Warga Denmark Ini Menghabiskan Hampir 10 Tahun Keliling Dunia Tanpa Jalur Udara
Elshinta
Selasa, 24 Mei 2022 - 15:40 WIB | Penulis : Mitra Elshinta Feeder
Warga Denmark Ini Menghabiskan Hampir 10 Tahun Keliling Dunia Tanpa Jalur Udara
ABC.net.au - Warga Denmark Ini Menghabiskan Hampir 10 Tahun Keliling Dunia Tanpa Jalur Udara

Warga Denmark Torbjørn "Thor" Pedersen tidak pernah menyangka perjalanan keliling dunia yang dilakukannya akan memakan waktu hampir 10 tahun.

Pria berusia 43 tahun ini memang berambisi menjadi orang pertama yang mengunjungi setiap negara di dunia tanpa terputus dan tidak melalui udara.

"Sekarang saya sudah mengunjungi 196 negara tanpa terbang dan belum pulang sama sekali," kata Thor.

"

"Saya telah menghabiskan delapan setengah tahun dari hidup saya untuk ini, dan sudah sangat mendekati titik akhir."

"

Bulan lalu, Thor tiba di Queensland Utara dengan kapal kargo dari Hong Kong setelah terdampar selama dua tahun pandemi COVID-19.

Ia akan berlayar ke Selandia Baru untuk melengkapi perjalanan keliling dunianya yang rumit, melelahkan, namun mengubah hidup.

Tertarik tinggal di Australia

Selama tujuh minggu terakhir, Thor telah berkeliling naik bus dari Townsville ke Brisbane, kemudian Sydney, Canberra, Melbourne dan Tasmania.

"Ketika orang bertanya kepada saya bisakah saya melihat diri saya tinggal di tempat lain, dari semua negara yang pernah saya kunjungi, Australia adalah salah satunya," katanya.

Dengan bantuan Duta Besar Palang Merah Denmark, audiens internasional dalam jumlah besar dapat mengikuti perjalanan Thor secara online.

"Begitu banyak orang telah menjangkau, menawarkan saya bir, tempat tinggal atau membawa saya berkeliling. Mereka sangat ramah," katanya.

"Ada keluarga yang menjamu saya waktu di Papua Nugini dan sekarang tinggal di Brisbane. Saya tinggal bersama mereka."

Thor sadar akan usianya ketika melakukan 'check in' ke hostel di Sydney untuk pertama kalinya dalam dua tahun.

"Saya mungkin terlalu tua untuk check-in ke hostel," katanya.

Untuk pertama kalinya dalam empat setengah tahun, Thor sempat menerima kunjungan dari ayahnya ketika berada di Sydney.

Ia juga sempat bertemu kembali dengan istrinya, yang jarang sekali berkunjung sejak 2013.

Perjalanan ke Blue Mountains adalah salah satu yang paling berkesan bagi keluarganya.

"Saya telah melihat banyak gunung dan pemandangan indah, tapi saya merasa bahwa peringkat [Blue Mountains] cukup tinggi," katanya.

"Pemandangan di Blue Mountains benar-benar menakjubkan."

Tujuh negara lagi

Setelah bernegosiasi dengan perusahaan pelayaran dan pihak imigrasi, Thor akan menghabiskan beberapa minggu ke depan bepergian dengan kapal kargo dari Melbourne ke Selandia Baru.

Ia juga berencana untuk berlayar ke Samoa, Tonga, Vanuatu dan Tuvalu.

"Kemudian dari sana, saya harus pergi jauh ke Samudera Hindia, yang jauh, apalagi kalau tidak melalui jalur udara, sebelum mengunjungi Sri Lanka, dan kemudian Maladewa," katanya.

Menurut perkiraannya, sisa perjalanan tersebut akan memakan waktu setidaknya satu tahun lagi.

Pernah hampir menyerah

Thor mengatakan sebagian besar rencana perjalanannya tidak berjalan mulus.

"Sudah pasti saya pernah berpikir untuk menyerah. Saya hampir menyerah pada tahun 2015," katanya.

