Selandia Baru Bagikan Uang Ekstra untuk Perangi Badai Inflasi
Elshinta
Jumat, 20 Mei 2022 - 11:13 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Selandia Baru Bagikan Uang Ekstra untuk Perangi Badai Inflasi
VOA Indonesia - Selandia Baru Bagikan Uang Ekstra untuk Perangi Badai Inflasi
Pemerintah Selandia Baru, Kamis (19/5), mengatakan akan membagikan ratusan dolar tambahan kepada lebih dari 2 juta orang dewasa berpenghasilan rendah untuk membantu mereka mengatasi apa yang digambarkan sebagai "puncak badai inflasi global." Uang itu merupakan bagian dari paket upaya baru yang diumumkan dalam anggaran tahunan pemerintah. Rencana lain termasuk menambah anggaran kesehatan dengan jumlah yang mencatat rekor, menaikkan anggaran untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan anggaran pertahanan. Laporan Departemen Keuangan melukiskan gambaran cerah ekonomi negara itu hingga tahun depan tetapi memperingatkan pertumbuhan akan melambat secara nyata mulai tahun 2024 karena kenaikan suku bunga, pengurangan pengeluaran pandemi pemerintah, dan masalah pasokan yang diperburuk oleh invasi Rusia ke Ukraina. Sebuah laporan Departemen Keuangan memperkirakan pengangguran akan mencapai level terendah 3,1% tahun ini sebelum naik menjadi 4,7% pada tahun 2026. Laporan tersebut memperkirakan inflasi akan turun dari level tertinggi 30 tahun saat ini di 6,9% menjadi 2,2% selama empat tahun ke depan. Bantuan inflasi 350 dolar Selandia Baru atau $220 Amerika selama tiga bulan itu dimulai Agustus dan menarget setengah dari semua dewasa yang berpenghasilan kurang dari $70.000 Selandia Baru per tahun. Pemerintah juga memutuskan memperpanjang beberapa upaya sementara lainnya untuk memerangi biaya hidup yang melonjak, termasuk pemotongan pajak bahan bakar dan menurunkan setengah tarif transportasi umum. Departemen Keuangan memperkirakan keuangan pemerintah akan pulih pada tahun 2025 setelah meminjam banyak selama pandemi. Utang bersih pemerintah Selandia Baru diperkirakan tetap jauh lebih rendah daripada sebagian besar negara maju, memuncak pada 20% dari PDB pada 2024 sebelum turun menjadi 15% dua tahun kemudian.[ka/ab]
DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Negara Bagian Zamfara Nigeria akan Keluarkan Izin Miliki Senjata kepada Individu
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Pihak berwenang di negara bagian Zamfara Nigeria mengatakan mereka akan mulai memberikan lisensi sen...
G7 Tingkatkan Sanksi Terhadap Rusia Terkait Perang Ukraina
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Amerika dan anggota kelompok tujuh ekonomi terkemuka lainnya, Senin (27/6) memberlakukan sanksi baru...
Mahasiswa Mesir Kembangkan Blok Beton yang Bercahaya dalam Gelap
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Empat mahasiswa American University di Cairo telah mengembangkan semen yang mampu menyerap energi da...
Vaksin Booster Pfizer yang Diperbarui Efektif Lawan Varian Omicron
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Perusahaan Pfizer Inc. dan mitranya BioNTech SE mengatakan akhir pekan, bahwa suntikan booster COVID...
PBB Terpaksa Pangkas Jumlah Bantuan Pangan ke Yaman 
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Program Pangan Dunia (WFP) PBB mengumumkan kembali pengurangan bantuan pangan ke Yaman yang dilanda ...
Demonstran India Serukan Pembebasan Aktivis Anti-Modi
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Para pengunjuk rasa di ibu kota keuangan India, Mumbai, pada hari Senin (27/6) menuntut pembebasan s...
China Ekploitasi Kunjungan PBB untuk Menyangkal Kekejaman di Xinjiang
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
"Setelah berkunjung ke Xinjiang dan tempat lain di China, ia tidak menemukan bukti genosida.”
Macron: Saudi dan UEA Hanya Bisa Tingkatkan Sedikit Produksi Minyak
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan pada hari Senin (27/6) bahwa Putra Mahkota Uni Emirat Ar...
21 Remaja Tewas Secara Misterius di Sebuah Bar di Afrika Selatan
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Kepolisian Afrika Selatan pada hari Senin (27/6) menyisir sebuah bar di mana 21 remaja tewas secara ...
Rusia Tembakkan Rudal ke Mal di Ukraina, Sedikitnya 10 Tewas
Selasa, 28 Juni 2022 - 09:57 WIB
Serangan rudal Rusia ke sebuah mal yang ramai pengunjung di kota Kremenchuk, Ukraina tengah menewask...
InfodariAnda (IdA)