Petani di Kayin, Myanmar Hadapi Serangan Membabi Buta
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Petani di Kayin, Myanmar Hadapi Serangan Membabi Buta
VOA Indonesia - Petani di Kayin, Myanmar Hadapi Serangan Membabi Buta
Di Myanmar, jumlah serangan udara yang dilancarkan oleh tentara dan pemboman serampangan meningkat pesat pada bulan ini. Keadaan tersebut telah memaksa sejumlah orang untuk mengungsi dan kehilangan tempat tinggal mereka, menaikkan jumlah orang telantar di negara tersebut ke rekor tertinggi. Hingga 2 Mei lalu, setidaknya diperkirakan terdapat 936.700 pengungsi domestik di Myanmar, termasuk 590.100 pengungsi baru sejak 1 Februari 2021, menurut Badan Urusan Pengungsi PBB (UNHCR). Di Negara Bagian Kayin, seperti banyak daerah etnis lainnya di negara itu, para petani dan keluarga mereka takut untuk kembali ke rumah untuk menanam tanaman musiman, karena pertempuran antara tentara dan pasukan oposisi membuat konflik semakin dekat menyasar para warga sipil. Ketika pasukan junta menghadapi peningkatan perlawanan oleh pasukan oposisi di lapangan, mereka kini beralih dengan meluncurkan serangan brutal dari udara, menciptakan ketakutan dan kepanikan bagi penduduk desa. Kelompok-kelompok HAM dan lembaga bantuan lokal dan internasional telah mendokumentasikan serangan junta di berbagai lokasi sipil yang menurut kelompok-tersebut merupakan serangan yang sengaja ditujukan terhadap warga sipil. Kelompok-kelompok lokal juga menyerukan kecaman yang lebih keras atas serangan udara tentara Myanmar. Selain pemboman dari udara, peningkatan penggunaan ranjau — oleh semua kelompok bersenjata baik yang mendukung maupun yang menentang junta — juga semakin membatasi akses ke lahan pertanian. Data pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan sebanyak 100 orang telah tewas akibat ranjau darat di seluruh Myanmar. Jumlah tersebut merupakan 35 persen dari total jumlah korban pada tahun lalu, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB. [lt/pp]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara Bagian Zamfara Nigeria akan Keluarkan Izin Miliki Senjata kepada Individu
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pihak berwenang di negara bagian Zamfara Nigeria mengatakan mereka akan mulai memberikan lisensi sen...
G7 Tingkatkan Sanksi Terhadap Rusia Terkait Perang Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Amerika dan anggota kelompok tujuh ekonomi terkemuka lainnya, Senin (27/6) memberlakukan sanksi baru...
Mahasiswa Mesir Kembangkan Blok Beton yang Bercahaya dalam Gelap
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Empat mahasiswa American University di Cairo telah mengembangkan semen yang mampu menyerap energi da...
Vaksin Booster Pfizer yang Diperbarui Efektif Lawan Varian Omicron
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Perusahaan Pfizer Inc. dan mitranya BioNTech SE mengatakan akhir pekan, bahwa suntikan booster COVID...
PBB Terpaksa Pangkas Jumlah Bantuan Pangan ke Yaman 
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) PBB mengumumkan kembali pengurangan bantuan pangan ke Yaman yang dilanda ...
Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Para pengunjuk rasa di ibu kota keuangan India, Mumbai, pada hari Senin (27/6) menuntut pembebasan s...
China Ekploitasi Kunjungan PBB untuk Menyangkal Kekejaman di Xinjiang
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
"Setelah berkunjung ke Xinjiang dan tempat lain di China, ia tidak menemukan bukti genosida.”
Macron: Saudi dan UEA Hanya Bisa Tingkatkan Sedikit Produksi Minyak
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Senin (27/6) bahwa Putra Mahkota Uni Emirat Ar...
21 Remaja Tewas Secara Misterius di Sebuah Bar di Afrika Selatan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Kepolisian Afrika Selatan pada hari Senin (27/6) menyisir sebuah bar di mana 21 remaja tewas secara ...
Rusia Tembakkan Rudal ke Mal di Ukraina, Sedikitnya 10 Tewas
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Serangan rudal Rusia ke sebuah mal yang ramai pengunjung di kota Kremenchuk, Ukraina tengah menewask...
InfodariAnda (IdA)