WIB
Dokumen rahasia pemerintah Cina yang sudah diverifikasi oleh Associated Press mencantumkan lebih dar...
Bintang TikTok Ukraina Valeria Shashenok Ceritakan Kehidupan selama Perang
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Dengan mengenakan hoodie bertulisan ”Masa Depan”, Valerina Shashenok melambaikan tangan ...
Putin: Menyingkirkan Minyak Rusia sama dengan Bunuh Diri Ekonomi
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Selasa (17/05) mengatakan, negara-negara Eropa tidak akan da...
WHO: Omicron Membuat Kebijakan Nol-COVID Cina Tidak Berkelanjutan
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menggambarkan strategi "nol-COVID" Cina s...
‘Blue House’ Korea Selatan Dibuka untuk Umum Pertama Kali dalam 74 tahun
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Langkah pertama dari pemimpin Korea Selatan yang baru, yaitu dengan memindahkan kantor kepresidenan ...
Studi: Polusi Sebabkan 9 Juta Orang Meninggal per Tahun
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Diperkirakan 9 juta orang meninggal karena polusi dari semua jenis setiap tahunnya, menurut sebuah s...
Jerman Terancam Kekurangan Botol Bir
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Produsen bir Jerman telah memperingatkan bahwa mungkin tidak akan tersedia cukup botol bir untuk mus...
Virus Herpes Terus Mengintai untuk Aktif Kembali dan Menyerang Tubuh
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:10 WIB
Cacar air adalah satu contoh menarik. Penyakitnya memicu bisul bernanah yang sangat gatal. Ini dipic...
Bagaimana Rusia Percepat Ekspansi NATO di Skandinavia
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:41 WIB
Setelah Finlandia mengumumkan niat bergabung dengan NATO, Kamis (12/5), Rusia memperingatkan penempa...
Kematian Jurnalis al-Jazeera Shireen Abu Akleh Sudutkan Israel
Rabu, 18 Mei 2022 - 08:41 WIB
Ribuan warga memenuhi pusat kota Ramallah untuk mengantar iringan jenazah Shireen Abu Aklah, Kamis (...
InfodariAnda (IdA)