"

"Saya pernah berada dalam situasi yang buruk sampai ketika saya melihat taksi di jalan, saya membayangkan taksi itu membawa saya ke bandara dan meninggalkan semuanya."

"

Ia mengatakan proyek jalan-jalan ini terdiri dari "10 persen petualangan, 90 persen pekerjaan", dengan dirinya harus menghabiskan waktu berjam-jam di belakang layar untuk mengatur logistik dari satu tempat ke yang lain.

"Banyak negara membuat perjalanan saya sangat sulit karena harus melewati begitu banyak rintangan untuk mendapatkan dokumen, tanda tangan, stempel dan segala macam izin," katanya.

"Semua ini seharusnya memakan waktu kurang dari empat tahun tapi sudah delapan setengah tahun sekarang. Itu sangat membebani pikiran saya."

Tetapi Thor mengatakan terhibur dengan "jiwa pantang menyerah" dari orang-orang yang ditemuinya di seluruh dunia.

"Sungguh luar biasa melihat semangat manusia, kita selalu bangkit kembali," katanya.

"Bahkan di sisi tersulit di planet ini, orang bisa jatuh cinta dan menikah."

Thor mengatakan berharap untuk memulai sebuah keluarga dan menulis buku tentang petualangannya ketika akhirnya kembali ke rumahnya di Denmark.

Diproduksi oleh Natasya Salim dari laporan dalam bahasa Inggris

DISCLAIMER: Komentar yang tampil sepenuhnya menjadi tanggungjawab pengirim, dan bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi Elshinta.com. Redaksi berhak menghapus dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.
Baca Juga
 
Pemerintah Indonesia Deportasi Warga Jepang Terduga Pelaku Penipuan Bantuan COVID-19
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Indonesia pada Rabu (22/06) pagi mendeportasi seorang pria Jepang ke Tokyo yang diduga bersama denga...
Umat Islam di Australia Terpukul dengan Melonjaknya Ongkos Naik Haji dan Sistem Undian Haji
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Menjelang pelaksanaan ibadah haji 2022, Pemerintah Arab Saudi mengambil langkah mengejutkan dengan m...
Amerika Serikat Mulai Terapkan Larangan Impor Barang dari Xinjiang karena Pelanggaran HAM
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Antony Blinken mengatakan larangan impor barang produksi dari wi...
Melbourne Turun Peringkat ke Urutan 10, Wina Menjadi Kota Paling Layak Huni 2022
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Peringkat kota-kota di Australia telah anjlok sebagai Kota Paling Layak Huni 2022, sebagian besar di...
Pemerintah Taliban Memohon Bantuan Setelah Afghanistan Dilanda Gempa yang Menewaskan 1.000 Orang Lebih
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Badan-badan bantuan telah mengirimkan bantuan ke wilayah timur Afghanistan setelah gempa bumi berkek...
Keluarga Pengantar Makanan yang Tewas Ditabrak di Sydney Peroleh Ganti Rugi Rp9 Miliar
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Istri dan anak-anak dari seorang pengantar makanan yang tewas ditabrak bus di Sydney, Australia, aka...
Semakin Banyak Keluarga Muda Pindah ke Pedalaman untuk Mengejar Australian Dream
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Pertumbuhan ekonomi di wilayah pedalaman Australia terjadi akibat perpindahan besar-besaran warga da...
Di Tengah Kenaikan Harga, Buah dan Sayur Ini Harganya Masih Terjangkau di Supermarket Australia
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Pergi berbelanja ke supermarket di Australia saat ini terasa semakin mahal menyusul kenaikan harga b...
WHO Gelar Pertemuan Darurat untuk Membahas Deklarasi Darurat Kesehatan Global karena Cacar Monyet
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Lebih dari 3.200 kasus cacar monyet dan satu kematian telah terkonfirmasi dan dilaporkan ke Organis...
Musim Liburan Sekolah Tiba, Jutaan Penumpang Diperkirakan Akan Padati Bandara Australia
Senin, 27 Juni 2022 - 09:34 WIB
Pihak berwenang Australia memperingatkan calon penumpang pesawat untuk merencanakan perjalanan merek...
InfodariAnda (IdA)