Pemimpin Korea Utara Kecam Pejabat atas Tanggapan COVID
Elshinta
Kamis, 19 Mei 2022 - 09:11 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Pemimpin Korea Utara Kecam Pejabat atas Tanggapan COVID
VOA Indonesia - Pemimpin Korea Utara Kecam Pejabat atas Tanggapan COVID
Sementara Korea Utara memerangi wabah COVID-19, pemimpin Kim Jong Un mengecam tanggapan negaranya atas krisis itu. Kim bertemu pejabat pemerintah pada Selasa (17/5), dan menurut media pemerintah, ia menyebut upaya mereka belum matang dan tidak memadai. Sejak Korea Utara pertama kali mengakui wabah itu pekan lalu, negara itu telah melaporkan sekitar 1,7 juta orang dengan gejala demam dan lebih dari 60 kematian.   Negara itu telah memobilisasi angkatan bersenjata untuk membantu memerangi virus. Televisi pemerintah pada Selasa menunjukkan sejumlah besar tentara berkumpul di alun-alun di ibu kota. Namun, Korea Utara belum melakukan vaksinasi massal dan memiliki kemampuan terbatas dalam pengetesan. Banyak ahli khawatir mungkin sulit untuk menilai seberapa luas dan cepat penyakit ini menyebar. Semua terjadi sementara Kim dikatakan sedang mempertimbangkan untuk menguji rudal balistik antarbenua dalam beberapa hari ke depan. Menurut pejabat Amerika dan Korea Selatan, uji coba itu diperkirakan akan dilakukan menjelang lawatan resmi pertama Presiden Joe Biden ke Korea Selatan pada Jumat.   Uji coba senjata bisa membayangi lawatan Biden dan memperumit upaya internasional dalam menawarkan bantuan kepada Pyongyang untuk menanggulangi COVID. Seorang juru bicara PBB memperingatkan pada Selasa bahwa upaya Korea Utara untuk mengekang virus bisa memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi hak asasi manusia di negara itu. [ka/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Turki Cabut Veto, Finlandia dan Swedia Selangkah Menuju Bergabung dengan NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
Anggota NATO, Turki, pada Selasa (28/6), mencabut vetonya terhadap permohonan Finlandia dan Swedia u...
PBB: Lebih 100 Pembunuhan Terjadi di Kamp Suriah Sejak Januari 2021
Rabu, 29 Juni 2022 - 12:09 WIB
PBB, pada Selasa (28/6), mengatakan bahwa lebih dari 100 orang, sebagian besar di antaranya adalah p...
Maduro Tanggapi Upaya AS, Prancis untuk Bangun Kembali Hubungan dengan Venezuela
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Venezuela Nicolás Maduro, pada Senin (27/6), menyambut dua peristiwa terpisah yang menanda...
51 Migran Ditemukan Tewas dalam Truk Trailer di Texas
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Korban tewas dari insiden perdagangan manusia hari Senin, di mana para migran menderita di bawah suh...
Pemimpin Turki Berharap Bertemu Biden di KTT NATO
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Turki mengatakan ia berbicara dengan Presiden AS Joe Biden pada Selasa (28/6) pagi dan mung...
China Tingkatkan Frekuensi Penerbangan Pesawat Militer di Lepas Pantai Taiwan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
China telah meningkatkan jumlah penerbangan militer ke zona pertahanan udara Taiwan di laut. Para an...
Korea Utara Berusaha Cegah Kerusakan Akibat Banjir di Tengah Krisis COVID
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Warga Korea Utara berusaha melindungi tanaman pangan, peralatan pabrik, dan aset-aset lainnya dari p...
Uni Eropa Perpanjang Sertifikat COVID-19 di Tengah Lonjakan Kasus
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Negara-negara Uni Eropa (UE), Selasa (28/6), menyetujui perpanjangan penggunaan sertifikat COVID-19 ...
Iran, AS akan Mulai Pembicaraan Nuklir Tidak Langsung di Qatar
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
Iran dan Amerika Serikat, Selasa (28/6), siap memulai pembicaraan tidak langsung di Qatar yang bertu...
NASA Berharap Peluncuran di Selandia Baru akan Buka Jalan bagi Pendaratan di Bulan
Rabu, 29 Juni 2022 - 09:57 WIB
NASA ingin bereksperimen dengan orbit baru di sekitar bulan yang diharapkan dapat digunakan pada tah...
InfodariAnda (IdA)