Twitter Berupaya Bersihkan Disinformasi Soal Perang
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Twitter Berupaya Bersihkan Disinformasi Soal Perang
VOA Indonesia - Twitter Berupaya Bersihkan Disinformasi Soal Perang
Twitter meningkatkan upayanya untuk melawan penyebaran disinformasi dengan kebijakan baru yang menindak unggahan yang menyebarkan berita palsu yang berpotensi menimbulkan bahaya. Perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menggalakkan informasi yang akurat selama masa konflik atau krisis. Mulai Kamis (19/5), platform itu tidak akan lagi secara otomatis merekomendasikan atau menekankan postingan yang membuat klaim menyesatkan tentang invasi Rusia ke Ukraina, termasuk materi yang salah yang menggambarkan kondisi di zona konflik atau membuat tuduhan palsu tentang kejahatan perang atau kekejaman terhadap warga sipil. Melalui “kebijakan disinformasi krisis” yang baru, Twitter juga akan menambahkan label peringatan untuk membantah klaim tentang krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung, ujar perusahaan yang berbasis di San Francisco itu. Pengguna tidak akan dapat menyukai, meneruskan, atau menanggapi postingan yang melanggar aturan baru tersebut. Perubahan itu menjadikan Twitter sebagai platform sosial terbaru yang berjuang untuk mengatasi informasi yang salah, propaganda, dan rumor yang telah berkembang luas sejak Rusia menginvasi Ukraina pada bulan Februari. Informasi yang salah itu berkisar dari rumor yang disebarkan oleh pengguna yang bermaksud baik hingga propaganda Kremlin yang diperkuat oleh diplomat Rusia atau akun dan jaringan palsu yang terkait dengan intelijen Rusia. Kebijakan baru ini akan melengkapi aturan Twitter yang sudah ada, yang melarang penerbitan media yang dimanipulasi secara digital, klaim palsu tentang pemilu dan pemungutan suara, dan informasi yang salah tentang kesehatan, termasuk klaim menyesatkan tentang COVID-19 dan vaksin. Namun kebijakan baru itu juga bisa berbenturan dengan pandangan miliarder Tesla Elon Musk, yang telah setuju membayar $44 miliar untuk mengakuisisi Twitter dengan tujuan menjadikannya tempat aman bagi kebebasan berbicara. [lt/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara Bagian Zamfara Nigeria akan Keluarkan Izin Miliki Senjata kepada Individu
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pihak berwenang di negara bagian Zamfara Nigeria mengatakan mereka akan mulai memberikan lisensi sen...
G7 Tingkatkan Sanksi Terhadap Rusia Terkait Perang Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Amerika dan anggota kelompok tujuh ekonomi terkemuka lainnya, Senin (27/6) memberlakukan sanksi baru...
Mahasiswa Mesir Kembangkan Blok Beton yang Bercahaya dalam Gelap
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Empat mahasiswa American University di Cairo telah mengembangkan semen yang mampu menyerap energi da...
Vaksin Booster Pfizer yang Diperbarui Efektif Lawan Varian Omicron
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Perusahaan Pfizer Inc. dan mitranya BioNTech SE mengatakan akhir pekan, bahwa suntikan booster COVID...
PBB Terpaksa Pangkas Jumlah Bantuan Pangan ke Yaman 
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) PBB mengumumkan kembali pengurangan bantuan pangan ke Yaman yang dilanda ...
Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Para pengunjuk rasa di ibu kota keuangan India, Mumbai, pada hari Senin (27/6) menuntut pembebasan s...
China Ekploitasi Kunjungan PBB untuk Menyangkal Kekejaman di Xinjiang
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
"Setelah berkunjung ke Xinjiang dan tempat lain di China, ia tidak menemukan bukti genosida.”
Macron: Saudi dan UEA Hanya Bisa Tingkatkan Sedikit Produksi Minyak
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Senin (27/6) bahwa Putra Mahkota Uni Emirat Ar...
21 Remaja Tewas Secara Misterius di Sebuah Bar di Afrika Selatan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Kepolisian Afrika Selatan pada hari Senin (27/6) menyisir sebuah bar di mana 21 remaja tewas secara ...
Rusia Tembakkan Rudal ke Mal di Ukraina, Sedikitnya 10 Tewas
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Serangan rudal Rusia ke sebuah mal yang ramai pengunjung di kota Kremenchuk, Ukraina tengah menewask...
InfodariAnda (IdA)