Rabu, 26 September 2018 | 12:49 WIB

Daftar | Login

kuping kiri paragames kuping kanan paragames
emajels

Berita Mitra

AS Berkeras, Korea Utara Harus Lucuti Senjata Nuklir

Senin, 09 Juli 2018 - 09:24 WIB   

"Pelucutan sepenuhnya senjata nuklir" penting bagi masa depan Korea Utara, demikian dikatakan Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo. Itu disampaikannya setelah pertemuan berikutnya dengan juru runding Korea Utara, Kim Yong Chol, yang pernah menjabat kepala dinas rahasia. Kim Yong Chol dianggap "tangan kanan" pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Juru bicara Pompeo Heather Nauert mengatakan, jalur yang ditempung AS dalam semua pertemuan tidak pernah berubah. "Tuntutan kami sesuai dengan apa yang dibicarakan Presiden Donald Trump dan Kim Jong Un di Singapura. Yaitu denukliarisasi Korea Utara, jaminan keamanan dan kembalinya tentara AS yang ditangkap selama perang Korea (1950-1953) ke AS," demikian Nauert.

Di awal pembicaraan dua hari antara AS dan Korea Utara, tuan rumah Kim Jong Chol menyambut tamu dengan bertanya, apakah tamunya bisa tidur nyenyak mengingat pembicaraan hari sebelumnya sangat rumit. Pompeo mengatakan, malam sebelumnya ia bisa tidur dengan tenang. Pengamat menginterpretasikan dialog singkat ini sebagai perkiraan, bahwa pembicaraan akan terus berjalan alot.

Pembicaraan diadakan di vila mewah di ibukota Pyongyang di dekat mausoleum di mana Kim Il Sung dan Kim Jong Il dimakamkan, yaitu kakek dan ayah Kim Jong Un.

Kata-kata yang sulit dilaksanakan

Menteri luar negeri AS kini harus melaksanakan program pelucutan senjata yang disepakati Trump dan Kim Jong Un. Oleh sebab itu, ia ingin memperoleh pernyataan konkret tentang besarnya program nuklir, dan kemungkinan lamanya waktu untuk melucuti senjata, di bawah pengawasan internasional.

Banyak pakar ragu akan ketulusan Kim Jong Un dan hanya beberapa percaya, proses ini akan berjalan lancar, walaupun Washington ingin melihat hasilnya dalam waktu setahun. Setelah itu, Pompeo melanjutkan perjalanan ke Tokyo, di mana ia akan memberikan informasi tentang hasil pembiaraannya, kepada sekutu-sekutu AS, yaitu Jepang dan Korea Selatan.

ml/ap (rtr, ape, afpe)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Kriminalitas | 25 September 2018 - 18:18

Temu kangen dengan 1000 lebih warga Indonesia

Arestasi | 16 September 2018 - 14:14

TNI-Polri ungkap jaringan pemasok senjata KKB Papua

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com