Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama
VOA Indonesia - Cacar Monyet Menyebar di Eropa; AS Laporkan Kasus Pertama
Departemen Kesehatan Masyarakat Massachusetts Rabu (18/5) mengatakan telah mengukuhkan satu kasus infeksi virus cacar monyet (monkeypox) pada seorang pria yang baru kembali dari Kanada. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika mengatakan laboratoriumnya mengukuhkan infeksi itu sebagai cacar monyet pada Rabu (18/5) sore. Departemen Kesehatan Massachusetts mengatakan mereka sedang bekerja sama dengan CDC dan dewan kesehatan setempat yang relevan untuk melakukan pelacakan kontak. Ditambahkan bahwa "kasus itu tidak berisiko bagi masyarakat, dan individu tersebut dirawat di rumah sakit dan dalam kondisi baik." Dinas Kesehatan Masyarakat Kanada pada Rabu (18/5) malam mengeluarkan pernyataan bahwa mereka mengetahui kasus cacar monyet itu di Eropa dan sedang memantau situasi saat ini. Dinas itu menambahkan bahwa tidak ada kasus yang dilaporkan saat ini. Cacar monyet, yang umumnya terjadi di Afrika barat dan tengah, adalah infeksi virus langka yang mirip cacar manusia, namun lebih ringan. Infeksi tersebut pertama kali dicatat di Republik Demokratik Kongo pada 1970-an. Jumlah kasus di Afrika Barat telah meningkat dalam dekade terakhir. Gejala cacar monyet meliputi demam, sakit kepala, dan ruam kulit mulai dari wajah dan menyebar ke seluruh tubuh. [ka/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara Bagian Zamfara Nigeria akan Keluarkan Izin Miliki Senjata kepada Individu
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pihak berwenang di negara bagian Zamfara Nigeria mengatakan mereka akan mulai memberikan lisensi sen...
G7 Tingkatkan Sanksi Terhadap Rusia Terkait Perang Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Amerika dan anggota kelompok tujuh ekonomi terkemuka lainnya, Senin (27/6) memberlakukan sanksi baru...
Mahasiswa Mesir Kembangkan Blok Beton yang Bercahaya dalam Gelap
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Empat mahasiswa American University di Cairo telah mengembangkan semen yang mampu menyerap energi da...
Vaksin Booster Pfizer yang Diperbarui Efektif Lawan Varian Omicron
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Perusahaan Pfizer Inc. dan mitranya BioNTech SE mengatakan akhir pekan, bahwa suntikan booster COVID...
PBB Terpaksa Pangkas Jumlah Bantuan Pangan ke Yaman 
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) PBB mengumumkan kembali pengurangan bantuan pangan ke Yaman yang dilanda ...
Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Para pengunjuk rasa di ibu kota keuangan India, Mumbai, pada hari Senin (27/6) menuntut pembebasan s...
China Ekploitasi Kunjungan PBB untuk Menyangkal Kekejaman di Xinjiang
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
"Setelah berkunjung ke Xinjiang dan tempat lain di China, ia tidak menemukan bukti genosida.”
Macron: Saudi dan UEA Hanya Bisa Tingkatkan Sedikit Produksi Minyak
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Senin (27/6) bahwa Putra Mahkota Uni Emirat Ar...
21 Remaja Tewas Secara Misterius di Sebuah Bar di Afrika Selatan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Kepolisian Afrika Selatan pada hari Senin (27/6) menyisir sebuah bar di mana 21 remaja tewas secara ...
Rusia Tembakkan Rudal ke Mal di Ukraina, Sedikitnya 10 Tewas
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Serangan rudal Rusia ke sebuah mal yang ramai pengunjung di kota Kremenchuk, Ukraina tengah menewask...
InfodariAnda (IdA)