Minggu, 19 Agustus 2018 | 17:13 WIB

Daftar | Login

Macro Ad

Berita Mitra

Mantan Wapres Argentina Amado Boudou Divonis Penjara 5 Tahun 10 Bulan

Kamis, 09 Agustus 2018 - 11:25 WIB   

Pengadilan di Buenos Aires menjatuhi hukuman penjara lima tahun sepuluh bulan kepada mantan Wakil Presiden Argentina Amado Boudou (foto artikel) dengan dakwaan melakukan korupsi dan mengambil kleuntungan dari jabatan. Selain itu, dia dilarang menjadi pejabat publik seumur hidup.

Politisi dan pengusaha berusia 55 tahun itu pernah menjabat sebagai wakil Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Tahun 2010, ketika itu dalam jabatan sebagai Menteri Ekonomi, Keuangan, dia menjual perusahaan pencetak uang nasional Ciccone Calgografica secara ilegal kepada teman-teman bisnisnya, kata pengadilan.

Selain itu, Boudou juga menekan Bank Sentral Argentina untuk menyelamatkan perusahaan itu dari kebangkrutan. Sebagai imbalan, dia menerima saham perusahaan.

Setelah itu, perusahaan tersebut mendapat order untuk mencetak uang kertas baru. Ciccone Calgografica memiliki monopoli mencetak uang dan dokumen-dokumen resmi. Belakangan perusahaan itu berganti nama menjadi Compania de Valores Sudamericana dan menjadi perusahaan negara.

Boudou menjabat sebagai Menteri Ekonomi dari 2009 sampai 2010 kemudian menjadi Wakil Presiden Cristina Fernandez de Kirchner. Mantan Presiden Argentina itu juga menghadapi beberapa gugatan korupsi.

Boudou sebelumnya selalu menyatakan dirinya tidak bersalah. Kasus itu menyeret lima pengusaha lain yang juga divonis penjara, antara lain bekas direktur Ciccone Calografica, Nicolas Ciccone. Dia dijatuhi hukuman penjara 4 tahun enam bulan.

hp/yf (dpa, afp, rtr)

elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
elshinta.com
Aplikasi | 31 Mei 2018 - 11:05

BIG luncurkan Peta Jalur Mudik 2018

Aktual Luar Negeri | 19 Agustus 2018 - 13:13

Ini persiapan tim kesehatan haji untuk fase Armina

Aktual Dalam Negeri | 19 Agustus 2018 - 08:24

Presiden lakukan pertemuan dengan Wakil PM RRT

Ekonomi | 16 Agustus 2018 - 17:24

Presiden tekankan kemandirian APBN

Komentar

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
elshinta.com

FOLLOW US:

© 2018 All Right Reserved. Elshinta.com