Najib Razak ingin bersihkan nama, unggah bukti sumbangan Rp1,4 triliun dari Saudi
Kamis, 13 September 2018 - 08:26 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
BBC Indonesia - Najib Razak ingin bersihkan nama, unggah bukti sumbangan Rp1,4 triliun dari Saudi
Najib Razak
Reuters
Najib Razak membantah telah menggelapkan dana jutaan dolar dari badan investasi negara, 1MDB.

Mantan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razak, menerbitkan surat yang ia sebut akan membersihkan namanya terkait sumbangan US$100 juta, atau sekitar Rp1,4 triliun, dari raja Arab Saudi.

Foto salinan surat tersebut ia unggah ke akun Facebook, disertai foto-foto rincian transfer dana dari kerajaan Saudi.

Surat tersebut tertanggal "1 Februari 2011 dan ditandatangani oleh almarhum Raja Abdullah".

Disebutkan bahwa sumbangan US$100 juta sebagai bentuk penghargaan atas kerja Najib "dalam memerintah Malaysia yang antara lain memakai prinsip-prinsip Islam" dan juga atas sumbangan Najib dalam "memperkenalkan kembali Islam di masyarakat internasional".

"Usul Anda untuk meluncurkan Gerakan Global Kaum Moderat di sidang Majelis Umum PBB di New York dan di KTT ASEAN yang ke-17 menunjukkan ini adalah cara yang modern dalam menghadapi isu terorisme internasional dan kelompok-kelompok ekstrem," demikian bunyi surat tersebut.

Dalam tulisan yang menyertai foto-foto ini, Najib mengatakan karena Raja Abdullah sudah tiada dan ia sendiri tak lagi menjabat sebagai perdana menteri, saatnya sekarang untuk "membuka dokumen untuk membersihkan nama dan untuk menepis berbagai tuduhan dan fitnah".

Dikatakan pula oleh Najib bahwa sumbangan ini memang "tidak diumumkan secara terbuka" setelah Malaysia menerima kenaikan kuota haji sebanyak 20.000 orang pada 2010.

Najib mengklaim bahwa sebagian sumbangan dari Raja Abdullah tersebut "untuk mendanai operasional politik Barisan Nasional".

"Sebagai contoh, saya telah berikan dana ini kepada UMNO Johor untuk membeli beberapa (mobil) van. Malangnya, kerajaan PH (koalisi partai yang berkuasa, Pakatan Harapan) baru-baru ini telah menyita van-van ini," kata Najib.

Ia juga mengatakan akan menerbitkan bukti-bukti lain, baik melalui Facebook maupun wawancara dengan media.

Najib sudah didakwa "menyalurkan dana jutaan dolar dari badan investasi negara 1MDB ke rekening pribadinya".

Di berbagai kesempatan dengan tegas ia menolak dakwaan tersebut.

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Operator ekspedisi pendakian gunung prihatin dengan jumlah jasad pendaki yang terekspos di Gunung Ev...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Presiden Joko Widodo telah meresmikan transportasi publik Moda Raya Terpadu atau MRT Jakarta fase pe...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Partai Phalang Pracharat, yang menjagokan Jenderal Prayuth Chan-ocha sebagai perdana menteri, meraih...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Seorang bayi laki-laki berusia lima bulan meninggal dunia setelah disunat atau dikhitan oleh orang t...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Kampanye terbuka, yang mulai digelar hari Minggu (24/03) hingga tiga minggu ke depan, dinilai kurang...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Presiden Donald Trump tidak berkonspirasi dengan Rusia dalam pemilihan umum 2016 lalu, sebut ringkas...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Awal pekan lalu, rakyat Kazakhstan memiliki seorang presiden bernama Nursultan, yang memerintah dari...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Anda dapat membaca versi bahasa Inggris artikel ini pada The music played to drown out a war di BBC ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Superadobe adalah bangunan dari tanah, ekonomis dan membuat rumah tetap sejuk. Terutama, rumah juga ...
Selasa, 26 Maret 2019 - 12:40 WIB
Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memutuskan membatalkan pesanan 49 unit Boeing 737 Max 8 setela...
Live Streaming Radio Network
Live Streaming ElshintaTV
InfodariAnda (IdA)