Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Meninggal karena Kecelakaan Mobil Menjelang Pemilu 2022
Elshinta
Jumat, 13 Mei 2022 - 11:34 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Meninggal karena Kecelakaan Mobil Menjelang Pemilu 2022
ABC.net.au - Wakil Perdana Menteri Papua Nugini Meninggal karena Kecelakaan Mobil Menjelang Pemilu 2022

Wakil Perdana Menteri Papua Nugini, Sam Basil, meninggal dunia dalam kecelakaan mobil di bagian utara negara tersebut.

Sam Basil dilarikan ke rumah sakit bersama dengan tiga orang lainnya yang mengalami luka-luka setelah terlibat dalam kecelakaan lalu-lintas antara Lae dan Bulolo hari Rabu (11/05) malam.

Petugas rumah sakit berusaha menyelamatkan nyawa Basil selama beberapa jam namun dia meninggal malam itu juga.

"

"Dengan penuh rasa sedih saya memberi laporan kepada Perdana Menteri dan kepada semuanya, bahwa Wakil Perdana Menteri Sam Basil telah meninggal dunia karena cedera parah yang dialaminya setelah kecelakaan mobil," kata Kepala Polisi Papua Nugini, David Manning, dalam sebuah pernyataan.

"

"Saya juga ingin menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Sam Basil dan juga kepada warga Bulolo."

Polisi sedang menyelidiki insiden tersebut dan mengatakan ada kendaraan kedua yang terlibat yang identitas pengendaranya sudah diketahui.

"Saya meminta saksi mata yang melihat kejadian untuk memberi keterangan untuk membantu penyelidikan," kata Manning.

"Penyelidikan akan mebantu kita untuk mengetahui apa yang terjadi, jadi saya menyerukan ketenangan di saat ini guna memungkinkan penyelidikan diselesaikan dengan benar.'

Sam Basil yang pernah menjadi Menteri Transportasi diangkat menjadi anggota parlemen pada tahun 2007 dan pernah menjadi pemimpin oposisi pada tahun 2016 dan menjadi Menteri Keuangan di masa kabinet pertama Perdana Menteri James Marape tahun 2019.

Meninggal di malam menjelang penetapan pemilu

Perdana Menteri James Marape mengatakan bahwa PNG 'terkejut dan sangat sedih' atas meninggalnya Sam Basil.

"Ini adalah kehilangan besar bagi keluarganya, bagi warga Bulolo, Morobe, Partai Buruh Bersatu, dan juga Papua Nugini di saat kita mencoba menerima berita kepergiannya," katanya.

Sam Basil adalah salah satu anggota kuat dalam jajaran kabinet Papua Nugini saat ini.

"Yang lebih menyedikan adalah bahwa kematiannya terjadi hanya beberapa jam sebelum pembukaan pendaftaran bagi calon untuk Pemilu tahun 2022."

James Marape mengatakan Sam Basil berjasa membangkitkan kembali Partai Buruh Bersatu, yang dikenal dengan nama lokal Pangu Pati di tahun 2014, partai yang dipimpin oleh Marape.

"

"Partai dengan pemimpin satu orang menjadi dua di tahun 2015 ketika William Samb bergabung dengan Basil menghidupkan kembali institusi yang hebat ini."

"

"Sam Basil memimpin Pangu di Pemilu tahun 2017 dan memenangkan enam kursi di Morobe, dan di tempat lain, menghidupkan kembali partai ini, kami yang ada sekarang berutang budi dengan hal tersebut."

PM Marape mengatakan pemakaman Sam Basil akan dilakukan secara kenegaraan.

Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Perang Antargeng Berlanjut di Sydney, Korban Tewas Ditembak 10 Kali di Tempat Parkir
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Mantan anggota geng motor Lone Wolf Australia, Yusuf Nazlioglu, tewas setelah ditembak setidaknya 1...
Hasil Sensus 2021: Dalam Hal Jumlah Migran ke Australia, India Ungguli China
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Dipti Ray dan keluarganya pindah secara permanen ke Australia dari India pada tahun 2020. Peremp...
Remaja Australia Kecanduan Nikotin di Tengah Maraknya Pasar Gelap Vape
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Penjualan vape melalui pasar gelap tengah marak di Australia, meski sebenarnya dilarang. Sal...
Hasil Sensus 2021: Jumlah Pemeluk Agama Kristen Menurun di Australia
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:53 WIB
Sensus Australia tahun 2021 mengungkapkan bahwa untuk pertama kalinya, tidak sampai setengah warga A...
Pemerintah Australia Akan Mendata Etnis Penduduknya untuk Melengkapi Ukuran Keberagaman Budaya
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pemerintah Australia mengumumkan akan mengumpulkan data etnis penduduk untuk bisa mengukur keberagam...
Kekurangan Pekerja di Bandara Australia Diperkirakan Akan Berlanjut Sampai Setahun ke Depan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Anda yang akan bepergian ke dan dari Australia harus bersiap-siap mengalami gangguan perjalanan kar...
Hadiri Pertemuan G7 di Jerman, Presiden Jokowi Membawa Misi Perdamaian bagi Konflik Rusia - Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Joko Widodo telah tiba di Munich,Jerman hari Minggu (26/06) waktu setempat atau Senin (27/...
Penyewa Rumah Semakin Tertekan Akibat Kenaikan Biaya Hidup di Australia
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Untung saja Siobhan Joseph menyukai suhu dingin. Karena selama musim dingin, warga Sydney, Australi...
Sebuah Foto yang Menggemparkan Amerika dan Menjadi Lambang Hak Aborsi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Di sebuah kamar motel, tubuh seorang perempuan terlihat membungkuk di atas handuk berlumuran darah. ...
Pemerintah Indonesia Deportasi Warga Jepang Terduga Pelaku Penipuan Bantuan COVID-19
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Indonesia pada Rabu (22/06) pagi mendeportasi seorang pria Jepang ke Tokyo yang diduga bersama denga...
InfodariAnda (IdA)