waisak kiri waisak kanan
Master Kung Fu dan Produser Film Silat Calonkan Diri Jadi Pemimpin Hong Kong
Elshinta
Jumat, 21 Januari 2022 - 07:41 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Master Kung Fu dan Produser Film Silat Calonkan Diri Jadi Pemimpin Hong Kong
DW.com - Master Kung Fu dan Produser Film Silat Calonkan Diri Jadi Pemimpin Hong Kong

Master kung fu dan produser film Hong Kong Checkley Sin Kwok Lam mengatakan pada hari Rabu (19/1) bahwa dia akan mencalonkan diri dalam perlombaan kepemimpinan Hong Kong. Pernyataan kejutan ini memberi tekanan baru kepada petahana Carrie Lam yang belum mengonfirmasi, apakah dia akan mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua.

Pria berusia 65 tahun itu adalah orang pertama yang mengumumkan pencalonan diri menjelang pemilihan pada 27 Maret mendatang. Masa jabatan Kepala Eksekutif saat ini, Carrie Lam, resminya akan berakhir pada bulan Juni.

Kandidat pemimpin eksekutif harus mendapat dukungan dari badan pemilihan yang terdiri dari 1.500 orang pro-Beijing di bawah prinsip peraturan baru "Hanya Patriot". Belum jelas apakah Sin Kwok Lam akan mendapat lampu hijau dari badan pemilihan. Aparat Hong Kong selama beberapa bukan terakhir melakukan pembredelan media dan penangkapan terhadap jurnalis kritis.

Dalam video di kanal YouTube, Sin Kwok Lam mengatakan banyak pendukungnya di internet yang meyakinkan dia untuk maju dan "berubah pikiran", karena dia dulu berprinsip untuk tidak terlibat dalam politik.

Yakin bisa menang

"Di bawah sistem pemilihan baru, saya percaya setiap patriot yang mampu dan dapat diandalkan bisa bergabung dalam pemilihan kepala eksekutif yang baru," kata Sin Kwok Lam dan menambahkan: "Saya percaya bahwa saya memiliki kemampuan untuk menang."

Media-media lokal berspekulasi bahwa calon potensial untuk menang termasuk Sekretaris Keuangan Paul Chan, dan mantan kepala Organisasi Kesehatan Dunia WHO, Margaret Chan. Sedangkan pejabat saat ini Carrie Lam dinilai masih punya peluang, namun berulang kali menolak berkomentar ketika ditanya wartawan apakah dia akan maju untuk masa jabatan kedua.

Sin Kwok Lam, yang memproduseri film kung fu Ip Man, telah menjadi promotor aktif seni bela diri di Hong Kong. Dia juga mengepalai Serikat Wing Chun Dunia, yang berfokus pada gaya kung fu tradisional Tiongkok selatan yang dipopulerkan di Hong Kong oleh kung fu master Ip Man dan Bruce Lee.

Punya kanal You Tube dan sering kritik "hipokrisi barat"

Sin Kwok Lam bulan Juli lalu mengundurkan diri dari jajaran pimpinan perusahaan National Arts Group, namun saham perusahaan melonjak lebih dari 50% pada hari Rabu ketika ia mengumumkan akan mencalonkan diri. Inilah lonjakan saham terbesart perusahaan itu sejak 2006.

Sin Kwok Lam lahir di Hong Kong dan sekarang menjadi figur populer. Kanal YouTube miliknya memiliki sekitar 155.000 pelanggan. Dia sendiri memposting secara online setiap beberapa hari tentang berbagai topik, mulai dari politik hingga Olimpiade Beijing. Pada tahun 2021, salah satu acaranya mengeritik apa yang disebutnya 'kemunafikan Barat' dalam isu Hong Kong. Tahun 2019, pada puncak protes anti-pemerintah Hong Kong, Sin Kwok Lam memberikan komentar-komentar yang sangat berpihak pada pemerintah dan kepolisian.

Periode pendaftaran pencalonan Kepala Eksekutif Hong Kong berlangsung dari 15 Februari hingga 2 Maret, dan calon kandidat harus mendapatkan dukungan dari setidaknya 188 dari 1.500 orang di badan pemilihan untuk bisa mendaftarkan diri.

hp/pkp (rtr)

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Akankah Peningkatan Suhu Lampaui Batas 1,5 Derajat pada 2026?
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Pakar iklim PBB mengungkap hal yang dikhawatirkan akan jadi kenyataan. Penelitian menunjukkan suhu r...
Senat AS Gagal Lanjutkan Pembahasan RUU Hak Aborsi Nasional
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Pada Rabu (11/05), Senat Amerika Serikat gagal meloloskan RUU yang akan membuat keputusan penting Ro...
Laporkan Kasus Pertama COVID-19, Korea Utara Akan Terapkan Lockdown Ketat
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Korea Utara pada hari Kamis (12/05) secara resmi mengkonfirmasi kasus infeksi COVID-19 pertamanya da...
NATO dan Sekutu Sambut Baik Niat Finlandia dan Swedia untuk Bergabung
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Sekutu Aliansi Pertahanan Negara Atlantik Utara (NATO) mengharapkan Finlandia dan Swedia akan diberi...
Barat dan Cina Bersaing Himpun Kekuatan, Kerja Sama Global Kian Rumit
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Beberapa bulan terakhir, negara-negara Barat yang utamanya dipimpin Amerika Serikat (AS) berusaha me...
Suasana Sunyi dan Tegang Selimuti Gaza Setahun Selepas Perang
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:35 WIB
Jajaran tanaman melon dan bunga matahari membentang ke arah pagar keamanan yang mengelilingi Jalur G...
Israel Bersiap Gusur Desa Masafer Yatta di Tepi Barat Yordan
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:36 WIB
Segalanya terlihat ala kadarnya di sini. Rumah-rumah warga terbuat dari lembaran plastik dan seng. A...
Elon Musk Berjanji akan Cabut Blokir Twitter terhadap Donald Trump
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:36 WIB
Miliarder Elon Musk berjanji untuk membatalkan larangan permanen Twitter terhadap mantan Presiden AS...
Menteri Luar Negeri Jerman Baerbock Mengunjungi Ukraina
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:36 WIB
Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock tiba di Ukraina pada hari Selasa (10/05). Kunjungan yan...
Pemerintahan Baru Filipina, Bagaimana Hubungan dengan Cina dan AS?
Kamis, 12 Mei 2022 - 08:36 WIB
Ferdinand "Bongbong” Marcos Jr. berhasil meraup lebih dari 31 juta dukungan atau sekitar ...
InfodariAnda (IdA)